Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

19:35 - Tiga Kali Penjajakan, Stat...
15:05 - Ustaz Abdul Somad Resmikan...
21:16 - Feature PLN Menembus Batas...
17:19 - Terpapar Asap, Tiga Siswa ...
20:13 - Bersama HIPGABI Riau, PPNI...
19:18 - Diduga Akibat Asap Tebal d...
15:20 - Dijadikan Kawasan Industri...
11:48 - Bupati Irwan Buka Diklat B...
10:33 - Pantauan Air Visual; Kuali...
18:36 - Desa Sungai Cina Wakili Me...
09:18 - Irwan Nasir: Karhutla Buka...
02:11 - Pelantikan DPRD Meranti Di...
20:15 - Nihil Hotspot, Pemkab Past...
15:15 - AM3 Bakal Demo Pelantikan ...
05:39 - Disiapkan Perbup, Oktober ...
22:05 - Tahun Ini Dinkes Meranti K...
19:44 - Bupati Irwan: Jika Nilai S...
09:23 - Sejumlah Organisasi Kepemu...
06:05 - Dorong Masyarakat Hidup Be...
20:56 - Tim Fact Finding Kemenpora...
16:39 - KSOP Selatpanjang dan Telu...
17:10 - Gandeng Dinkes, Satpol PP ...
16:27 - Akibat Kabut Asap Kapal Po...
15:00 - Masrul Kasmy, Orang Pertam...
17:12 - Sekolah di Meranti Tidak D...
07:05 - Keajaiban Segelas Kopi di ...
16:09 - Lima Kali Gagal Tes Tak Bu...
05:47 - Sempat Menang, Cakades di ...
13:56 - Bersatu, Pers Meranti Sepa...
16:58 - Selisih Satu Suara, Pilkad...
12:46 - Orang Gila Rusak Sekolah d...
11:18 - Wakili Riau di Sumut, Tiga...
19:35 - Wartawan Metro Riau Raih T...
17:46 - Armada Kurang dan Banyak R...
18:30 - Ambruk, Dua Pelabuhan di M...
18:45 - 15 Pejabat Eselon Dilantik...
19:05 - Walau Kekurangan Biaya, Ti...
18:47 - Tinjau RTH LAMR, Bupati Ir...
14:28 - Penyegaran di Polres Meran...
12:19 - Konsen Bangun Infrakstrukt...
17:00 - Pacu Peningkatan PAD, BPPR...
16:20 - Tim Saber Pungli Riau Laku...
09:02 - Kesbangpol Meranti Naik Ja...
20:27 - UAS Dilaporkan, Aliansi Pe...
10:56 - Pilkades Meranti, Calon Ka...
10:22 - Pilkades Serentak Meranti ...
21:21 - Pilkades Serentak di Meran...
19:54 - Wakil Bupati Meranti Ingat...
09:19 - Pertama Kalinya, Meranti J...
18:55 - Tim Gabungan Karhutla Terp...
 
Kebijakan Pemerintah Pusat Dinilai Merusak Hutan di Meranti
Senin, 15/04/2019 - 17:31:11 WIB
Wakil Bupati Meranti Drs H Said Hasyim
Wakil Bupati Meranti Drs H Said Hasyim
TERKAIT:

SELATPANJANG - Wakil Bupati Meranti Drs H Said Hasyim menilai kerusakan hutan di Kepulauan Meranti tidak serta merta dirusak oleh masyarakat, melainkan kebijakan pemerintah pusat yang memberikan ruang kepada perusahaan besar untuk mengolah hutan secara besar-besaran.

"Kepulauan Meranti adalah pulau yang terbentuk oleh endapan aliran empat sungai besar yang ada di Riau. Seharusnya tanah endapan ini harus dijaga bukan malah dijarah hutannya. Alam kita menjadi rusak, siapa yang merusak, apakah rakyat, jawabnya bukan, tapi kebijakan pusatlah yang menyebabkan hutan kita rusak," ungkap Said Hasyim, Senin (15/4/2019).

"Ini tegas saya katakan, daerah kita diberi usaha oleh pemerintah pusat untuk eksplorasi hutan dan memberi kepada perusahaan untuk mencabik - cabik hutan kita. Tapi yang ditangkap siapa, rakyat yang ditangkap, bukan perusahaan," ungkap Said lagi.

Akibat kerusakan hutan ini, kata Said terjadi perubahan ekosistem yang memicu cuaca panas ekstrim dalam waktu singkat di Kepulauan Meranti.

"Seminggu saja panas sudah terbakar. Dulu waktu kita kecil sebulan dua bulan panas baru terbakar, itupun tidak separah saat ini," ujarnya.

Kebijakan pemerintah pusat saat ini dinilai aneh karena hutan untuk rakyat malah diberikan kepada perusahan.

"Kebijakan negara sangat aneh, dimana lahan milik masyarakat dijadikan kawasan hutan, sebaliknya kawasan hutan diberikan kepada perusahan, ini sangat ironis," ungkap Wakil Bupati Kepulauan Meranti itu.

Penulis: Ali Imroen
Editor : Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Dompet Dhuafa Riau dan Komunitas Tangan di Atas Beri Layanan Kesehatan Gratis
  • Asap Makin Tebal, Kualitas Udara Berbahaya untuk Kesehatan, Warga Pekanbaru Pilih ke Sumbar
  • Menang Mudah, Marquez Dominasi Balapan MotoGP Aragon
  • Tiga Kali Penjajakan, Status Lahan Pasar Modern Belum Ada Kata Sepakat
  • Api Makin Besar, Kebakaran Hutan Lindung Bukit Betabuh Kuansing Sulit Dipadamkan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved