www.halloriau.com
HalloSawit
BREAKING NEWS :
18 Orang Tewas Akibat Bom Mobil Pejuang Oposisi di Suriah
 
Pria AS Dipenjara karena Bocorkan Data Ribuan Warga Singapura Positif HIV
Selasa, 01/10/2019 - 08:25:47 WIB

SINGAPURA - Seorang pria Amerika Serikat (AS) yang membocorkan data ribuan warga Singapura positif HIV, dipenjara di Amerika Serikat selama dua tahun.

Warga Singapura terjangkit HIV tersebut kebanyakan adalah orang asing. 

Mikhy Farrera Brochez dihukum oleh pengadilan Kentucky pada Juni karena mencoba memeras pemerintah Singapura menggunakan data yang dicuri.

Pria 34 tahun itu memperoleh data dari pasangannya, seorang dokter senior Singapura yang juga membantu Brochez dalam menyembunyikan data rahasia.

Informasi rahasia termasuk nama dan alamat 14.200 orang yang didiagnosis positif virus yang menyebabkan AIDS.

Kebocoran itu menyebabkan kecemasan di antara mereka yang positif HIV, yang telah lama mengeluh menghadapi prasangka di Singapura yang secara sosial konservatif.

Brochez dijatuhi hukuman 24 bulan penjara federal pada Jumat, kata pernyataan dari Kantor Kejaksaan AS di Distrik Timur Kentucky.

"Perilaku terdakwa serius dan signifikan, mempengaruhi ribuan orang di seluruh dunia," kata Pengacara AS Robert M. Duncan Jr, mengutip New Strait Times, Senin (30/9/2019).

Data termasuk informasi soal 50 warga negara Amerika, kata pernyataan itu.

Brochez juga akan ditempatkan di bawah pengawasan selama tiga tahun setelah pembebasannya.

Dia dipenjara di Singapura pada tahun 2016 karena berbohong tentang status HIV-nya, pelanggaran terkait narkoba dan penipuan.

Dia dideportasi pada tahun 2018, kemudian muncul kebocoran data, mendorong penangkapannya di AS.

Untuk diketahui, orang asing yang positif HIV selama bertahun-tahun tidak diizinkan masuk di Singapura.

Pada 2015, pihak berwenang mulai mengizinkan orang asing dengan virus untuk melakukan kunjungan singkat, tetapi mereka yang ingin bekerja di Singapura masih harus lulus tes HIV.

Kebocoran data adalah pelanggaran besar kedua terhadap informasi rahasia yang diungkapkan dalam beberapa bulan, setelah catatan kesehatan sekitar 1,5 juta warga Singapura dicuri oleh peretas tahun lalu.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • 18 Orang Tewas Akibat Bom Mobil Pejuang Oposisi di Suriah
  • Seram, Berikut Ciri-ciri Orang yang Jadi Tumbal Pesugihan, Salah Satunya Muncul Penyakit Aneh
  • Jerman dan Belanda Melangkah ke Piala Eropa 2020
  • Dibantu LAZNas Chevron, Win Abadi Kini Bisa Pulang ke Kampung Halaman di Aceh Tengah
  • Bluecore Yamaha Motor Show di Pangkalan Kerinci, Ada Layanan Service Gratis untuk 100 Motor Yamaha
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    PWI Riau Kunjungi Chenzhen Daily Newspaper di Cina
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved