Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

16:51 - Gelar Diskusi, IPMM Jakart...
19:20 - PPL Desa Mekar Sari Olah R...
14:34 - Anggaran Perjalanan Dinas ...
17:03 - Meranti Terima 200 Unit RT...
06:07 - Akibat Kurang Gizi, 1.170 ...
20:42 - Pemkab Kepulauan Meranti A...
19:39 - Kepulauan Meranti Mundur L...
05:50 - Pengelolaan Seluruh Puskes...
19:31 - Berpeluang Menang, DPD PAN...
18:01 - Over Kapasitas, Wagubri Pr...
05:30 - Kepala Desa di Kepulauan M...
18:21 - Sepanjang 2019, DBD Mening...
13:37 - KPU Meranti Luncurkan 'Si ...
14:38 - Tingkatkan Pendapatan Sekt...
17:29 - Kafilah Meranti Berhasil M...
17:46 - Jelang Penutupan, Pelamar ...
15:26 - Bupati Meranti Harapkan Ma...
12:37 - Pelabuhan Roro Insit Bakal...
15:33 - Bupati Meranti Larang OPD ...
11:25 - Abrasi di Pulau Rangsang M...
22:18 - Sudah Ketok Palu, APBD Kep...
13:46 - Tidak Miliki IMB dan Langg...
21:00 - Jalan Pramuka Tergenang Ai...
17:44 - Diresmikan, Ekowisata Mang...
17:40 - Disdagprinkop-UKM Kepulaua...
16:23 - Kelabui Petugas, Wisma Kin...
19:41 - Kabar Gembira, Pemkab Mera...
18:21 - Ada Perbedaan IPK pada Tes...
15:20 - 44 Desa di Meranti Teranca...
18:01 - Batal Hari Ini, Pendaftara...
14:57 - Perda Tibum Disahkan, Satp...
12:52 - Sempena HUT XI Kepulauan M...
15:07 - OJK Riau Dorong Petani dan...
18:49 - Sagu akan Jadi Menu Altern...
09:01 - Tunggakan BPJS Kesehatan d...
15:16 - Warga Dusun Manggis Desa B...
21:23 - Naik 8,51 Persen, UMK Mera...
20:14 - Moratorium Gambut Dinilai ...
19:47 - Sempat Dirawat di RSUD, Bo...
21:01 - Pasangan Terindikasi Mesum...
16:18 - Satpol PP Meranti Amankan ...
19:04 - Sempat Kisruh, Zuriyadi Fa...
21:35 - Satpol PP Meranti Razia Pe...
18:38 - Dialog Mengenang Sejarah S...
19:53 - Daftar ke PPP, Pasangan Be...
06:25 - Sumpah Pemuda, Camat Tebin...
21:59 - Peringati HDKD, Kantor Imi...
15:40 - Seluruh Desa di Tebingting...
12:14 - Bawaslu Kepulauan Meranti ...
16:57 - Hingga 22 Oktober, 38 Anak...
 
Pengelolaan Seluruh Puskesmas di Meranti Akan Terapkan Sistem BLUD
Kamis, 05/12/2019 - 05:50:09 WIB
Monitoring dan kunjungan ke Puskesma Alay yang menuju BLUD.
Monitoring dan kunjungan ke Puskesma Alay yang menuju BLUD.
TERKAIT:

SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Kesehatan akan mempersiapkan pengelolaan sejumlah Puskesmas dengan sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).  

Kepala Bidang sumber Daya Kesehatan dan Kefarmasian Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Muhamad Sardi mengatakan pengelolaan dengan BLUD bertujuan agar Puskesmas lebih mandiri dan untuk meningkatkan pelayanan.

"Saat ini pelayanan di Puskesmas sudah bagus, namun bagaimana ini bisa lebih baik lagi dan ditingkatkan," ujar Sardi.

Dengan sistem ini kepala Puskesmas dituntut bekerja layaknya entrepreneur. Puskesmas dituntut berinovasi sendiri.

"Tidak bergantung apa program yang ada di dinas melainkan tergantung inovasi mereka sendiri. Jadi Kepala Puskesmas dituntut untuk mengembangkan Puskesmas sama seperti RSUD," terangnya.

Dengan pengelolaan BLUD, paparnya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak lagi masuk ke Dinkes, tapi langsung ke Puskesmas.

"PAD ada yang masuk ke Dinkes tetapi ada yang langsung ke mereka, agak fleksibel lah. Jadi mereka yang mengelola keuangannya, mereka yang mengelola struktur organisasinya," kata Sardi lagi.

Dikatakan, saat ini Puskesmas yang pertama dikelola dengan sistem BLUD adalah Puskesmas Alai, Tebingtinggi Barat.

"Untuk tahap awal kita coba di Puskesmas Alai. Jika ini sudah bisa, kedepannya baru kita usulkan yang lain.
Seluruhnya ditarget mengelola dengan BLUD," ujar Sardi.

Sementara itu, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Meranti sudah melakukan kunjungan dalam rangka monitoring persiapan Puskesmas Alai menuju Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Rombongan dipimpin oleh Ketua Komisi III Dr Hafizan SAg MPd, didampingi Anggota Komisi Dr H Taufikurohman, T Zulkenedi Yusuf, Suji Hartono, Cun Cun SE MSi, dan Helmi AMd. Turut hadir Kasi Pelayanan Kesehatan Primer dan Kesehatan Tradisional Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Masitah SKep.

"Untuk rawat inap, secara umum sarana prasarana, administrasi dan tenaga medis maupun non medis sudah terpenuhi,  tinggal melengkapi beberapa hal yang dianggap perlu," ujar Hafizan.

Secara prinsip, Komisi III DPRD Kepulauan Meranti mendukung penuh agar Puskesmas Alai berubah dari puskesmas umum menjadi BLUD. Namun dengan catatan, apapun kebijakan Pemerintah Daerah yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat, jika terindikasi merugikan masyarakat maka kebijakan tersebut perlu ditinjau ulang,  dikaji ulang dan didiskusikan lagi bersama DPRD khususnya Komisi III.

"Untuk tindak lanjut persoalan ini akan didiskusikan lebih matang pada rapat kerja Komisi III bersama Dinas Kesehatan dan pengelola Puskesmas Alai," ujarnya.

Penulis : Ali Imron
Editor : Fauzia

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Karyawan dan Warga Riau Kompleks Kelola Lahan Tidur Jadi KRPL
  • Buruan Ikut Smartpoin dari Smartfren, Bisa Dapat Rumah dan Mobil !
  • Ashaluddin Jalil Kembali Dipercaya Motori Pansel Assessment Pejabat Eselon II Pemprov Riau
  • Habiskan Stok 2019, Astra Daihatsu Pekanbaru Promo Besar-besaran
  • Tinggalkan Xpander, Pajero Puncaki Penjualan di NBM Arengka
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved