Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

21:18 - Meranti Berpotensi Jadi Ko...
19:38 - Kasus DBD di Meranti, Satu...
20:23 - 337 Sertifikat PTSL Dibagi...
17:01 - Mayat yang Hanyut di Laut ...
20:10 - Jalan Pramuka akan Tambah ...
19:21 - Segera Rampung, Pelabuhan ...
15:19 - Pendapatan Denda Atas Pind...
17:47 - Pemkab Meranti Keluarkan S...
16:41 - Bupati Meranti Sebut Nilai...
16:28 - Penyerahan DPA Tahun Angga...
16:46 - Kofisel Meranti Gelar Pame...
15:25 - 235 Pejabat Eselon Kepulau...
10:48 - Peserta Tes Kesehatan CPNS...
21:54 - Ini Jadwal Pemeriksaan Kes...
21:13 - Pilkades Serentak Kepulaua...
16:20 - DPW FPI Kepulauan Meranti ...
21:17 - Sesuaikan dengan Kebijakan...
20:26 - Tingkatkan Persaingan UMKM...
12:51 - BKD Meranti: Tak Lengkapi ...
21:01 - DKPTPP Meranti Buka Rekrut...
17:22 - Hasil Tes CPNS Meranti Diu...
17:17 - BKD Meranti sudah Tugaskan...
15:37 - Tahun Ini, NJOP PBB Dua Ke...
12:29 - Masuki Musim Kemarau, BPBD...
19:49 - Dana Desa Meningkat, Bupat...
17:15 - Konsep Waterfront City, So...
14:56 - Pemkab Meranti Targetkan K...
20:08 - Sanksi Terlalu Berat dan T...
14:44 - Pokir dan Rencana Program ...
17:48 - Tahun Ini Puluhan Pamsimas...
20:54 - PWI Meranti Umumkan Pemena...
20:36 - Bupati Meranti akan Terima...
20:43 - Perekaman e-KTP Serentak N...
11:32 - Kampung Kami Tak Terisolir...
19:53 - Tabrakan Maut Sepeda Motor...
19:52 - Tingkatkan Kualitas Kopi L...
19:35 - Pembangunan Jembatan Selat...
19:32 - Hormati Keputusan Mendagri...
18:53 - RSUD Meranti Kini Dilengka...
17:43 - Sampaikan Pidato Hari Jadi...
20:45 - Meriahkan Hari Jadi ke-10 ...
19:47 - Keterbukaan Informasi Publ...
16:37 - DIPA Meranti Tahun 2019 Be...
17:59 - Disdukcapil Meranti Musnah...
07:47 - HUT Meranti dan Sagu, Sekd...
18:27 - Disperindagkop UKM Meranti...
17:36 - Agar Tidak Menumpuk, DLH M...
19:33 - Pawai Ta'aruf Kepulauan Me...
15:37 - Jennika, Atlet Wanita Mera...
18:48 - Tiga Peserta SKB CPNS Mera...
 
Pakai Nomor Registrasi BPOM Palsu, Sarden Merk Golden Champ Dimusnahkan
Selasa, 20/03/2018 - 19:03:58 WIB
Pemusnahan Sarden Golden Champ.
Pemusnahan Sarden Golden Champ.
TERKAIT:
 
  • Meranti Berpotensi Jadi Kota Jaringan Gas
  • Kasus DBD di Meranti, Satu Balita Dirawat
  • 337 Sertifikat PTSL Dibagikan ke Masyarakat Rangsang
  •  

    SELATPANJANG - Setelah menemukan Ikan sarden merek Farmerjack yang mengandung Cacing Gilig, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru kembali menemukan produk ikan kaleng yang mencantumkan nomor registrasi BPOM palsu. 

    Hal tersebut diketahui saat petugas BBPOM Pekanbaru melakukan pengawasan produk makanan dan minuman ilegal di swalayan di Jalan Rintis, Kota Selatpanjang, Kepulauan Meranti.

    Saat dicek di aplikasi BPOM RI, nomor registrasi BPOM RI yang tertera di kemasan ikan kaleng bermerek Golden Champ tersebut ternyata tidak terdaftar. 

    "Ada 38 kaleng yang kami temukan. Saat kami cek di aplikasi BPOM, ternyata nomor registrasinya tidak muncul, biasanya memang kami berkerja berdasarkan ini," ujar Seksi Pengawas BBPOM Pekanbaru, Rita Aristia, Selasa (20/3/2018).

    Ia memastikan, nomor registrasi BPOM RI yang tercantum dalam kemasan ikan kaleng dengan nomor BPOM RI ML 517117012037 adalah palsu dan ilegal. Selain palsu, dalam kemasan ikan kaleng yang dikemas oleh perusahaan asal Singapura tersebut juga tidak mencantumkan nama produsen dan importirnya. 

    Terkait temuan tersebut kata Rita, pihaknya akan melaporkannya ke BPOM RI agar ditindaklanjuti.

    "Sebenarnya ini merupakan pemalsuan terhadap nomor izin edar, kami akan laporkan kasus ini ke BPOM RI agar bisa ditelusuri importirnya," ujar Rita Aristia.

    Terhadap barang temuan ilegal tersebut, BBPOM Pekanbaru langsung melakukan pemusnahan.

    "Produk ikan kaleng ilegal yang ditemui di swalayan kami musnahkan dengan cara menuangkannya dalam lubang dan dikubur. Sementara itu untuk distributornya belum kami ketahui pemiliknya, karena mereka terkesan menutupi, namun nanti kita akan turun lagi," ujar Rita.

    Selain menemukan produk palsu, BBPOM juga mengatakan menemukan belasan dus makanan ringan yang sudah kadaluarsa. Belasan dus tersebut ditemukan BBPOM bersama Diskes dan Disperindagkop UKM di gudang sembako di Jalan Kartini, Kecamatan Tebingtinggi. Seluruh produk tersebut kata Rita langsung dimusnahkan di Kantor Disperindgkop UKM Kabupaten Kepulauan Meranti.

    Penulis: Ali Imroen
    Editor: Yusni Fatimah

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Geger, Penemuan Mayat Wanita Hangus Terbakar, Leher dan Tangan Terikat
  • Hendak Transaksi Ganja, Polres Pelalawan Berhasil Amankan Pelaku
  • Lorenzo Kembali Masuk Rumah Sakit Jelang Peluncuran Tim
  • Punya Wajah Mirip Pasangan Berarti Jodoh, Benarkah?
  • Delapan Pasukan Afghanistan Tewas Akibat Ledakan Bom Mobil
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved