Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

19:34 - Bupati Meranti: Kita Tidak...
16:35 - 43 Petani Pulau Padang Iku...
22:27 - Naik 8,03 Persen, UMK Mera...
19:16 - Sekda Berharap Sagu Merant...
22:20 - TP4D Gelar Bimtek Kelola K...
20:24 - 355 Berkas Pelamar CPNS Me...
15:22 - Warga Dua Desa di Pulau Pa...
14:47 - Hari Ini Terakhir Pendafta...
15:10 - Dibangun Tahun Depan, Pemb...
06:37 - Pokir Anggota DPRD Meranti...
16:43 - Dolar Naik, Harga Sagu Men...
17:44 - Lantik 58 Pejabat Eselon I...
17:16 - Pembangunan Jalan di Meran...
14:26 - Di Meranti, Jalan Dibangun...
06:59 - Desa Kundur Masuk Nominasi...
15:49 - Satu Desa di Meranti Ogah ...
22:06 - PT Timah Kembali Salurkan ...
19:20 - Menata dan Memperindah Kot...
19:57 - APBD-P Kepulauan Meranti 2...
18:46 - BKD Meranti Temukan Banyak...
20:14 - Penyampaian Nota Keuangan,...
19:06 - Hibahkan Lahan untuk Kanto...
16:50 - Kirab GP Ansor Riau di Mer...
17:45 - Akui Kecolongan, BPPRD Mer...
13:55 - Latih Wirausaha Muda Pasar...
12:26 - Tersandung Kasus Narkoba, ...
12:06 - Operasi Mantap Brata di Ke...
19:38 - Tiga Desa di Meranti Raih ...
16:58 - Bupati Meranti Ajak Masyar...
20:47 - Pendistribusian ZCD Baznas...
20:13 - 81 Jemaah Haji Tiba dengan...
07:46 - 81 Jemaah Haji Meranti Tib...
17:34 - Terjebak Sistem Ijon, Peng...
18:08 - Sarat Muatan, Kapal Pembaw...
19:25 - Diajukan 248, Kuota CPNS M...
07:25 - Bupati Meranti dan Siak Ra...
15:28 - Tersangkut Korupsi, 7 PNS ...
15:00 - Izin HO Dicabut, PAD Meran...
11:19 - Pencanangan Imunisasi MR, ...
10:16 - Jembatan Pelantar Ambruk, ...
19:00 - 9 ASN Meranti Dikirim Ikut...
10:19 - Disdukcapil Meranti sudah ...
14:26 - Dalam Sehari, 5 Hektare La...
13:18 - KPA di Meranti Diinstruksi...
07:33 - BPBD Meranti Butuh Tambaha...
10:41 - 6 Rumah di Selat Panjang D...
14:26 - Belum Rampung, Proyek Jala...
14:07 - Ratusan Warga Selat Panjan...
13:46 - Di Sinilah Awalnya Bendera...
12:07 - Bupati Meranti Kukuhkan Pa...
 
Diekspor Tanpa Merek, Produk Asal Meranti, Riau Malah Dilabeli Negara Tujuan
Jumat, 09/02/2018 - 19:15:56 WIB
Kue semprong.
Kue semprong.
TERKAIT:

SELATPANJANG - Produk makanan asal Kepulauan Meranti Provinsi Riau sudah sejak lama meramaikan pangsa pasar ekspor antar negara di Asia.

Salah satu kuliner tradisional, Kue Semprong atau dalam bahasa setempat sering disebut Kue Napal, merupakan salah satu usaha panganan yang cukup berkembang di Kota Selatpanjang, Kepulauan Meranti. Di kota ini usaha produksi kue ini mampu menyerap ratusan tenaga kerja tempatan.

Kue semprong di Selatpanjang justru penggemar terbesarnya adalah warga Singapura, Malaysia, dan Hongkong.

Kue Semprong ini memiliki keunggulan yang menjadi nilai jual tersendiri. Hampir semua tempat usaha mengekspor kue hasil produksinya ke beberapa negara Asia. 

Untuk pengiriman, kue ini dimasukkan kedalam toples plastik yang didatangkan langsung dari Malaysia atau Singapura dan Hongkong. Setiap toples ini berisi sekitar 100 batang, baru kemudian disusun kembali kedalam kotak besar yang bisa memuat sebanyak 12 toples. Rumah produksi kue ini bisa mengekspor ratusan kotak setiap bulannya, kue ini dibawa dengan menggunakan kapal dari Selatpanjang langsung menuju Singapura ataupun Malaysia. 

Hal yang aneh terlihat, dimana di kotak maupun toples tidak ada brand atau label yang mengatasnamakan produk asal Selatpanjang ataupun Kepulauan Meranti.

Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kepulauan Meranti, Muzamil Baharuddin mengatakan tidak adanya label dan brand pada produk asal Kepulauan Meranti sudah terjadi sejak lama, sedangkan produk asal negeri penghasil sagu itu sudah menembus pasar ekspor.

"Produk asal Meranti seperti kue Semprong itu sudah sejak lama menembus pasar ekspor, namun produk tersebut sengaja tidak di beri label negeri asal melainkan akan dilabeli oleh negara tujuan. Disana sudah ada yang siap menampungnya, kalau di Singapura setiap toplesnya dibayar dengan harga 4-5 Dolar," kata Muzamil, Jumat (9/2/2018).

Wakil ketua DPRD ini akan mengambil langkah selanjutnya untuk menyelamatkan produk asal Meranti agar tidak diakui oleh negara lain.

"Produk asal Kepulauan Meranti harus ada branded, agar tidak diakui oleh negara lain. Langkah dan upaya yang akan kita lakukan nantinya adalah berkoordinasi dengan pihak terkait, agar permasalahan ini tidak terjadi berlarut larut. Adapun kelemahan produk kita itu belum adanya sertifikasi halal dan sertifikasi BPPOM, dan itu nanti akan kita urus," kata Muzamil lagi.

Sebelumya Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir meminta kewajiban memasang label ''Meranti'' harus dilaksanakan oleh semua pihak. Bukan hanya industri berskala besar, tapi juga skala kecil hingga produk rumah tangga, dia juga mengingatkan agar dinas terkait meneruskan kepada pihak pengusaha dan terus melakukan sosialisisasi.

''Banyak produk kita dijual ke daerah lain baik di Sumatera hingga Jawa, tapi belum menyebutkan produksi Meranti. Kedepan ini harus terus diawasi, apalagi untuk produk ekspor,'' tegasnya.

Selain kue semprong yang sudah menembus pasar internasional, ada juga arang kayu bakau asal Kepulauan Meranti yang juga tidak memasang label produksi Meranti, namun arang yang juga di ekspor ke Singapura dan Malaysia itu malah dilabeli negara tujuan ekspor. 

Penulis: Ali Imroen
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Telkomsel Hadirkan Liga Mobile Legend Berhadiah Total 2 Miliar
  • Rumah Zakat Raih Penghargaan ICSB Indonesia Presidential Award 2018, Kategori Business Practicioner
  • Demi Kemajuan, Indonesia Harus Lakukan Revolusi Pendidikan 4.0
  • “AXIS Pop-Up Station” Hadir untuk Anak Muda di Pekanbaru
  • Cegah Bahaya LGBT, Wabup Alfedri Instruksikan Disdikbud Taja Sosialisasi
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved