Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

19:28 - Penambahan Fasilitas, RTH ...
19:27 - Disparpora Meranti Gelar F...
16:05 - Jalin Silaturahmi, zAzg Me...
15:32 - Warga Selatpanjang Waspada...
13:42 - Setelah Masuk Rekor MURI d...
18:04 - Sidak Bulan Ramadan, Pegaw...
12:05 - Safari Ramadan Gubri ke Me...
16:14 - Pemkab Meranti Anggarkan R...
22:30 - Bupati dan Kades Se-Merant...
18:31 - Mahasiswa Diharap Bersabar...
16:22 - Istri Polisi Pojokkan Bupa...
16:07 - Pemkab Meranti Fasilitasi ...
15:00 - Pemerintah Desa Fokus Pada...
18:25 - Pemkab Meranti Minta Pemil...
15:05 - Pertama di Riau, Kepulauan...
19:32 - Selama Ramadan, Pemkab Mer...
16:36 - Prabowo-Sandi Menang Tipis...
19:52 - Resmikan Bazar Ramadan, Se...
18:40 - Belajar Pengolahan Air Gam...
18:45 - Tradisi Menjelang Ramadan,...
16:38 - Satpol PP Meranti Tertibka...
19:05 - Tarhib Ramadan, Ribuan Pel...
18:52 - Sambut Ramadan 1440 H, RSU...
14:56 - Baznas Kepulauan Meranti ...
14:29 - Cegah Korupsi, Pemkab Mera...
17:48 - Sekda Meranti Akui Sering ...
09:44 - SK PTDH 9 PNS di Meranti S...
22:36 - Sebelum Lebaran, Roro Insi...
19:33 - Banyak Anggota Bolos, Rapa...
08:55 - Ikut Berpartisipasi, Hotel...
08:48 - Empat PSU di Meranti, Prab...
06:10 - Kelelahan, Petugas KPPS di...
11:54 - Berbagai Produk Kerajinan ...
19:38 - Sore Tadi Api Lahap Tiga R...
13:08 - Guru di Meranti Lahirkan B...
20:00 - Pertama di Riau, Kepulauan...
19:33 - 700 Warga Meranti Ikuti Di...
17:47 - Pererat Silaturahmi Pasca ...
18:31 - Bupati Meranti Perintahkan...
16:17 - Ketua dan Komisioner KPU M...
15:58 - Lima Sekolah Dasar di Sela...
21:23 - Warga Terindikasi DBD, Din...
20:15 - Hitung Surat Suara hingga ...
15:59 - Disdikbud Meranti Sebut UN...
15:37 - Langka, Sapi Milik Kabag H...
19:20 - Bentuk Solidaritas, Satu P...
10:22 - Tidak Banyak yang Nyoblos,...
16:34 - Usai Nyoblos, Bupati Kepul...
19:34 - Rapat Terakhir, Kondisi Me...
19:09 - Bandel, Wakil Bupati Meran...
 
Pembangunan Jembatan Selat Rengit akan Dilanjutkan dengan Skema Single Year
Sabtu, 16/03/2019 - 06:37:42 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi
TERKAIT:

SELATPANJANG - Pembangunan Jembatan Selat Rengit (JSR) akan dilanjutkan kembali. Kali ini pembangunannya memakai sistem single year.

Sejak terhenti pada tahun 2014 silam, Bupati Irwan Nasir berencana akan melanjutkan pembangunan JSR pada 2016 lalu, namun batal. Kemudian kelanjutan pembangunan kembali direncanakan dilakukan pada tahun 2020.

"Tahun depan pembangunan JSR akan kita lanjutkan kembali. Namun bukan menggunakan sistem tahun jamak, tapi memakai sistem Single Years. Di mana untuk sisi Desa Mekong dibangun menggunakan APBD kita dan sisi Desa Semukut dibangun provinsi," kata Irwan, Jumat (15/3/2019).

Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan Nasir mengatakan untuk melanjutkan pembangunan JSR kembali pemerintah daerah sedang melakukan penghitungan ulang karena setelah dilakukan Review Design terjadi peningkatan biaya.

Proyek Jembatan Selat Rengit merupakan megaproyek yang sebelumnya menelan anggaran Rp447 miliar kini membengkak dan akan menelan biaya sebesar Rp670 miliar.

"Kita sudah menghitung ulang. Nilainya terlalu mahal, kalau mengandalkan APBD kita itu tidak akan kuat, saya sedang mengusahakan agar pembangunan itu di Takeover oleh dana APBN atau mungkin provinsi," kata Irwan.

Irwan menyampaikan kegagalan pembangunan yang rencananya untuk menghubungkan Pulau Tebingtinggi dengan Pulau Merbau itu menjadi pengalaman untuk tidak terulangi. Sehingga, pembangunan ke depannya bisa dilaksanakan dan dituntaskan. Dengan ini, diharapkan program merangkai pulau dan mengentas kemiskinan di Pulau Merbau bisa secepatnya tuntas.

"Jembatan itu harus siap, selain itu bisa dijadikan icon Meranti, juga untuk mengentaskan kemiskinan. Karena kantong kemiskinan paling tinggi di Pulau Merbau," ungkap Irwan.

Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Meranti mengatakan pembangunan JSR perlu dilakukan kembali. Hal itu dilakukan untuk membuka isolasi daerah.

Dikatakannya, Pulau Merbau adalah basis masyarakat miskin di Kepulauan Meranti. Dan rencana pembangunan infrastuktur itu akan menjadi perintis kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di pulau tersebut.

"Untuk mengentaskan kemiskinan terbesar di Kepulauan Meranti perlu dibangun jembatan yang menghubungkan dua pulau. Kita memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut," kata Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Meranti, Darwin Susandi. 

Penulis : Ali Imron
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Dikritik Tarif Data Mahal, Telkomsel Sebut Demi Kelangsungan Layanan
  • BPKAD Kuansing Jamin THR PNS Cair 24 Mei 2019
  • IDI Rohil Kembali Santuni Anak Yatim di Empat Lokasi
  • Pemkab Rohil Adakan Pasar Murah, IRT Langsung Serbu
  • Diskes Rohul Pastikan Belum Ada Temukan Penderita Cacar Monyet di Rohul
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved