www.halloriau.com
HalloSawit
BREAKING NEWS :
Kukerta Unri Gelar Sosialisasi PHBS di Desa Pulau Rumput
 
Seram, Tradisi Ini Mengharuskan Turis Minum Cocktail Berisi Jari Kakinya Sendiri
Kamis, 21/11/2019 - 13:15:27 WIB

YUKON - Ada sebuah tradisi aneh di Kanada. Turis yang kehilangan jari akibat frostbite harus minum cocktail berisi jarinya sendiri yang telah diamputasi. Hii...

Lain ladang lain belalang. Lain daerah, lain pula tradisi di tempat tersebut. Begitu juga di Kanada. Ada sebuah tradisi unik, di mana traveler wajib minum cocktail yang berisi potongan jari kaki sendiri yang diamputasi akibat frostbite.

Sebelum bercerita lebih jauh, traveler pasti tahu Frostbite. Itu adalah kondisi kesehatan di mana jari-jari baik kaki atau tangan membeku dan busuk, sehingga terpaksa harus diamputasi.

Frostbite biasanya disebabkan oleh Hypothermia dan kerap dialami oleh pendaki gunung. Tapi untuk kasus Nick Griffiths (47) lain, ia kehilangan 3 jari kakinya saat berusaha menyelesaikan perlombaan Yukon Arctic Ultra.

Dihimpun Detikcom dari beberapa sumber, Rabu (20/11/2019), sesuai dengan tradisi yang berlaku di Yukon, Nick pun diharuskan untuk meminum cocktail yang berisi potongan jari kakinya sendiri.

Sementara itu, Adam Gerle GM sebuah hotel di Dawson City menyebut bahawa tidak setiap hari kamu punya kesempatan untuk minum cockatil yang berisi jari kakimu sendiri.

Sebenarnya tradisi minum cocktail 'Sourtoe Cocktail' berisi jari kaki sendiri di Yukon, dimulai pada tahun 1973 saat seorang pria bernama Louie Liken harus menjalani amputasi jari kaki di tahun 1920-an.

Potongan jari kaki yang diamputasi itu disimpan Louie dalam botol berisi alkohol. Gunanya untuk mengawetkan potongan tubuh tersebut, sampai 50 tahun lamanya.

Di tahun 1972, Kapten Dick Stevenson menemukan botol alkohol berisi potongan jari kaki milik Louie. Dick lalu membawa botol tersebut ke sebuah bar bernama Sourdough Saloon dan menantang siapa saja yang berani minum cocktail itu. Dari situlah tradisi ini berasal.

Tradisi ini dikhususkan untuk traveler yang berani saja dan berjiwa petualang. Sudah ada banyak traveler yang mencoba tapi muntah atau bahkan ada yang sampai menelan jempol kaki secara tidak sengaja.

"Kamu boleh minum dengan cepat, atau minum dengan lambat, tapi yang jelas, bibirmu harus menyentuh jari kaki itu," kata Dick Van Nostrand, si manajer bar. Ada-ada saja! (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Kukerta Unri Gelar Sosialisasi PHBS di Desa Pulau Rumput
  • Kejari Tahap II Perkara Korupsi Dana Hibah Penelitian UIR
  • Terbakar Cemburu, Suami di Inhil Kalap Aniaya Istri yang Hamil 5 Bulan Hingga Tewas
  • Walikota Dumai Terima Penghargaan Program Sehari Belajar di Luar Kelas dari Menteri PPPA
  • Dorong Peningkatan Kapasitas UMKM, Pemkab Siak Dukung Program DBS DJP Wilayah Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    PWI Riau Kunjungi Chenzhen Daily Newspaper di Cina
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved