Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

19:18 - Satpol PP wanita di Merant...
17:02 - RAPP Turut Sukseskan Festi...
15:17 - Sediakan Layanan 'Petik Ma...
21:12 - Wakil Bupati Meranti Beri ...
15:46 - Di Tengah Lahan Terbakar T...
06:10 - Produk UMKM di Meranti Did...
21:28 - 168 Koperasi Tidak Aktif d...
20:26 - Sediakan Layanan 'Petik Ma...
05:39 - Sejak 2015, Sebanyak 1.48...
14:48 - Bokor Wakili Meranti Ikuti...
21:27 - Disdagprinkop-UKM Meranti ...
18:02 - Meranti Perpanjang Status ...
17:35 - Karhutla Mengganas Picu Ka...
21:04 - Lantunan Takbir Diputar Re...
15:32 - Setelah Dicek, Hewan Kurba...
19:33 - Wabup Meranti: Jabatan Jan...
15:36 - Wartawan di Meranti Kompak...
15:28 - Hormati Idul Adha, Kasatpo...
14:47 - Pemkab Meranti Bagikan 25 ...
10:37 - PT SRL Bersama Lintas Sekt...
13:55 - DKPTPP Meranti Periksa Hew...
11:51 - Pasar Modern Selatpanjang ...
14:34 - Walau Tak Didukung Pemkab,...
17:47 - Melalui BP3TKI, Pemkab Mer...
14:09 - 111 Pejabat Eselon Meranti...
06:57 - Dinas PMD Upayakan Bantuan...
18:50 - Posyantekdes Bina Maju Wak...
14:19 - Kepulauan Meranti Tutup Iz...
13:12 - Kunjungan Kepala BNPB RI, ...
13:05 - Satpol PP Meranti Gelar Pa...
22:14 - Kepulauan Meranti Jadi Mod...
22:09 - Pemcam Tebing Tinggi Bersa...
19:08 - Pemerintah Optimis Bulan I...
21:18 - Penuhi Bantuan Benih Ikan,...
15:36 - Wakil Bupati Meranti Surve...
21:28 - Rosihan, Pemuda Meranti Wa...
20:01 - Sapa Warga Kurang Mampu, P...
16:34 - Dinsos P3APPKB Bantah Pern...
13:04 - Kisah Dokter Hewan di Mera...
17:31 - Baru Sandang Gelar KLA, di...
20:53 - Papan Astaka dan Bazar MTQ...
20:14 - Jumlah Penduduk Meranti Me...
21:36 - Penyelidikan Kasus Dugaan ...
10:10 - MTQ XI Kepulauan Meranti D...
15:41 - Bupati Meranti Terima Peng...
10:07 - Sekda Meranti Harapkan Jag...
22:05 - Hafizan Kholil Pengidap Ke...
19:52 - Tepat Waktu, Meranti Dapa...
20:08 - Pelaku IKM Meranti Ikuti S...
19:42 - Waduh, Oknum ASN Meranti A...
 
Sertifikat Tanah Belum Terbit
Pembangunan Dermaga Desa Semukut Pulau Merbau Terkendala
Kamis, 28/06/2018 - 18:55:08 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi
TERKAIT:

SELATPANJANG - Proses pembangunan dermaga di Desa Semukut Kecamatan Pulau Merbau masih mengalami kendala.

Diduga yang menjadi penyebabnya adalah belum terbitnya sertifikat hak milik tanah Pemkab dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Meranti. 

Akibat lamanya proses penerbitan sertifikat di BPN Meranti itu pemerintah belum bisa melanjutkan pembangunan pelabuhan itu dimana dana pembangunan yang bersumber pusat syaratnya harus mengantongi sertifikat.

Terkendalanya pembangunan akibat belum diterbitkan sertifikat bukan hanya kali ini terjadi. Tahun lalu pembangunan Dorak Port juga mengalami hambatan ketika belum terbitnya sertifikat tanah Pemda dari BPN terhadap tanah yang sudah diganti rugi.

Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Meranti, Dr H Arready mengatakan bahwa terhambatnya proses pembangunan dermaga tersebut bukan karena masalah sertifikasi lahan, namun karena material utama seperti tiang pancang masih dipesan oleh pihak kontraktor.

"Sertifikat sudah diurus, saat ini progresnya pihak kontraktor sedang menunggu pesanan material utama yakni tiang pancang," kata Arready, Selasa (26/6/2018).

Sementara itu angota Komisi A DPRD Kepulauan Meranti, Ardiansyah mengatakan bahwa permasalahan terhambatnya pembangunan akibat belum diterbitkan sertifikat lahan sangat sering terjadi, untuk itu pihaknya berharap BPN selaku pihak yang mengeluarkan sertifikat untuk segera menyelesaikannya.

"Permasalahan seperti ini paling sering terjadi di Meranti. Untuk itu kami minta BPN untuk segera menyelesaikan ini. BPN harus bijak, kalau tidak daerah bisa rugi jika pelaksanaan pembangunan ini terhambat," kata Ardiansyah.

Politisi PAN ini juga mempertanyakan kepada pihak BPN terkait lambatnya proses penerbitan sertifikat yang menjadi kunci kelanjutan pembangunan dermaga itu.

"Kita akan panggil hearing BPN dan mendengarkan apa yang menjadi penyebabnya," kata Ardiansyah lagi.

Sementara itu Kepala TU Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Meranti, Joko mengatakan keterlambatan itu disebabkan adanya  mutasi beberapa kepala bidang di kantornya.

"Iya itu karena ada beberapa pegawai kita yang dimutasi, makanya agak terlambat, sekarang berkasnya sudah di Pekanbaru," kata Joko singkat.

Pembangunan Dermaga Desa Semukut Kecamatan Pulau Merbau sendiri dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang menelan anggaran sebesar Rp4,3 miliar yang penandatanganan kontraknya sudah dimulai sejak 3 Mei 2018 lalu. 

Penulis: Ali Imroen
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Sekda Rohil Pimpin Upacara HUT ke-58 Pramuka
  • Era Quad-Camera 64MP Telah Datang, Realme Adakan Camera Innovation Event di Indonesia
  • Keseruan Bocah di Perumahan Griya Setia Persada Rayakan HUT ke-74 RI
  • Tim Penilai HKG Provinsi Akui Pengrajin Olahan Air Enau Binaan UP2K Sakura Desa RTB Cukup Bagus
  • Aksi Bela Pertamina, SP-KMP RU II Dumai Tuntut Pertahankan Bisnis LNG, Rebut Blok Corridor
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved