Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

20:14 - Kabel Utilitas Ganggu Kein...
18:03 - BKKBN Bersama Pemkab Meran...
18:08 - Puluhan Massa Berunjuk Ras...
18:54 - Rakor Bersama Kades, Camat...
20:28 - Sekda Minta Pertahankan da...
20:01 - Pemcam Tebingtinggi Barat ...
18:02 - Meranti Terima Mobil Damka...
10:25 - Pemkab Meranti Ajukan 1.18...
18:58 - Kadin Meranti Minta Nilai ...
17:22 - Mobil Crane Terperosok di ...
16:57 - PT Cipta Krida Bahari Foku...
10:40 - Begini Penjelasan kenapa C...
10:10 - Jalan Diponegoro Selatpanj...
10:30 - Intsiawati Ayus: Kepala OP...
11:11 - Balai Benih Ikan Desa Gogo...
18:05 - Baru Selesai Dibangun, Box...
18:59 - Buang Sampah dan Merokok S...
19:27 - RKU PT RAPP Dibatalkan, Se...
05:52 - Warga Keluhkan Kondisi Jal...
10:20 - Bupati Harap Pemerintah Pu...
07:16 - Anggota DPRD Meranti Bawa ...
11:10 - UMK Meranti Tahun 2018 Dip...
18:54 - Masyarakat Kecewa, Rumah S...
18:09 - Notaris Mengeluh Urus BPHT...
18:16 - Realisasi Fisik APBD 2017 ...
11:04 - Petugas Damkar Meranti Dib...
15:15 - BPBD Meranti Serahkan Bant...
05:10 - Pasar Modern Akan Dikelola...
12:32 - Tarif Baru Pelabuhan Tanju...
00:29 - Pejabat Meranti Punya Wani...
17:21 - 13 Desa di Meranti Terima ...
16:50 - Eks Pekerja PT RAPP: Bukan...
18:21 - Lapangan Kerja Tidak Terse...
08:50 - Izin Terancam Dicabut, Mit...
18:46 - Forum Kades Meranti Kecewa...
19:29 - Izin Terancam Dicabut, Rat...
18:08 - Belum Ada Anggaran, Pemkab...
16:51 - Masyarakat Minta Pemerinta...
16:30 - Ada Potensi Longsor Susula...
14:17 - 'Bah Jamel' dari Meranti J...
08:13 - Diguyur Hujan Deras, Kebun...
05:26 - Akses Jalan Menuju Roro Ka...
10:27 - 18 Desa di Meranti Tak Mil...
15:37 - Ketua Pengda Riau Kukuhkan...
10:19 - Berubah Tipe, KPPBC Selat ...
19:21 - 4.463 Unit Rumah di Merant...
12:27 - 13 Unit Pamsimas Dibangung...
10:50 - Mantab! RSUD Meranti Juara...
18:05 - Farewell Parade Kapolres M...
11:19 - Karcis Parkir di Selatpanj...
 
30 Nelayan Meranti Dilatih Menguasai Tekhnologi Mesin Diesel
Rabu, 14/10/2015 - 11:45:27 WIB

SELATPANJANG - Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan nelayan dalam melakukan perawatan mesin diesel kapal penangkap ikan, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepulauan Meranti menggandeng Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Medan.


Pelatihan perawatan mesin diesel kapal penangkap ikan merupakan program lanjutan kelautan perikanan di Kepulauan Meranti.Diharapkan pelatihan ini dapat mengadopsi teknologi baru yang lebih produktif dan dimotivasi agar mampu bekerjasama dalam mengembangkan ketrampilan sehingga kegiatan tersebut tumbuh  berkembang kompetitif dan menguntungkan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepulauan Meranti, Drs Askandar Rabu (14/10/2015) mengatakan, pelatihan yang digelar bertujuan agar para nelayan dapat menguasai teknologi usaha dan ekonomi sehingga dapat meningkatkan produktivitas serta pendapatannya secara langsung maupun tidak langsung yang terus berkembang diantara sesama nelayan.
 
"Program pelatihan ini dilaksanakan atas dasar amanat menteri kelautan dan perikanan yang tertuang dalam peraturan menteri kelautan dan perikanan nomor PER 21/MEN/2010 tentang pedoman pelaksanaan pelatihan industrialisasi kelautan dan perikanan.Dimana pelatihan industrialisasi bidang permesinan disebut merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dimana salah satunya melalui pelatihan bagi nelayan dan penangkap hasil perikanan dalam wadah kelompok nelayan," kata Askadar.
 
Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepulauan Meranti,Efialdi menambahkan pelatihan perawatan mesin diesel kapal penangkap ikan dalam rangka program lanjutan kelautan dan perikanan bidang permesinan di Kabupaten Kepulauan Meranti di ketuai oleh Kepala BPPP Medan, Pola S.T Panjaitan,A.Pi,MM, dan pemateri Widyaiswara BPPP Medan, Parlindungan Pasaribu,SIP
 
"Penyelenggara pelatihan ini adalah (BPPP) Medan sesuai dengan SK kuasa pengguna anggaran Nomor :KEP.462/BPPP-MDN/KP.110/IX/2015 tanggal 25 September 2015,dimana seluruh biaya kegiatan ditanggung oleh BPPP Medan,sasarannya adalah 30 orang nelayan di Kabupaten Kepulauan Meranti yang mempunyai profesi sebagai nelayan yang tersebat di 9 kecamatan,"ungkap Efialdi.
 
Efialdi juga menambahkan bahwa para peserta yang lulus mengikuti pelatihan teori dan praktek akan diberikan sertifikasi kelulusan perbaikan mesin diesel kapal dari NSP (Nasional Sertifikasi Permesinan) yang sudah diakui secara nasional.
 
"Kegiatan ini berlangsung pada 13- 18 Oktober, praktek dibagi kedalam tiga kelompok dimana satu kelompok di beri satu mesin lengkap dengan spare part,onderil dan peralatan lainnya untuk dibongkar dan di rakit kembali," kata Efiald

Penulis : Ali Imroen
Editor   : Unik Susanti

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Saat Ditangkap Sat Reskrim Polres Kuansing, Pelaku Curas Kedapatan Sedang Pakai Narkoba
  • Indonesia Kutuk Serangan Teror Bom yang Tewaskan 184 Orang di Sinai Utara
  • Geledah Kontrakan, Polisi Inhu Tangkap Wanita Diduga Pengedar Sabu dan Ekstasi
  • Pemkab Rohil Gali dan Poles Kembali Situs Peninggalan Sejarah
  • Zulaikhah Wardan Lantik Pengurus PAC Muslimat NU Kecamatan Pelangiran
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved