Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

21:12 - Wakil Bupati Meranti Beri ...
15:46 - Di Tengah Lahan Terbakar T...
06:10 - Produk UMKM di Meranti Did...
21:28 - 168 Koperasi Tidak Aktif d...
20:26 - Sediakan Layanan 'Petik Ma...
05:39 - Sejak 2015, Sebanyak 1.48...
14:48 - Bokor Wakili Meranti Ikuti...
21:27 - Disdagprinkop-UKM Meranti ...
18:02 - Meranti Perpanjang Status ...
17:35 - Karhutla Mengganas Picu Ka...
21:04 - Lantunan Takbir Diputar Re...
15:32 - Setelah Dicek, Hewan Kurba...
19:33 - Wabup Meranti: Jabatan Jan...
15:36 - Wartawan di Meranti Kompak...
15:28 - Hormati Idul Adha, Kasatpo...
14:47 - Pemkab Meranti Bagikan 25 ...
10:37 - PT SRL Bersama Lintas Sekt...
13:55 - DKPTPP Meranti Periksa Hew...
11:51 - Pasar Modern Selatpanjang ...
14:34 - Walau Tak Didukung Pemkab,...
17:47 - Melalui BP3TKI, Pemkab Mer...
14:09 - 111 Pejabat Eselon Meranti...
06:57 - Dinas PMD Upayakan Bantuan...
18:50 - Posyantekdes Bina Maju Wak...
14:19 - Kepulauan Meranti Tutup Iz...
13:12 - Kunjungan Kepala BNPB RI, ...
13:05 - Satpol PP Meranti Gelar Pa...
22:14 - Kepulauan Meranti Jadi Mod...
22:09 - Pemcam Tebing Tinggi Bersa...
19:08 - Pemerintah Optimis Bulan I...
21:18 - Penuhi Bantuan Benih Ikan,...
15:36 - Wakil Bupati Meranti Surve...
21:28 - Rosihan, Pemuda Meranti Wa...
20:01 - Sapa Warga Kurang Mampu, P...
16:34 - Dinsos P3APPKB Bantah Pern...
13:04 - Kisah Dokter Hewan di Mera...
17:31 - Baru Sandang Gelar KLA, di...
20:53 - Papan Astaka dan Bazar MTQ...
20:14 - Jumlah Penduduk Meranti Me...
21:36 - Penyelidikan Kasus Dugaan ...
10:10 - MTQ XI Kepulauan Meranti D...
15:41 - Bupati Meranti Terima Peng...
10:07 - Sekda Meranti Harapkan Jag...
22:05 - Hafizan Kholil Pengidap Ke...
19:52 - Tepat Waktu, Meranti Dapa...
20:08 - Pelaku IKM Meranti Ikuti S...
19:42 - Waduh, Oknum ASN Meranti A...
13:25 - Dinas Perhubungan Meranti ...
06:45 - Afizan Kholil, Penderita J...
22:16 - Kepulauan Meranti Raih Kab...
 
Setelah Masuk Rekor MURI dan WBTB, Lari di Atas Tual Sagu Masuk Nominasi API 2019
Minggu, 19/05/2019 - 13:42:41 WIB

SELATPANJANG - Lari di Atas Tual Sagu masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019 kategori Olah Raga dan Petualangan terpopuler di Indonesia yang diadakan oleh Kementerian Pariwisata RI.

Lari di Atas Tual Sagu ini masuk sebagai nominasi bersama beberapa wisata lainnya di Riau diantaranya Kue Talam Durian Pekanbaru kategori Makanan Tradisional Terpopuler, Swaka Marga Satwa Kerumutan Pelalawan kategori Ekowisata Terpopuler, Suligi Hill Rokan Hulu kategori Dataran Tinggi Terpopuler.

Selanjutnya, Sampan Leper Indragiri Hilir kategori Atraksi Budaya Terpopuler, Tepian Bandar Sungai Jantan Siak kategori Destinasi Baru Terpopuler dan Gulamo Kampar kategori Surga Tersembunyi Terpopuler.

Lomba Lari di Atas Tual Sagu yang berasal dari Desa Bokor Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti sebelumnya juga masuk daftar jadi warisan budaya tak benda (WBTB) nasional Indonesia oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2018.

Karya budaya ini masuk daftar penetapan WBTB bersama karya budaya lainnya dari empat provinsi di bawah wilayah kerja Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Kepulauan Riau dengan nomor registrasi 2016006981 pada Direktorat warisan dan diplomasi budaya kementrian pendidikan dan kebudayaan.

Pertama kali dipopulerkan oleh Sanggar Bathin Galang, lomba lari di atas tual sagu merupakan satu-satunya olahraga yang belum pernah ada di belahan dunia manapun, kecuali di Kepulauan Meranti. Dan juga telah mendapatkan Rekor MURI pada 6 Juli tahun 2015 lalu sebagai pelopor lomba lari di atas tual sagu. Hal ini tentunya juga di dasari bahwa kabupaten ini merupakan salah satu penghasil sagu terbesar di dunia. 

Penggagas Lomba Lari di Atas Tual Sagu yang kemudian ini dijadikan sebagai event budaya tiap tahunnya tidak terlepas dari tangan kreatif, ketua Sanggar Bathin Galang Desa Bokor, Sopandi Rozali.

Sopandi menceritakan Lari di Atas Tual Sagu adalah sebuah proses sebelum tual sagu dijadikan tepung.

Dimana setelah dipanen, selanjutnya tual sagu yang sudah dipotong dikeluarkan dari kebun dengan cara digolek sampai ke sungai, di sungai tual sagu dirakit atau diikat dengan tali agar mudah membawanya selanjutnya dari sungai ditarik ke darat dengan menggunakan kapal. 

Untuk menghitung jumlah tual sagu yang sudah diikat dan direndam di dalam sungai ataupun di laut dilakukan dengan berjalan di atasnya. Untuk mempercepat penghitungan tual sagu, kadang-kadang dilakukan sambil berlari. Selanjutnya tual sagu digolek ke tempat pengolahan sampai menjadi tepung. Kebiasaan inilah pada masa sekarang diangkat menjadi permainan dan berpotensi diangkat menjadi penunjang pariwisata unggulan Kabupaten Meranti. 

Lomba Lari di Atas Tual Sagu ini diadakan di Sungai Bokor, Kecamatan Rangsang Barat dengan jumlah peserta yang tidak terbatas dan lomba ini hanya bersifat eksibisi dan sebagai sarana promosi wisata. Sebagai kegiatan pendukung, diadakan juga pegelaran musik, tari dan teater, pembacaan puisi, pesta buah, kuliner dan kerajinan. 

Lomba ini sudah sering dilakukan seperti Fiesta Bokor Riviera Tahun 2011, Bokor Folklore Festival tahun 2012, Lomba lari Tual sagu tingkat kabupaten tahun 2013, Pesta sungai Bokor tahun 2013, Pesta Sungai Bokor tahun 2014, dan Pesta Sungai Bokor tahun 2015 dan tahun 2019 ini juga akan digelar kegiatan serupa.

Sopandi juga mengajak masyarakat Riau khususnya Kepulauan Meranti untuk memvoting agar Lari Diatas Tual Sagu asal Desa Bokor Kepulauan Meranti Riau ditetapkan sebagai pemenang.

"Untuk masyarakat Riau khususnya Kepulauan Meranti jangan lupa untuk memvoting Lari Diatas Tual Sagu lewat SMS dan Youtube agar kita bisa jadi pemenang," kata Sopandi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kepulauan Meranti, Rizki Hidayat mengatakan untuk memvoting Lari di Atas Tual Sagu dalam nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019, bisa melalui pesan singkat atau SMS dengan cara ketik API 7C  kirim ke 99386 atau Channel Youtube APIaward dan subrcribe dan like Video Lari Tual Sagu asal Kepulauan Meranti Riau mulai periode 1 Juni hingga 31 Oktober 2019.

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya telah mengusulkan tiga untuk dimasukkan menjadi nominasi API yakni Kopi Liberika, Mie Sagu dan Lari di Atas Tual Sagu, namun yang terpilih hanya satu.

"Kita sudah kirimkan tiga untuk dimasukkan menjadi nominasi API lengkap dengan data pendukung. Namun tim penilai lebih memilih yang lebih spesifik," kata Rizki.

Penulis: Ali Imroen
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Juli 2019 Penjualan Honda Naik 84 persen, Brio Tetap Terlaris
  • Mitsubishi Triton vs Toyota Hilux, Unggul Mana?
  • Gubernur Riau Ngaku Bangga atas Kinerja Seluruh Anggota Paskibra
  • Berapa Kali Harus Cuci Muka dalam Sehari saat Wajah Diserang Jerawat?
  • Bupati Amril Jadi Inspektur Upacara HUT ke - 74 RI di Bengkalis
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved