Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

21:04 - Ada yang Beda, Tradisi Man...
14:54 - Kuota CPNS 2019, Jatah Kep...
14:14 - Program School Improvement...
17:38 - Tiang Patah Akibat Keropos...
18:20 - Tradisi Mandi Safar Akan D...
12:05 - Disdikbud Meranti Akan Per...
18:48 - Gelar Coffe Morning, Kapol...
19:26 - Insan Media di Kepulauan M...
18:48 - Enam Kelompok Nelayan di M...
18:41 - Korban Tewas Tertimpa Poho...
18:19 - Suhu Politik Memanas, Sekd...
18:20 - Satpol PP Meranti Kesal, A...
21:20 - Bupati Ungkap Peredaran Na...
17:03 - Hampir Seminggu Pelayanan ...
12:51 - Jadi Irup, Kasat Pol PP Me...
19:44 - Ketagihan Suasana Desa Bok...
18:36 - Petugas Perikanan Meranti ...
15:08 - Heru Sandra dari Kepulauan...
18:11 - Listrik Kecamatan Tebing T...
18:44 - Bokor World Music Festival...
18:12 - Kunjungi SMAN 3, Wakil Bup...
17:47 - Warga Bina Sempian Meranti...
17:28 - Wakil Bupati Meranti Ingat...
11:51 - Klarifikasi Nurul Adha ata...
17:30 - Bekerjasama dengan Askab P...
20:52 - Terciduk, Pasangan Bukan M...
19:21 - Penerimaan CPNS Meranti Ak...
15:29 - Belum Genap Sebulan Dilant...
21:51 - Bantu Tingkatan Ekonomi Ma...
21:35 - Sukseskan Pilkada 2020, Pe...
12:11 - Bupati Irwan Berpesan agar...
09:42 - Sebabkan Bau Tak Sedap, Sa...
20:55 - Belum Sempat Disegel Satpo...
15:35 - Razia di Kos-kosan PSK Did...
17:25 - Bupati Irwan: Membangun Ka...
14:02 - Diindikasi Sebagai Tempat ...
13:57 - Satpol PP Meranti Panggil ...
11:09 - Hadirkan UAS, Sumbangan un...
19:35 - Tiga Kali Penjajakan, Stat...
15:05 - Ustaz Abdul Somad Resmikan...
21:16 - Feature PLN Menembus Batas...
17:19 - Terpapar Asap, Tiga Siswa ...
20:13 - Bersama HIPGABI Riau, PPNI...
19:18 - Diduga Akibat Asap Tebal d...
15:20 - Dijadikan Kawasan Industri...
11:48 - Bupati Irwan Buka Diklat B...
10:33 - Pantauan Air Visual; Kuali...
18:36 - Desa Sungai Cina Wakili Me...
09:18 - Irwan Nasir: Karhutla Buka...
02:11 - Pelantikan DPRD Meranti Di...
 
Kunjungan Kepala BNPB RI
Kepulauan Meranti Jadi Model Penanganan Karhutla di Indonesia
Jumat, 02/08/2019 - 22:14:47 WIB

SUNGAI TOHOR - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Letjen Doni Bonardo, Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) RI Nazir Foead dan Gubernur Riau, Syamsuar melakukan kunjungan ke Kepulauan Meranti dalam rangka penanggulangan kebakaran, Jumat (2/8/2019).

Mereka mengawali kunjungan dengan melakukan rapat koordinasi dan berdialog dengan masyarakat Sungai Tohor, Kecamatan Tebing Tinggi Timur.

Dalam pemaparannya, Kepala BNPB RI, Letjen Doni Bonardo mengatakan hutan yang ditebang maupun yang mengalami kebakaran dapat mengurangi oksigen, sebaliknya, jika dijaga dengan baik, maka akan bermanfaat untuk manusia itu sendiri. Doni menyebutkan tanaman hutan itu berfungsi untuk menyerap karbon dan menghasilkan oksigen.

"Wajah Meranti sudah berubah, jika pada 2014 sebagai pengekspor asap, maka pada tahun ini Meranti penghasil oksigen nomor satu di Riau. Jika kita menebang pohon, maka sama dengan kita menyiapkan lubang kubur untuk kita sendiri dalam jangka panjang," kata Doni Bonardo.

Lebih lanjut dikatakan, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) diakibatkan oleh ulah manusia, untuk itu penangganannya diperlukan dengan cara melakukan pendekatan dan memberdayakan ekonomi masyarakat itu sendiri.

"Karhutla itu 99 persen diakibatkan oleh manusia. Dari sini saya membuat konsep lebih baik mencegah daripada memadamkan. Untuk mencegah ini perlu dilakukan pendekatan kepada masyarakat yang selama ini yang menjadi penyebab kebakaran yakni dengan memberdayakan ekonomi mereka, hanya dengan ini bisa merubah mindset masyarakat agar tidak merusak hutan," ujar Doni.

"Kalau terbakar banyak uang dan tenaga yang kita keluarkan. Seharusnya kita belajar dari negara maju, kita tidak ingin Indonesia jadi pengekspor asap, yang kita inginkan Indonesia penyerap karbon dan menghasilkan oksigen," ujar Doni lagi.

Mantan Danjen Koppasus itu akan menerapkan keberhasilan Kepulauan Meranti dalam mengantisipasi kebakaran di lahan gambut untuk diterapkan di seluruh Indonesia yang memiliki lahan gambut.

"Keberhasilan di Meranti dalam menjaga gambut akan kita copy paste untuk diterapkan di daerah lain di Indonesia yang terjadi kebakaran," kata Doni.

"Saya datang kemari karena dapat informasi dari Deputi IV BRG RI, dimana daerah Meranti yang mengalami kebakaran hebat bisa mengembalikan keadaan. Sekaligus memberdayakan ekonomis masyarakat tanpa merusak ekologis yakni dengan menanam sagu," kata Doni lagi.

Dikatakan lulusan Akademi Militer tahun 1985 ini sagu sangat bernilai ekonomis, jika ini diurus maka tidak ada lagi yang melakukan pembakaran.

Selain itu sekat kanal menjaga air dan membasahi gambut sepanjang waktu.

"Saya akan keliling Indonesia yang ada lahan gambutnya. Bagaimana kita bisa menyebarkan keberhasilan ini untuk ditularkan ke tempat lain, karena kita tidak mau kehabisan tenaga hanya untuk mengurus kebakaran," ujarnya.

"Sagu itu pangan masa depan, saya melihat peluang, dimana Indonesia mengimpor gandum sebanyak 11 juta ton, jika ini diganti dengan sagu, maka masyarakat yang menanam sagu bisa makmur, tapi dengan syarat harus meningkatkan kualitas. Selain itu saya minta siapkan tim dari Meranti untuk kita bawa keliling Indonesia yang bermasalah dengan Karhutla, biayanya nanti dari BNPB," ungkapnya.

Kepala BRG RI, Nazir Foead mengatakan bahwa Kepulauan Meranti merupakan tonggak sejarah restorasi gambut di Indonesia.

"Meranti tonggak sejarah restorasi gambut di Indonesia. Dimana presiden menyaksikan langsung gambut bisa dipulihkan kembali, kami belajar dari masyakat yang melakukan turun temurun membasahi gambut dengan sekat kanal. Keberhasilan Meranti bisa menjadi contoh semua daerah di Riau dan di Indonesia," ujarnya.

Penulis: Ali Imroen
Editor: Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Rusuh Unjuk Rasa Libanon dan Chile, WNI Diimbau Waspada
  • Kasus Suap Proyek Jalan, KPK Panggil Bupati Bengkalis Hari Ini
  • Makin Aman, All New Honda Jazz Punya 8 Sensor Sonar
  • Jaksa Agung Adik Pengurus PDIP, NasDem: Jadi Pertanyaan Publik Komitmennya
  • Tiga Kementerian Berikut Buka Lowongan CPNS 2019 untuk Lulusan SMA dan SMK se-Indonesia
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved