Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

04:47 - Selama Ramadan, ASN Merant...
20:03 - Para Kades dan BNPB Apresi...
13:45 - Employee Volunteering Prog...
11:08 - Pemkab Meranti Buka 248 Fo...
09:58 - Lahan RSUD Meranti Digugat...
23:25 - Pemkab Meranti Minta BPN P...
10:54 - Tanjung Padang Jadi Masyar...
15:36 - Rekor Double Hattrick, Kep...
10:43 - DPRD Minta Pemkab Meranti ...
14:22 - Sebut Keuangan Daerah Stab...
12:55 - Antisipasi Terorisme, Pemu...
14:41 - Dengan e-Sagu, PNS Meranti...
16:31 - Disdukcapil Meranti Buka S...
14:30 - Pendemo Tuntut Pemkab Mera...
08:50 - Pemkab Meranti Segera Real...
14:35 - Ratusan Muslim Meranti Gel...
17:26 - Sekda Meranti Lantik 177 P...
10:36 - Pejabat Pemkab Meranti Dim...
20:59 - Pemkab Meranti Alokasikan ...
21:20 - Limbah Pasar Modern Selatp...
11:03 - Situs Resmi Pemkab Meranti...
15:38 - Hasil UN di Meranti Bakal ...
12:57 - Bupati dan Ketua DPRD Mera...
14:16 - SPSI Minta Upah Buruh di M...
14:25 - Banyak Timbangan yang tak ...
05:47 - Diduga Curang, FLS2N Meran...
20:56 - Baru Dibangun, Plafon Pusk...
18:49 - Tiga Desa di Meranti Ini J...
13:22 - Program Desa Bebas Api Bua...
19:16 - Lahan Tak Bersertifikat, P...
11:45 - BPBD Meranti Salurkan Bant...
15:27 - Pemilik Swalayan Top 99 Di...
15:39 - Pembangunan Proyek di Mera...
10:33 - Dinilai Sukses Kembangkan ...
16:18 - Baru Menjabat, Kadis Perik...
10:18 - Selain Kemiskinan, Subside...
11:18 - Berbeda dengan Puslabfor M...
20:21 - Ribuan Hektare Hutan Mangr...
13:51 - Konsisten Bantu Masyarakat...
18:41 - Bupati Berang Lihat Sampah...
15:17 - Minim Kucuran Anggaran, Wa...
12:12 - Dikritik Lakukan Sidak dan...
11:55 - BBPOM Sidak Barang Tanpa I...
15:10 - Duh, Bidan dan Petugas Keb...
16:11 - RAPP Bangun Depot Air Minu...
16:37 - Jembatan Desa Tanjung Pada...
10:23 - Deklarasi Anti Hoaks, Kapo...
19:03 - Pakai Nomor Registrasi BPO...
14:12 - Bercacing, Ikan Sarden Far...
05:47 - Tiga Unit Mesin Pembangkit...
 
Bupati Berang Lihat Sampah Berserakan di Pasar Modern Selatpanjang
Selasa, 03/04/2018 - 18:41:10 WIB
Bupati tinjau Pasar Modern Selatpanjang.
Bupati tinjau Pasar Modern Selatpanjang.
TERKAIT:
 
  • Selama Ramadan, ASN Meranti Dilarang Tinggalkan Tempat Kerja
  • Pemkab Meranti Buka 248 Formasi CPNS Tahun 2018
  • Lahan RSUD Meranti Digugat Ahli Waris
  •  

    SELATPANJANG - Dalam kunjungannya ke Pasar Modern Selatpanjang, Selasa (3/4/2018) Bupati Kepulauan Meranti sempat berang.

    Dalam kunjungannya bupati didampingi Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten Kepulauan Meranti, M Azza Fachroni dan Kabag Humas, Helfandi MSi.

    Kemarahan orang nomor satu di kabupaten berjuluk negeri sagu tersebut lantaran saat dia melakukan kunjungan, ia melihat sampah yang berserakan di lantai pasar.

    Bupati mengatakan sampah yang berserakan ini sangat mengganggu pemandangan para pengunjung yang ingin berbelanja

    "Bagaimana pembeli mau datang, jika sampah berserakan seperti ini, tolong sampah ini dibersihkan dan dibuang pada tempatnya," kata bupati.

    Bupati juga mengatakan selain berjualan, para pedagang juga harus menjaga kebersihan, agar pasar kelihatan bersih.

    "Kalau sampah berserakan seperti ini kan jorok, pedagang tahu nya jangan untung saja, tapi tidak mau jaga kebersihan, kalau kondisinya seperti ini usahkan pembeli, saya saja tak mau ke pasar," kata bupati lagi.

    Kedepannya bupati mengharapkan seiring dengan ditingkatkannya fasilitas pasar Modern, maka pedagang diharapkan untuk turut menjaga kebersihan dan aset pasar yang dibangun pada tahun 2013 itu.

    "Kedepannya, semua pedagang hendaknya menjaga kebersihan. Bagaimana kami mau memperbaiki fasilitas, pedagang saja tak mau menjaga kebersihan," ungkap bupati.

    Berbeda hal dengan yang diungkapkan pedagang, bahwa sampah ini sengaja dibiarkan berserakan, setelah waktu jualan berakhir, maka akan ada petugas kebersihan pasar yang membersihkannya.

    "Sampah ini sengaja dibiarkan berserakan, karena setelah habis berjualan nanti ada petugas yang membersihkannya, dan esoknya pasar ini kembali bersih," kata Sri,  salah seorang pedagang di Pasar Modren, Selasa (3/4/2018).

    Sri juga mengaku bahwa setiap hari ada petugas dinas yang memungut retribusi harian pasar dan retribusi persampahan dengan harga Rp1000 perlembarnya sebagai retribusi atas lapak dan kebersihan pasar.

    "Setiap hari memang ada petugas yang memberi 2 karcis dan memungutnya Rp1000 perlembar, jadi bukan kami tak mau membersihkan, tapi kami sudah bayar, selain itu disini tidak ada tersedianya tong sampah, jika pun ada lokasinya jauh dari los pasar ini," katanya. 

    Penulis: Ali Imroen
    Editor: Yusni Fatimah

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • PT RAPP Gelar Buka Puasa Bersama Guna Pererat Sillaturrahim dengan Stakeholder
  • Puluhan Peserta MTQ Antar Media Gelar TM di Masjid Ar Rahman
  • Oknum ASN di Siak Langgar Netralitas Pilkada
  • Bupati Minta Seluruh Elemen Dukung Program dan Kebijakan Pemkab Rohul
  • Lanal Dumai Tangkap Kapal Muatan 700 Ballpress
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved