BREAKING NEWS :
Wujudkan KLA, DPPA Pekanbaru Akan Gandeng Perusahaan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

13:55 - Menyebar APBD Riau Bangun ...
11:41 - Kerja Puluhan Tahun Disele...
14:20 - Duta Genre Diminta Sosiali...
13:25 - Pemprov Riau Gelontorkan R...
14:20 - BKKBN RI Apresiasi Penurun...
09:23 - Hari Ini Dibuka, Inhil Tua...
08:34 - Buka Popda Riau 2018, Plt ...
18:17 - Pemprov Riau Percayakan Se...
17:00 - Ini Pesan-pesan Plt Gubri ...
20:28 - Plt Gubri Apresiasi Peran ...
09:47 - Plt Gubri: IKA UNPAD Punya...
13:38 - Pakaikan Tanjak, Plt Gubri...
21:24 - Pemprov Riau Gelar Pelatih...
12:08 - Hari Autis Sedunia 2018, P...
10:00 - Tingkatkan Pemahaman ASN, ...
09:18 - Keren! Pemprov Riau Dapat ...
14:13 - Pemprov Riau Gelar Apel Si...
09:07 - Cegah Peredaran Narkoba, P...
16:20 - Pemprov Riau Dukung Budaya...
15:08 - Satgas Siaga Darurat Karhu...
 
Daun Sawit Tinggal Lidi
Ulat Bulu Serang Kelapa Sawit Warga Terantang
Minggu, 16/09/2012 - 16:26:28 WIB
Ulat Bulu yang dikumpulkan warga, berwarna hijau dengan bentuk memanjang dengan bulu penyebab gatal di sekujur tubuhnya.
Ulat Bulu yang dikumpulkan warga, berwarna hijau dengan bentuk memanjang dengan bulu penyebab gatal di sekujur tubuhnya.
TERKAIT:

KAMPAR- Petani kelapa sawit di Desa Terantang, Kecamatan Tambang digegerkan dengan kehadiran Ulat Bulu yang menyerang kelapa sawit warga. Kekhawatiran akan hama ulat ini sejalan dengan cemasnya warga terhadap anjloknya produksi sawit para petani. Betapa tidak, Ulat Bulu tersebut mampu menggerogoti daun kelapa sawit hingga pelepahnya tinggal lidi.

Pantauan MRNetwork, Sabtu (15/9) kemarin ratusan pohon sawit warga telah diserang hama Ulat Bulu tersebut. Petani-pun disibukkan dengan pembersihan Ulat Bulu dengan cara manual. Mereka memetik binatang berwarna hijau yang mereka namai dengan Ulat Api itu dari setiap dahan bila terlihat oleh mata. Para petani kemudian menggabung seluruh ulat yang berhasil dikumpulkan ke dalam sebuah goni. Hasilnya, ualt tersebut mencapai setengah karung berukuran 20 kilogram.

Menurut seorang petani Nasripul, kebun kelapa sawit yang diserang hama adalah milik Koperasi Iyo Basamo. Anehnya, kata dia, hama itu pada umumnya menyerang pohon kelapa sawit yang berada di sekitar sisi jalan atau dilewati cahaya. "Kalau agak jauh dari jalan, paling dua atau tiga pokok yang kena," ujarnya kepada MRNetwork.

Sementara itu, Ketua Koperasi Iyo Basamo Hermayalis mengungkapkan, serangan hama tersebut sudah mulai terjadi sejak Kamis (13/9) lalu. Namun, ia tidak bisa pastikan berapa hektar kebun yang sudah terserang. Sebab, serangan hama tidak bersifat global dalam satu hamparan kebun. "Hanya di pinggir-pinggir jalan aja. Mungkin di daerah yang dilalui cahaya," ujarnya. (Aul)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Wujudkan KLA, DPPA Pekanbaru Akan Gandeng Perusahaan
  • Tak Kunjung Ditemui Plt Gubri, Massa Demo Pembangunan Waduk Rohul Bubar saat Didatangi Asisten I
  • Suzuki Perkenalkan NEX II ke Publik Indonesia untuk Pertama Kali
  • Pelajar di Pekanbaru Terlibat Narkoba, Dewan Minta Usut Tuntas Dalangnya
  • Pembangunan Waduk Rokan Lompatan Harimau Bakal Lenyapkan Cagar Budaya dan Mata Pencaharian Warga
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved