Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

22:24 - Tekan Pencemaran, Lestarik...
14:45 - Meranti Usulkan 1.000 Hekt...
18:31 - CPNS Meranti Bingung Urus ...
16:30 - Bangun Pelabuhan Pintu Ger...
15:58 - Wabup Paparkan 4 Isu Aktua...
20:56 - Penyaluran Beasiswa 2014 T...
19:31 - Pelaksanaan APBD-P Meranti...
18:06 - Wujudkan Penataan Birokras...
21:36 - Mantapkan Spiritual Masyar...
21:12 - Pemkab Meranti Kehilangan...
18:44 - Mengubah Potret Kemiskinan...
19:35 - Tanggulangi Kemiskinan, Pe...
15:25 - Kades Lukit Dituding Terim...
16:36 - Meranti Prioritaskan Penin...
14:20 - Kades se-Rangsang Barat Di...
20:53 - Meranti Kembangkan Agribis...
19:23 - Peluang Kembangkan Agribis...
17:04 - Produksi Timah Meranti Dit...
05:49 - Kayu Langka, Warga Gunaka...
19:59 - Disparpora Meranti Gelar M...
 
Urus Akte Kelahiran Cukup ke Disdukcapil
Jumat, 10/05/2013 - 08:47:03 WIB

TERKAIT:
 
  • Tekan Pencemaran, Lestarikan Potensi Perikanan Laut
  • Meranti Usulkan 1.000 Hektar Sawah ke Pusat
  • CPNS Meranti Bingung Urus NPWP di Kantor Pajak
  •  

    SELATPANJANG - Masyarakat sempat mengeluh dengan sulitnya mendapatkan akte kelahiran untuk anak berusia lebih dari 1 tahun, yang harus berurusan hingga ke Pengadilan. Tapi kini, berdasarkan surat edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), akte itu hanya cukup diurus di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil saja.

    ''Sekarang, pembuatan akte kelahiran bagi anak yang usianya lebih dari satu tahun tidak perlu lagi ke pengadilan, karena putusan MK Nomor:18/PUU-11/2013 tanggal 30 April 2013 telah membatalkan Pasal 32 ayat (2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan,'' ungkap Kabid Administrasi Kependudukan Disdukcapil Kabupaten Kepulauan Meranti, Rawelly Anelia, kemarin di Selatpanjang.

    Dikatakannya, putusan MK tersebut telah pula ditindak-lanjuti oleh Mendagri dengan menerbitkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 472.11/2304/SJ tanggal 6 Mei 2013.

    ''Surat edaran yang sudah kita terima ini memerintahkan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia untuk segera menyesuaikan tatacara dan persyaratan pelayanan pencatatan kelahiran dan penerbitan kutipan akta kelahiran yang pelaporannya melampaui batas waktu 60 hari sejak tanggal kelahiran,'' terangnya.

    Dengan keluarnya Surat Edaran Mendagri ini, diharapkannya kepada seluruh warga masyarakat yang belum memiliki akta kelahiran agar segera melaporkannya ke Disdukcapil Kabupaten Kepulauan Meranti. (Susanto Sudarmo/MRNetwork)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0813 6503 1931 atau
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
    bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Tekan Pencemaran, Lestarikan Potensi Perikanan Laut
  • SMAN 5 Jalankan Program Konferensi Kasus di Sekolah
  • Telkomsel Samsung Indonesia Next Apps ; Dorong Developer Lokal Indonesia ke Tingkat Regional
  • Selain Dilatih Patroli, Gajah-gajah Ini Juga Bisa Akrab
  • Inflasi Riau Capai 0,42 Persen di September
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
    Other : Iklan Baris Flag Counter
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2014 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved