Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

18:05 - APBD 2019 Meranti Dipredik...
19:34 - Bupati Meranti: Kita Tidak...
16:35 - 43 Petani Pulau Padang Iku...
22:27 - Naik 8,03 Persen, UMK Mera...
19:16 - Sekda Berharap Sagu Merant...
22:20 - TP4D Gelar Bimtek Kelola K...
20:24 - 355 Berkas Pelamar CPNS Me...
15:22 - Warga Dua Desa di Pulau Pa...
14:47 - Hari Ini Terakhir Pendafta...
15:10 - Dibangun Tahun Depan, Pemb...
06:37 - Pokir Anggota DPRD Meranti...
16:43 - Dolar Naik, Harga Sagu Men...
17:44 - Lantik 58 Pejabat Eselon I...
17:16 - Pembangunan Jalan di Meran...
14:26 - Di Meranti, Jalan Dibangun...
06:59 - Desa Kundur Masuk Nominasi...
15:49 - Satu Desa di Meranti Ogah ...
22:06 - PT Timah Kembali Salurkan ...
19:20 - Menata dan Memperindah Kot...
19:57 - APBD-P Kepulauan Meranti 2...
18:46 - BKD Meranti Temukan Banyak...
20:14 - Penyampaian Nota Keuangan,...
19:06 - Hibahkan Lahan untuk Kanto...
16:50 - Kirab GP Ansor Riau di Mer...
17:45 - Akui Kecolongan, BPPRD Mer...
13:55 - Latih Wirausaha Muda Pasar...
12:26 - Tersandung Kasus Narkoba, ...
12:06 - Operasi Mantap Brata di Ke...
19:38 - Tiga Desa di Meranti Raih ...
16:58 - Bupati Meranti Ajak Masyar...
20:47 - Pendistribusian ZCD Baznas...
20:13 - 81 Jemaah Haji Tiba dengan...
07:46 - 81 Jemaah Haji Meranti Tib...
17:34 - Terjebak Sistem Ijon, Peng...
18:08 - Sarat Muatan, Kapal Pembaw...
19:25 - Diajukan 248, Kuota CPNS M...
07:25 - Bupati Meranti dan Siak Ra...
15:28 - Tersangkut Korupsi, 7 PNS ...
15:00 - Izin HO Dicabut, PAD Meran...
11:19 - Pencanangan Imunisasi MR, ...
10:16 - Jembatan Pelantar Ambruk, ...
19:00 - 9 ASN Meranti Dikirim Ikut...
10:19 - Disdukcapil Meranti sudah ...
14:26 - Dalam Sehari, 5 Hektare La...
13:18 - KPA di Meranti Diinstruksi...
07:33 - BPBD Meranti Butuh Tambaha...
10:41 - 6 Rumah di Selat Panjang D...
14:26 - Belum Rampung, Proyek Jala...
14:07 - Ratusan Warga Selat Panjan...
13:46 - Di Sinilah Awalnya Bendera...
 
Bupati Berang Lihat Sampah Berserakan di Pasar Modern Selatpanjang
Selasa, 03/04/2018 - 18:41:10 WIB
Bupati tinjau Pasar Modern Selatpanjang.
Bupati tinjau Pasar Modern Selatpanjang.
TERKAIT:

SELATPANJANG - Dalam kunjungannya ke Pasar Modern Selatpanjang, Selasa (3/4/2018) Bupati Kepulauan Meranti sempat berang.

Dalam kunjungannya bupati didampingi Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten Kepulauan Meranti, M Azza Fachroni dan Kabag Humas, Helfandi MSi.

Kemarahan orang nomor satu di kabupaten berjuluk negeri sagu tersebut lantaran saat dia melakukan kunjungan, ia melihat sampah yang berserakan di lantai pasar.

Bupati mengatakan sampah yang berserakan ini sangat mengganggu pemandangan para pengunjung yang ingin berbelanja

"Bagaimana pembeli mau datang, jika sampah berserakan seperti ini, tolong sampah ini dibersihkan dan dibuang pada tempatnya," kata bupati.

Bupati juga mengatakan selain berjualan, para pedagang juga harus menjaga kebersihan, agar pasar kelihatan bersih.

"Kalau sampah berserakan seperti ini kan jorok, pedagang tahu nya jangan untung saja, tapi tidak mau jaga kebersihan, kalau kondisinya seperti ini usahkan pembeli, saya saja tak mau ke pasar," kata bupati lagi.

Kedepannya bupati mengharapkan seiring dengan ditingkatkannya fasilitas pasar Modern, maka pedagang diharapkan untuk turut menjaga kebersihan dan aset pasar yang dibangun pada tahun 2013 itu.

"Kedepannya, semua pedagang hendaknya menjaga kebersihan. Bagaimana kami mau memperbaiki fasilitas, pedagang saja tak mau menjaga kebersihan," ungkap bupati.

Berbeda hal dengan yang diungkapkan pedagang, bahwa sampah ini sengaja dibiarkan berserakan, setelah waktu jualan berakhir, maka akan ada petugas kebersihan pasar yang membersihkannya.

"Sampah ini sengaja dibiarkan berserakan, karena setelah habis berjualan nanti ada petugas yang membersihkannya, dan esoknya pasar ini kembali bersih," kata Sri,  salah seorang pedagang di Pasar Modren, Selasa (3/4/2018).

Sri juga mengaku bahwa setiap hari ada petugas dinas yang memungut retribusi harian pasar dan retribusi persampahan dengan harga Rp1000 perlembarnya sebagai retribusi atas lapak dan kebersihan pasar.

"Setiap hari memang ada petugas yang memberi 2 karcis dan memungutnya Rp1000 perlembar, jadi bukan kami tak mau membersihkan, tapi kami sudah bayar, selain itu disini tidak ada tersedianya tong sampah, jika pun ada lokasinya jauh dari los pasar ini," katanya. 

Penulis: Ali Imroen
Editor: Yusni Fatimah

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Mendengar Lebih Dekat Masukan Pelanggan, Garuda Indonesia Layani Langsung Penumpang di Pesawat
  • Sudah P21, Tersangka Dugaan Korupsi RTH Diminta segera Diadili
  • Pasutri Tewas Setelah Makan Ayam, Ternyata Gara-gara Cara Chefnya Memasak!
  • Diduga Cabuli Anak Tiri,‎ Petani di Desa Suka Maju Dilaporkan Istri ke Polsek Tambusai
  • Guru Wanita Dianiaya Wali Murid saat Mengajar, Siswa-siswi Ngamuk Serbu Pelaku
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved