BREAKING NEWS :
Bupati Bengkalis Hadiri Resepsi HPN 2018 dan HUT PWI Riau ke-72
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

10:20 - Sekdaprov Riau Tinjau Jemb...
22:23 - Sentra Gakkumdu Dibentuk a...
11:35 - Tol Padang-Pekanbaru Diban...
19:29 - Gubri Serahkan CSR Bank Ri...
11:53 - Buka Pra Rakerkesda Tahun ...
19:43 - Riau Kembali Raih Pengharg...
15:22 - Gubri Harap KONI Riau Cipt...
14:24 - Buka Isolasi dan Tingkatka...
11:19 - Rumah Suluk Babul Maqam De...
16:10 - 2017, Sektor Kepariwisataa...
22:23 - Tiga Kadis Dilantik Malam....
10:20 - Gubri Hadiri Peringatan Ma...
10:30 - Gubri Berpesan Agar Malam ...
10:08 - Gubri Serahkan Bantuan RSL...
16:39 - Wagubri Irup Apel Gelar Pa...
10:56 - Marak di Akhir Tahun, Gubr...
23:30 - Peduli Bayi Penderita Tumo...
08:06 - Gubernur Riau Imbau Diskes...
09:08 - Gubri Andi Rachman Hadiri ...
08:06 - Gubri: Perguruan Tinggi Bi...
 
Daun Sawit Tinggal Lidi
Ulat Bulu Serang Kelapa Sawit Warga Terantang
Minggu, 16/09/2012 - 16:26:28 WIB
Ulat Bulu yang dikumpulkan warga, berwarna hijau dengan bentuk memanjang dengan bulu penyebab gatal di sekujur tubuhnya.
Ulat Bulu yang dikumpulkan warga, berwarna hijau dengan bentuk memanjang dengan bulu penyebab gatal di sekujur tubuhnya.
TERKAIT:

KAMPAR- Petani kelapa sawit di Desa Terantang, Kecamatan Tambang digegerkan dengan kehadiran Ulat Bulu yang menyerang kelapa sawit warga. Kekhawatiran akan hama ulat ini sejalan dengan cemasnya warga terhadap anjloknya produksi sawit para petani. Betapa tidak, Ulat Bulu tersebut mampu menggerogoti daun kelapa sawit hingga pelepahnya tinggal lidi.

Pantauan MRNetwork, Sabtu (15/9) kemarin ratusan pohon sawit warga telah diserang hama Ulat Bulu tersebut. Petani-pun disibukkan dengan pembersihan Ulat Bulu dengan cara manual. Mereka memetik binatang berwarna hijau yang mereka namai dengan Ulat Api itu dari setiap dahan bila terlihat oleh mata. Para petani kemudian menggabung seluruh ulat yang berhasil dikumpulkan ke dalam sebuah goni. Hasilnya, ualt tersebut mencapai setengah karung berukuran 20 kilogram.

Menurut seorang petani Nasripul, kebun kelapa sawit yang diserang hama adalah milik Koperasi Iyo Basamo. Anehnya, kata dia, hama itu pada umumnya menyerang pohon kelapa sawit yang berada di sekitar sisi jalan atau dilewati cahaya. "Kalau agak jauh dari jalan, paling dua atau tiga pokok yang kena," ujarnya kepada MRNetwork.

Sementara itu, Ketua Koperasi Iyo Basamo Hermayalis mengungkapkan, serangan hama tersebut sudah mulai terjadi sejak Kamis (13/9) lalu. Namun, ia tidak bisa pastikan berapa hektar kebun yang sudah terserang. Sebab, serangan hama tidak bersifat global dalam satu hamparan kebun. "Hanya di pinggir-pinggir jalan aja. Mungkin di daerah yang dilalui cahaya," ujarnya. (Aul)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Bupati Bengkalis Hadiri Resepsi HPN 2018 dan HUT PWI Riau ke-72
  • Dengan Produksi Minyak 500 Barrel, SPR Langgak Majukan Perminyakan UIR
  • Ahmad Sahroni: Berpolitik Tidak untuk Mencari Kaya
  • Mutasi di Polres Inhu: Kapolsek Seberida Pindah Tugas ke Polda Riau
  • Bupati Sukiman Canangkan Koto Ranah Sebagai Kampung Wisata
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved