Hukrim
BREAKING NEWS :
Proyek Fisik PU Riau Mulai Dikerjakan
 
GPAK Laporkan Penggunaan Dana KBR ke Kejaksaan
Selasa, 22/02/2011 - 18:45:25 WIB
Ketua GPAK Inhu, Harmaen menyampaikan laporan ke Kejaksaan Rengat terkait dugaan penyimpangan penggunaan dana KBR di Inhu (Das)
TERKAIT:

RENGAT – Gerakan Pemuda Anti Korupsi (GPAK), melaporkan ke Kejaksaan Rengat dugaan penyimpangan penggunaan dana Kebun Bibit Rakyat (KBR) di Inhu. Program Nasional KBR yang dilaksanakan di Inhu dinilai GPAK
harus diusut secara tuntas.

Kedatangan ketua GPAK Inhu Harmaein selasa (22/2) sekitar pukul 10.45 mendapatkan perhatian dari berbagai kalangan termasuk juga wartawan. Laporan dari Ketua GPAK Inhu tersebut diterima salah seorang sfatt
Kejari Rengat

Ketua Gerakan Pemuda Anti Korupsi (GPAK), Harmaein kepada sejumlah wartawan, Selasa (22/2) di kantor Kejari Rengat  mengatakan, laporan ini disampaikan ke aparat hukum setelah GPAK melakukan uji petik disalah satu
desa/kelurahan yang menjadikan contoh lokasi Kebun Bibit Rakyat (KBR)." Dari uji petik tersebut ,kami menemukan salah satu desa/Kelurahan Sekip Hilir yang sedang memasukan anak getah kedalam pelibit semaian dan bibit tembesi
yang masih keci,l" jelasnya

Seharusnya benih bibit disemai pada bulan Agustus 2010 dan ditanam pada bulan Desember 2010 lalu, dari temuan itu GPAK melaporkan ke aparat hukum

Dikatakan Harmaein, jumlah Kelompok KBR di Kabupaten Indragiri Hulu berjumlah 34 Kelompok Tani, masing-masing kelompok KBR mendapatkan dana sebesar 50 Juta, total dana KBR adalah sebesar 1.7 Milyar

Pejabat Pengelola Teknis Kegiatan (PPTK) , Wastur saat dikonfirmasikan sejumlah wartawan dengan tegas membantah telah terjadi penyimpangan dana KBR di Kabupaten Indragiri Hulu." Tidak benar terjadi penyimpangan dana KBR
sebagaimana yang disampaikan GPAK itu,kita beberapa waktu lalu sudah diperiksa penyidik polres Inhu terkait hal itu,malah saya langsung turun kelapangan bersama Aparat penyidik,' bebernya

Dikatakan, pencairan dana KBR itu dilakukan langsung ke Rekening Kelompok KBR  dari Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BP DAS) Rokan-Indragiri." Sebelum dilakukan pencairan dana, kelompok KBR dan pejabat pembuat komitmen BP DAS Rokan-Indragiri melakukan penandatangan kerjasama untuk mengembangan bibit sesuai rencana usulan Kegiatan Kelompok (RUKK)," jelasnya

Dikatakannya, pencairan dana ke kelompok KBR di Inhu dilakukan dalam 2 tahap pertama dicairkan dana sebesar 15 Juta dan tahap kedua sebesar 35 juta

Kepala Dinas Kehutanan Inhu, Ir Slamet MM ketika dikonfirmasi mengatakan akan segera mengumpulkan para
petani yang mendapatkan bantuan KBR tersebut. Semua permasalahan yang dilaporkan oleh LSM dapat ditanyakan langsung ke petani.

"Dalam minggu ini diharapkan akan dapat dilaksanakan pertemuan dengan petani serta LSM yang sudah melaporkan ke Kejaksaan. Sehingga  dapat diketahui dengan jelas apakah memang sudah terjadi penyimpangan atau tidak, sebab selama ini program tersebut dinilai sudah berjalan sesuai dengan mekanisme dan petunjuk teknis pelaksanaan”
jelas Slamet (Das)

 
Berita Lainnya :
  • Proyek Fisik PU Riau Mulai Dikerjakan
  • Rp26 Miliar untuk Tuntaskan Gedung Daerah Pemkab Bengkalis
  • Mayat Pria Membusuk Ditemukan di Rumah Pejabat Pemko
  • Drainase Terlalu Kecil, Jl. Kaharuddin Nasution Langganan Banjir
  • Wajah Lama Kembali Hiasi Kursi DPRD Inhu
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Ekspos Penangkapan Sabu Senilai Rp2,25 M
     
    Eksekutif : Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
    Other : Iklan Baris Flag Counter
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2013 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved