www.halloriau.com
HalloSawit
BREAKING NEWS :
Anggota DPRD Riau Minta Bapenda Kejar Potensi Pajak dari Kendaaraan Plat Non BM
 
Rihana Sebut Manusia Paling Sakit Jiwa di AS adalah Presiden Trump
Kamis, 10/10/2019 - 12:10:26 WIB

JAKARTA - Rihanna tampaknya benar-benar muak dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dalam wawancara terbaru dengan majalah Vogue, Rihanna mengungkapkan pendapatnya tentang kepemilikan senjata, imigrasi, dan rasisme.

Rihanna berbincang dengan Vogue terkait sejumlah penembakan yang terjadi di Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir, terutama insiden di El Paso dan Dayton.

Rihanna menyebut kekerasan dengan senjata tersebut menghancurkan masyarakat Amerika Serikat.

"Orang-orang dibunuh oleh perang senjata yang mereka beli secara legal. Ini tidak normal. Dan itu tidak akan pernah normal," kata Rihanna dikutip dari CNNIndonesia.

"Dan faktanya, hal itu diklasifikasikan sebagai sesuatu hal yang berbeda karena warna kulit mereka? Yang benar saja. Itu jelas rasisme," lanjutnya.

"Letakkan seorang lelaki Arab dengan senjata yang sama di Walmart yang sama dan tidak mungkin Trump duduk di sana dan mengatasinya secara terbuka sebagai masalah kesehatan mental," kata Rihanna.

"Manusia paling sakit jiwa di Amerika saat ini tampaknya adalah presiden," kata Rihanna.

Insiden penembakan massal di Walmart di El Paso, Texas terjadi pada Agustus lalu dan menewaskan 20 orang dan terjadi setelah sejumlah insiden serupa di berbagai lokasi di Amerika Serikat.

Tersangka penembakan terhadap 31 orang di supermarket Walmart di El Paso, Texas mengaku jika aksinya itu menargetkan orang Meksiko.

Detektif Adrian Garcia mengatakan pelaku bernama Patrick Crusius mengakui aksi pembunuhan massal tersebut ketika ditangkap oleh pihak kepolisian.

Pelaku diketahui berusia 21 tahun dan telah didakwa dengan pembunuhan berencana dan ditahan tanpa surat jaminan.

Dalam pernyataan tertulis, Crusius mengakui dirinya memasuki Walmart dengan membawa sebuah senjata api jenis AK47dan beberapa majalah. Setelah melakukan aksinya, ia berteriak mengakui jika ia adalah pelakunya.

"Terdakwa menyatakan targetnya adalah orang Meksiko," kata Garcia.

Kandidat presiden dari Partai Demokrat menuduh Trump membuat sentimen nasionalis kulit putih rasis dengan anti-imigran semakin panas. Mereka mengatakan Trump telah menciptakan iklim politik yang kondusif bagi kekerasan berbasis kebencian.

Penduduk di El Paso kemudian meminta kepada Trump untuk menjauh dari mereka, setelah ia berpidato mengutuk kejadian tersebut dan berencana ke sana.

Sebelumnya Presiden meminta kepada masyarakat Amerika Serikat untuk mengutuk kefanatikan namun pidatonya itu bertolak belakang dengan riwayat kicauan Trump yang bernada rasisme.

Sebelum melakukan penyerangan, pelaku diketahui sempat mengunggah pernyataan yang bersifat rasis, yaitu "berusaha melawan invasi kaum hispanik [Amerika Latin] di Texas,"

Para kritikus kemudian merujuk kalimat tersebut dengan yang sering diujar oleh Trump, yaitu ia sering menggambarkan kelompok imigran hispanik sebagai bagian dari "invasi".

Trump juga menyebut orang-orang Meksiko dan Amerika Tengah sebagai penjahat, anggota geng, dan pemerkosa.

Ketidaksukaan Rihanna terhadap Donald Trump bukan kali ini saja diumbar ke publik, sebelumnya pelantun Russian Roulette itu mencabut semua katalog karyanya dari "lisensi identitas politik" sehingga Trump tidak dapat digunakan untuk bahan kampanye. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Anggota DPRD Riau Minta Bapenda Kejar Potensi Pajak dari Kendaaraan Plat Non BM
  • Dilarang Bergaya Hidup Mewah, Yuk Intip Berapa Gaji Polri dari Tertinggi hingga Terendah
  • AKBP Asep Darmawan Dicopot dari Jabatan Kapolres Kampar, Kompolnas: Tidak Disiplin
  • Pangkalan Elpiji yang Langgar Aturan Akan Ditindak Tegas, Ingot: Kita Minta Masyarakat Ikut Awasi
  • Bikin Sabu di Lab Kampus, Dua Profesor Kimia Ini Ditangkap
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    PWI Riau Kunjungi Chenzhen Daily Newspaper di Cina
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved