HalloIndonesia
BREAKING NEWS :
Vaginismus, Tubuh "Menolak" untuk Bercinta, Seperti Apa Gejalanya?
 
BPOM Sebut Berbahaya, Ini Tanggapan Brand Lipstik Terkenal QL
Jumat, 16/11/2018 - 17:06:47 WIB
 Produk kosmetik QL yang ditarik dari peredaran. FOTO: Detik
Produk kosmetik QL yang ditarik dari peredaran. FOTO: Detik
TERKAIT:
 
  • BPOM Sebut Berbahaya, Ini Tanggapan Brand Lipstik Terkenal QL
  • Susu Kental Manis Populer di Zaman Perang Sipil Amerika, Ini Ide Awal Pembuatannya
  •  

    JAKARTA - Beberapa hari lalu Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkap temuan produk kosmetik ilegal senilai Rp 112 miliar sepanjang 2018. Jenisnya beragam mulai dari lipstik, pensil alis, hingga eyeshadow. Termasuk ada temuan pewarna tekstil merah K3 di produk lipstik brand QL.

    Mengenai hal tersebut Marketing Manager QL, Ariyanto, dalam klarifikasinya menyebutkan bahwa pihak QL sudah mengikuti berbagai prosedur dari BPOM guna memastikan produknya aman.

    "Begini semua jalur, proses, prosedur, dari BPOM sudah kami jalankan. Mangkanya ketika berita ini muncul (rilis produk bermasalah), kami agak keberatan," ujarnya kepada detikhealth saat ditemui di Pluit, Jakarta Utara, Jumat (16/11/2018).

    Menurut Ariyanto pihaknya sudah melakukan penarikan produk bermasalah sejak Mei sampai Agustus 2018.

    "Untuk penarikan, kami menerima surat dari BPOM dan pada tanggal empat Mei, langsung kami minta surat ke distributor untuk penarikan produk. Dan tentunya mekanisme penarikan produk tidak gampang, apalagi produk kita sudah tersebar di Indonesia," katanya.

    Dia menjelaskan penarikan produknya sudah melalui prosedur BPOM hingga proses pemusnahan produk.

    "Prosesnya kami menarik produk-produk kami lewat distributor, lalu dikirim ke distributor regional, dan dari regional dikirim ke Jakarta, baru akhirnya di pabrik. Kemudian kita menunggu dari BPOM untuk instruksi pemusnahan, karena cuman BPOM yang mempunyai wewenang hal tersebut," ujarnya.

    Dengan kata lain, temuan zat merah K3 yang terdapat di produk kosmetik brand QL menurut Ariyanto itu sudah ranah BPOM.

    "Kami tidak tahu ada kandungan merah K3 di lipstik kami. Itu kan hasil lab dari mereka. Istilahnya begini fungsi dari BPOM adalah membimbing, mengarahkan, dan membina sesuai standart nya. Intinya dari kami, apapun yang diminta dari BPOM kami ikutin," tutupnya.(*)



    Tags:



    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Vaginismus, Tubuh "Menolak" untuk Bercinta, Seperti Apa Gejalanya?
  • Luar Biasa, Surfer Filipina Pilih Selamatkan Atlet Indonesia dan Lupakan Emas yang Hampir Diraih
  • Musim Hujan, Masyarakat Inhu Diimbau Waspada Banjir
  • 10.376 Orang Terjangkit HIV di Riau Belum Terdeteksi
  • Kakek 72 Tahun Perkosa Nenek 87 Tahun hingga Pingsan, Kabur saat Kepergok
  •  
    Komentar Anda :

     
     


    Minuman Manis Bikin Anak Perempuan Cepat Puber
    Peran Luar Biasa Ikan untuk Diet Ibu HamilMinum Banyak Air Kelapa Bisa Bikin Diabetes?Stroke Juga Menyerang Anak-anakBegini Cara Cegah Bau Mulut saat PuasaTips Puasa Sehat Kerja Lancar & Tetap SemangatPenyakit Maag dan Berpuasa
     
    Potret Lensa
    Penyerahan Hadiah Pemenang Doorprize
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved