Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

09:18 - Irwan Nasir: Karhutla Buka...
02:11 - Pelantikan DPRD Meranti Di...
20:15 - Nihil Hotspot, Pemkab Past...
15:15 - AM3 Bakal Demo Pelantikan ...
05:39 - Disiapkan Perbup, Oktober ...
22:05 - Tahun Ini Dinkes Meranti K...
19:44 - Bupati Irwan: Jika Nilai S...
09:23 - Sejumlah Organisasi Kepemu...
06:05 - Dorong Masyarakat Hidup Be...
20:56 - Tim Fact Finding Kemenpora...
16:39 - KSOP Selatpanjang dan Telu...
17:10 - Gandeng Dinkes, Satpol PP ...
16:27 - Akibat Kabut Asap Kapal Po...
15:00 - Masrul Kasmy, Orang Pertam...
17:12 - Sekolah di Meranti Tidak D...
07:05 - Keajaiban Segelas Kopi di ...
16:09 - Lima Kali Gagal Tes Tak Bu...
05:47 - Sempat Menang, Cakades di ...
13:56 - Bersatu, Pers Meranti Sepa...
16:58 - Selisih Satu Suara, Pilkad...
12:46 - Orang Gila Rusak Sekolah d...
11:18 - Wakili Riau di Sumut, Tiga...
19:35 - Wartawan Metro Riau Raih T...
17:46 - Armada Kurang dan Banyak R...
18:30 - Ambruk, Dua Pelabuhan di M...
18:45 - 15 Pejabat Eselon Dilantik...
19:05 - Walau Kekurangan Biaya, Ti...
18:47 - Tinjau RTH LAMR, Bupati Ir...
14:28 - Penyegaran di Polres Meran...
12:19 - Konsen Bangun Infrakstrukt...
17:00 - Pacu Peningkatan PAD, BPPR...
16:20 - Tim Saber Pungli Riau Laku...
09:02 - Kesbangpol Meranti Naik Ja...
20:27 - UAS Dilaporkan, Aliansi Pe...
10:56 - Pilkades Meranti, Calon Ka...
10:22 - Pilkades Serentak Meranti ...
21:21 - Pilkades Serentak di Meran...
19:54 - Wakil Bupati Meranti Ingat...
09:19 - Pertama Kalinya, Meranti J...
18:55 - Tim Gabungan Karhutla Terp...
15:23 - Dikeluhkan Jemaah Haji, Pe...
21:43 - Defisit, Proyeksi Belanja ...
16:39 - Tunda Salur, APBD Perubaha...
19:50 - Semakin Panas, Kursi Ketua...
15:12 - Sempat Terbengkalai, Kapal...
14:58 - Terbengkalai Nyaris 2 Tahu...
19:35 - Rusak Tanah Melayu, LAMR K...
20:20 - 50 Pemuda dan Pemudi di Me...
19:46 - Lantai Dua Pasar Modern Ak...
11:40 - Sumber Air Kering, BPBD Me...
 
Antrean Panjang Mengular Capai 1 Km di Pelabuhan Kempang Semukut
Jumat, 07/06/2019 - 19:30:37 WIB
Antrean panjang mengular mencapai 1 Km di pelabuhan penyeberangan kempang Desa Semukut.
Antrean panjang mengular mencapai 1 Km di pelabuhan penyeberangan kempang Desa Semukut.
TERKAIT:

SELATPANJANG - Arus penyeberangan di pelabuhan penyeberangan kempang Desa Semukut, Kecamatan Pulau Merbau pada H+3 Idul Fitri terlihat sangat padat. Antrean panjang mengular mencapai 1 KM.

Kepadatan yang didominasi sepeda motor ini terlihat hampir setiap tahun tidak dapat terelakkan. Dimana masyarakat Kecamatan Merbau dan Pulau Merbau hanya menggunakan jalur tersebut menuju ibukota Kabupaten Kepulauan Meranti, maupun sebaliknya.

Untuk mengurai desakan dari panjangnya antrean, Dinas Perhubungan dan kepolisian menempatkan beberapa petugasnya untuk bersiaga di lokasi.

Salah seorang pengendara, Amir, mengungkapkan bahwa ia dan keluarga sudah antre sejak pagi. Namun hingga siang belum dapat melakukan penyeberangan

Kendati demikian ia tidak mengeluhkan. Amir memaklumi kondisi lebaran dimana ramai warga yang berpergian.

"Biasalah kan, tiap tahun kami ginilah antre, orang ramai mau diapakan. Mudah-mudahan kami yang antre dari pagi sekejap lagi nyeberang," ucapnya, jumat (7/6/2019).

Namun yang dikesalkan olehnya, adalah mahalnya tarif kempang penyeberangan, namun tidak sesuai dengan layanan yang didapatkan.

Untuk diketahui, penyeberangan ini menghubungkan Pulau Merbau dan Pulau Tebingtinggi melalui Selat Rengit yang hanya berjarak 50 meter yang ditempuh dengan waktu hanya beberapa menit, namun penumpang harus merogoh saku Rp10 ribu.

"Sebenarnya dengan jarak yang dekat tak usahlah terlalu mahal, kalau pun harus mahal jangan layanannya seperti ini. Kalau sudah berdesakan dan ada yang jatuh ke laut, sedangkan penyeberangan ini tidak ada asuransi kecelakaannya," ujarnya lagi.

Terpaksanya masyarakat untuk menyeberang menggunakan jalur ini, karena tidak adanya pilihan lain, hanya jalur ini saja yang bisa dilalui.

"Mahal pun mahal lah, terpaksa jadinya tidak ada jalan lain untuk menyeberang," ucap Amir.

Beberapa tahun lalu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sudah mencoba menawarkan solusi untuk jalur penyeberangan ini dengan membangun Jembatan Selat Rengit, namun karena beberapa hal, pembangunan dibatalkan.

Kemudian kelanjutan pembangunan kembali direncanakan dilakukan pada tahun 2020.

"Tahun depan pembangunan JSR akan kita lanjutkan kembali. Namun bukan menggunakan sistem tahun jamak, tapi memakai sistem Single Years. Dimana untuk sisi Desa Mekong dibangun menggunakan APBD kita dan sisi Desa Semukut dibangun provinsi," kata Irwan.

Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan Nasir mengatakan untuk melanjutkan pembangunan JSR kembali Pemerintah Daerah sedang melakukan penghitungan ulang karena setelah dilakukan Review Design terjadi peningkatan biaya.

Proyek Jembatan Selat Rengit merupakan megaproyek yang sebelumnya menelan anggaran Rp447 miliar kini membengkak dan akan menelan biaya sebesar Rp670 miliar.

"Kita sudah menghitung ulang. Nilainya terlalu mahal, kalau mengandalkan APBD kita itu tidak akan kuat, saya sedang mengusahakan agar pembangunan itu di take over oleh dana APBN atau mungkin provinsi," kata Irwan. 

Penulis : Ali Imron
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Bahas Karhutla, Bupati Bengkalis Hadiri Rapat Terbatas dengan Presiden Republik Indonesia
  • DPRD Inhu Gelar Sidang Paripurna Pengesahan 8 Fraksi
  • Viral 'Anaconda' Terpanggang saat Karhutla, LIPI Ungkap Faktanya
  • Hujan Tak Kunjung Turun, Bupati Siak dan Masyarakat Kembali Gelar Salat Istisqa
  • Jalanan Terhalang Kabut Asap, Ini Tips Aman Buat Pengendara
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved