Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

15:23 - Jalan Poros Desa Mayangsar...
05:35 - Parah, Jembatan SBT Putus ...
17:28 - Pemkab Meranti Tunggu Roya...
16:53 - Benahi Kota, Meranti Targe...
18:28 - Dana Rp1,5 Miliar per Desa...
17:43 - Pemusik Dunia Meriahkan Bo...
11:21 - Malam Ini, Wabup Meranti T...
15:16 - Yang Lama Ditarik, Pemkab ...
17:35 - CPNS Baru Meranti Diharapk...
19:12 - Blanko e-KTP Belum Tiba Ju...
18:20 - Razia di Meranti Temukan P...
07:02 - JCH Meranti Diantar ke Pel...
17:59 - RAPP Gesa Pembangunan Jala...
16:43 - Patuh, Lima Wajib Pajak In...
19:12 - DPPKP Meranti Siapkan 21 U...
13:44 - APK PAUD di Kepulauan Mera...
18:13 - Bupati Perintahkan Camat d...
09:37 - Harga Karet Anjlok Bikin B...
19:54 - Dinsos Tunggu Laporan Damp...
18:49 - Badai Terjang Desa Tanjung...
 
BPMPPT Meranti Gesa Perda IMB
Kamis, 21/02/2013 - 10:23:12 WIB

TERKAIT:
 
  • Jalan Poros Desa Mayangsari Terancam Putus
  • Parah, Jembatan SBT Putus 2 Kali dalam Sebulan
  • Pemkab Meranti Tunggu Royalti Ekspor Timah
  •  

    SELATPANJANG-Ternyata pesatnya pembangunan di Kota Selatpanjang dalam dua tahun terakhir tidak sesuai dengan jumlah Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang dikeluarkan oleh Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT) Kepulauan Meranti. Oleh sebab itu, Pemkab menggesa untuk segera mengesahkan Perda tentang IMB ini.

    ''Memang sesuai dengan aturan yang ada, untuk daerah baru bisa mengacu kepada kabupaten induk. Untuk sementara kita masih menunggu Bagian Hukum Setdakab untuk mempelajari Perda ini,'' ungkap Kepala BPMPPT Kepulauan Meranti, Drs Defril MSi, Rabu (20/2/13). Ia juga mengarahkan untuk menjumpai Kepala Bidang Perizinan untuk mengetahui jumlah IMB yang telah dikeluarkan.

    Kepala Bidang Perizinan Jasa Usaha, Sutardi, didampingi Kepala Bidang Perizinan Tertentu, Syarif, menjelaskan, kondisi riil yang terjadi di lapangan memang tidak sesuai dengan aturan. Ia juga mengakui bahwa dasar hukum menjadi kendala bagi Pemkab dalam menertibkan IMB ini.

    ''Kalau kita lihat di lapangan, memang tidak sesuai. Pembangunan disana sini, namun yang mengurus IMB cuma sedikit saja,'' ungkapnya.

    Menurut data, tahun 2011 BPMPPT Kepulauan Meranti hanya mengeluarkan 82 IMB dan pada tahun 2012 lalu sebanyak 79 IMB, tersebar kedalam sejumlah kecamatan yang ada. Namun bila dirata-ratakan, jumlah terbanyak yang mengurus IMB berada di Kecamatan Tebingtinggi, Rangsang dan Merbau. (Sus)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0813 6503 1931 atau
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
    bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • PT RAPP Gelar Donor Darah ke-40
  • Philep Optimis Pasukannya Lolos 8 Besar
  • Gasak Persis 3-0, PSPS Panaskan Persaingan Menuju 8 Besar
  • Percaya Mitos, Kaki Jamaah Haji Melepuh Saat Tiba di Tanah Suci
  • Babak Pertama, PSPS Ungguli Persis Solo di Rumbai
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
    Other : Iklan Baris Flag Counter
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2014 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved