BREAKING NEWS :
Dua ASN Dispora Riau Didakwa Rugikan Negara Rp2,24 Miliar
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA +

16:44 - Jelang UN SMK di Kuansing,...
15:36 - Sudah Lima Bulan, Alat Ber...
13:42 - Berakhir 8 Hari Lagi, Baru...
13:59 - DAK Fisik dan Dana Desa Ku...
11:30 - Diikuti Hampir 1.000 Peser...
16:56 - IWARA RAPP Bagikan Ratusan...
11:32 - Desa Kebun Lado di Kuansin...
21:58 - ASN Pemkab Kuansing Mulai ...
20:58 - BIMBO Foundation Gelar Pen...
20:49 - Hadiri Tablig Akbar, Andi ...
11:27 - Dalam Dua Hari Ini, SK CPN...
19:09 - Sri Yulia Diajukan Gantika...
16:03 - BKPP Kuansing Masih Belum ...
15:26 - Diikuti 264 Siswa, Disdikp...
06:27 - Dewan Minta Kuansing Harus...
21:04 - DPRD Kuansing Konsultasi k...
20:32 - Viralkan Objek Wisata, PWI...
21:22 - Pemkab Kuansing akan Kemba...
14:27 - Tas PNS di Kuansing Digasa...
20:52 - KPU Kuansing Segera Pindah...
21:17 - Tahun Ini, Pengadaan Bibit...
12:32 - Perbaikan Lantai Jembatan ...
15:37 - Diduga Tengah Asyik Pesta ...
06:05 - Pemkab Kuansing segera Ter...
21:45 - Jalan Rusak Parah, Warga 7...
13:47 - Usai Diresmikan, Bupati Be...
12:32 - Bupati Kuansing Usulkan Pe...
09:28 - Disdukcapil Catat 11 Warg...
10:47 - Masyarakat Sikijang dan Lo...
07:01 - Bupati Kuansing Apresiasi ...
19:35 - DPRD Kuansing Minta Dinas ...
11:48 - Akses Menuju Tiga Desa, Ca...
20:17 - Bupati Ajak Masyarakat Kua...
17:48 - Puji Pacu Jalur, Luhut: Ti...
16:09 - Warga Gunung Toar Peroleh ...
14:43 - Luhut Kaget Ada Proyek Nas...
12:14 - Bupati Kuansing Minta Duku...
10:48 - Setelah 7 Tahun Anjlok, Lu...
10:07 - Luhut Sebut Pemerintah Tak...
09:49 - Bagikan 5.405 Sertifikat T...
19:35 - Peduli Sesama, Pemuda Bata...
22:14 - Pembagian Sertifikat Tanah...
20:12 - Kedatangan Luhut Binsar Pa...
15:57 - Aktivitas Galian C di Kuan...
14:12 - Penerapan Single Salary, G...
 
Sebelum Hearing dengan DPRD, Sempat Terjadi Kisruh Pembahasan TPP di Kantor Bupati Kuansing
Sabtu, 02/03/2019 - 11:41:14 WIB
Ketua Komisi A DPRD Kuansing Musliadi pimpin hearing.
Ketua Komisi A DPRD Kuansing Musliadi pimpin hearing.
TERKAIT:
 
  • Dewan Tuding Bantuan Dana Hibah Tidak Jelas dan Tidak Tepat Sasaran
  •  

    TELUK KUANTAN - Sebelum dilakukan hearing oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuansing ternyata sempat terjadi kisruh antar pejabat saat rapat pembahasan terhadap Tunjangan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) yang digelar Bagian Organisasi.

    "Dari informasi yang kita dapat memang ada terjadi kekisruhan dalam rapat pembahasan masalah TPP di kantor Bupati kemarin,"ujar Ketua Komisi A DPRD Kuansing Musliadi, Jumat (1/3/2019).

    Dikatakan Musliadi, kekisruhan itu terjadi mungkin karena selama ini ada OPD yang biasa menikmati honorarium-honorarium yang cukup besar dan menurut mereka beban kerja mereka lebih besar dari OPD lain, sehingga mereka merasa terganggu dengan kebijakan baru ini.

    "Kita panggil Bagian Organisasi untuk bisa memberikan keterangan apa sebenarnya yang terjadi. Kemudian kita juga minta diberi penjelasan seperti apa mekanisme penyusunan itu kenapa sampai ribut. Dalam hearing tadi Asisten I jawab, sekarang sudah disetarakan sesuai grade OPD itu masing masing," katanya.

    Disampaikan Musliadi, Asisten I Setda tadi juga menegaskan, mulai 2019 ini tidak ada lagi namanya honorarium-honorarium untuk kegiatan di masing -masing OPD yang selama ini terbuang di APBD kita. "Tadi disampaikan ini dihapuskan semua,"pungkasnya.

    Maka kata Musliadi, ke depan dengan dihapusnya honorarium ini bisa dilakukan penghematan. "Karena di Bappeda dan BPKAD termasuk di Sekretariat daerah (Setda) sangat gemuk tunjangannya, ini akan disetarakan," kata Musliadi.

    Bahkan di Bappeda sendiri kata Musliadi, kita nilai tidak wajar, maka dari kemarin dalam verifikasi APBD setiap tahunnya itu menjadi catatan terus oleh Pemerintah Provinsi maupun BPK. "Dalam pembahasan ini sudah kita ingatkan terus menerus, sementara APBD berjalan barang ini masuk lagi,"katanya.

    "Saya katakan beban kerja Bappeda tidak berat, karena hanya menyusun kegiatan Bupati," tegas Musliadi.

    Terkait berapa besaran tunjangan disampaikan Musliadi, ini wajib diperjelas dalam Perbub dan disampaikan kepada publik agar bisa diketahui masyarakat.

    Penulis : Robi Susanto
    Editor : Yusni Fatimah





    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Dua ASN Dispora Riau Didakwa Rugikan Negara Rp2,24 Miliar
  • Jual Mobil Bekas, Harga Tidak Terjun Bebas
  • Singkirkan Perut Buncitmu dengan Olahraga Ini
  • Fenomena Equinox dan Kemarau Bikin Warga Pekanbaru Kepanasan
  • Walau Tarif Naik, Ojol Tetap Bakal Banjir Orderan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved