Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

19:50 - Semakin Panas, Kursi Ketua...
15:12 - Sempat Terbengkalai, Kapal...
14:58 - Terbengkalai Nyaris 2 Tahu...
19:35 - Rusak Tanah Melayu, LAMR K...
20:20 - 50 Pemuda dan Pemudi di Me...
19:46 - Lantai Dua Pasar Modern Ak...
11:40 - Sumber Air Kering, BPBD Me...
19:18 - Satpol PP wanita di Merant...
17:02 - RAPP Turut Sukseskan Festi...
15:17 - Sediakan Layanan 'Petik Ma...
21:12 - Wakil Bupati Meranti Beri ...
15:46 - Di Tengah Lahan Terbakar T...
06:10 - Produk UMKM di Meranti Did...
21:28 - 168 Koperasi Tidak Aktif d...
20:26 - Sediakan Layanan 'Petik Ma...
05:39 - Sejak 2015, Sebanyak 1.48...
14:48 - Bokor Wakili Meranti Ikuti...
21:27 - Disdagprinkop-UKM Meranti ...
18:02 - Meranti Perpanjang Status ...
17:35 - Karhutla Mengganas Picu Ka...
21:04 - Lantunan Takbir Diputar Re...
15:32 - Setelah Dicek, Hewan Kurba...
19:33 - Wabup Meranti: Jabatan Jan...
15:36 - Wartawan di Meranti Kompak...
15:28 - Hormati Idul Adha, Kasatpo...
14:47 - Pemkab Meranti Bagikan 25 ...
10:37 - PT SRL Bersama Lintas Sekt...
13:55 - DKPTPP Meranti Periksa Hew...
11:51 - Pasar Modern Selatpanjang ...
14:34 - Walau Tak Didukung Pemkab,...
17:47 - Melalui BP3TKI, Pemkab Mer...
14:09 - 111 Pejabat Eselon Meranti...
06:57 - Dinas PMD Upayakan Bantuan...
18:50 - Posyantekdes Bina Maju Wak...
14:19 - Kepulauan Meranti Tutup Iz...
13:12 - Kunjungan Kepala BNPB RI, ...
13:05 - Satpol PP Meranti Gelar Pa...
22:14 - Kepulauan Meranti Jadi Mod...
22:09 - Pemcam Tebing Tinggi Bersa...
19:08 - Pemerintah Optimis Bulan I...
21:18 - Penuhi Bantuan Benih Ikan,...
15:36 - Wakil Bupati Meranti Surve...
21:28 - Rosihan, Pemuda Meranti Wa...
20:01 - Sapa Warga Kurang Mampu, P...
16:34 - Dinsos P3APPKB Bantah Pern...
13:04 - Kisah Dokter Hewan di Mera...
17:31 - Baru Sandang Gelar KLA, di...
20:53 - Papan Astaka dan Bazar MTQ...
20:14 - Jumlah Penduduk Meranti Me...
21:36 - Penyelidikan Kasus Dugaan ...
 
Lantunan Takbir Diputar Remix, Pemkab Kepulauan Meranti Sesalkan Insiden Memalukan Itu
Selasa, 13/08/2019 - 21:04:45 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi
TERKAIT:
 
  • Lantunan Takbir Diputar Remix, Pemkab Kepulauan Meranti Sesalkan Insiden Memalukan Itu
  •  

    SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti sangat menyesalkan kejadian euforia berlebihan dari oknum peserta Pawai Takbir Idul Adha 1440 H di Sepanjang, Kepulauan Meranti yang terjadi beberapa waktu lalu.

    Video itu diunggah oleh akun facebook Bigboss Mpet. Saat ini video berdurasi 55 detik itu viral dengan 548 kali dibagikan dan hampir 26 ribu ditayangkan.

    Bupati melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Hery Saputra SH mengatakan apa yang dilakukan oleh oknum peserta takbir itu di luar rangkaian acara, meski begitu Pemkab Kepulauan Meranti tetap akan memberikan pembinaan kepada para remaja tersebut.

    "Ya kita dari Pemkab Kepulauan Meranti sangat menyesalkan peristiwa itu, apa yang dilakukan oleh para remaja itu di luar rangkaian acara dan kita sama sekali tidak menduga karena peristiwa itu terjadi sudah larut malam dan acara pokok selesai," kata Hery Saputra.

    Seperti diketahui, pada malam perayaan menyambut hari raya Idul Adha, Pemkab Kepulauan Meranti menggelar pawai takbir. Kegiatan itu merupakan kegiatan tahunan yang digelar Pemerintah dalam menggaungkan syiar Islam hingga kepelosok negeri.

    Kegiatan yang juga merupakan tradisi masyarakat Meranti itu dikemas dengan apik dan diperlombakan dengan berbagai kategori mulai dari rombongan paling semarak hingga kendaraan hias. Peserta sendiri berasal dari para remaja masjid, pelajar, Ormas, Pramuka dan lainnya.

    Kegiatan tersebut berlangsung dengan hikmad dan semarak hingga penutupan oleh panitia. Kegiatan Pawai Takbir ditutup sekira pukul 23.00 WIB, dengan penyerahan hadiah kepada peserta terbaik di tiap kategori setelah itu satu-persatu peserta mulai meninggalkan lokasi acara.

    Namun sangat disayangkan kegiatan yang berlangsung hikmat ini harus ternodai oleh ulah tak pantas oleh oknum remaja yang disebut-sebut berasal dari salah satu rombongan peserta takbir yang kebetulan menjadi pemenang. Aksi itu dilakukan oleh para remaja sebagai ekspresi kemenangan dengan menari dan berjingkrak diiringi takbir yang diremix. Namun apapun alasannya Pemkab Kepulauan Meranti tetap menyesalkan kejadian itu dan berharap kejadian itu menjadi yang pertama dan terakhir terjadi.

    "Kita berharap kejadian ini menjadi yang pertama dan terakhir, kedepan jangan sampai terjadi lagi. Agar hal ini tak terulang lagi dan menjadi pelajaran yang berharga bagi kita semua dan juga berharap peran aktif dari panitia, para guru dan orang tua untuk memberikan pemahaman Kepada anak tentang hal yang merugikan," ucap Hery.

    Kabag Humas dan Protokol juga berharap kepada  masyarakat lebih bijak menyikapi masalah ini dengan tidak memviralkan lagi video tersebut, karena apa yang terjadi sangat bertolak belakang dengan adat dan tradisi yang selama ini melekat pada masyarakat Meranti. 

    Penulis : Ali Imron
    Editor : Fauzia


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Karena Hal Ini Gubri Sebut Menpar Arief Sudah Jadi Warga Kuansing
  • Bertambah, Jumlah Tersangka Pembakar Lahan di Riau Jadi 37 Orang dan Satu Korporasi
  • 10 Sekolah di Dompu Meningkatkan Performanya Berkat SLI
  • Dari 12 Daerah di Riau, Baru 2 yang Usulkan Tora
  • Kapolda Riau Tinjau Penangkaran Gajah Teso Nilo, Dipastikan Aman dari Karhutla
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved