www.halloriau.com  
HalloSawit
BREAKING NEWS :
Lama Ditunggu, Jalan Penghubung Kecamatan Pulau Burung dan Kateman Akhirnya Dibangun
 
Detik-detik Mendarat di Bulan, Pesawat Antariksa India Malah Hilang Kontak
Sabtu, 07/09/2019 - 11:41:29 WIB
Vikram Lander dijadwalkan menapaki Bulan pada 7 September 2019 dini hari, sekitar pukul 01.00 waktu India atau 02.00 WIB. Foto: ISRO
Vikram Lander dijadwalkan menapaki Bulan pada 7 September 2019 dini hari, sekitar pukul 01.00 waktu India atau 02.00 WIB. Foto: ISRO
TERKAIT:

JAKARTA - Upaya India mendaratkan rover penjelajah di kutub selatan Bulan mungkin menemui kegagalan. Komunikasi antara wahana pendaratan atau lander dengan Bumi terputus beberapa saat sebelum menyentuh Bulan.

"Komunikasi dari lander ke ground station terputus," kata Kailasavadivoo Sivan, Chairman Indian Space Research Organization (ISRO) yang dikutip detikINET dari Guardian.

Impian India menjadi negara keempat setelah Amerika Serikat, Rusia dan China yang berhasil mendaratkan wahana di Bulan pun sepertinya musnah. Hal itu memang bukan perkara gampang di mana awal tahun ini, upaya Israel melakukan hal yang sama juga gagal.

"Penurunan lander Vikram sudah sesuai rencana dan performanya normal sampai ketinggian 2,1 kilometer. Di saat yang sama, komunikasi hilang. Datanya masih dianalisis," imbuh K. Sivan.

"Sangatlah sulit melakukannya. ISRO sudah bekerja lebih dari 10 tahun untuk mencapai titik ini. Ini merupakan ilmu tentang roket, bisa saja ada kegagalan," cetus Pallava Balga, jurnalis sains NDTV.

Perdana Menteri India Narendra Modi yang ikut menyaksikan secara langsung upaya pendaratan mengaku tetap bangga pada para ilmuwam yang terlibat walaupun jika hasilnya tidak sesuai rencana.

"Di kehidupan, ada naik turun. Negara bangga pada kalian. Semua kerja keras kalian mengajari kita sesuatu, harapan untuk yang terbaik," kata dia.

Modi juga menegaskan India akan tetap berkomitmen pada program antariksa. "Kita tetap berharap dan akan terus bekerja keras dalam program antariksa kita," ujarnya dikutip detik.

Misi bernama Chandrayaan 2 yang berarti kendaraan Bulan dalam bahasa Sanskerta diterbangkan dari fasilitas Satish Dhawan Space Center di Andhra Pradesh pada 22 Juli. Pertengahan Agustus, ia berhasil mengorbit di satelit Bumi tersebut.

Chandrayaan 2 awalnya direncanakan mendarat di kutub selatan yang belum pernah dijelajahi, untuk mencari bukti adanya air dan mineral serta mengukur gempa Bulan. Ia membawa tiga bagian yaitu orbiter, lander dan sebuah rover.

Misi ini berbiaya hemat, hanya USD 145 juta atau lebih rendah dari biaya pembuatan film Avengers: Endgame. Akan tetapi keberhasilannya terbang ke Bulan membuktikan ilmuwan India mampu menjelajah angkasa secara mandiri. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Lama Ditunggu, Jalan Penghubung Kecamatan Pulau Burung dan Kateman Akhirnya Dibangun
  • Canon PIXMA TS8370, TS6370, dan TS5370, Printer Penunjang Kreativitas dengan Desain Kekinian
  • Tim Hoki Putri Rohul‎ Dilepas Bupati Sukiman Ikuti Pra PON di Jakarta, Berharap Lolos Seleksi
  • Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Suap Libatkan Oknum DPRD Riau Tunggu Gelar Perkara
  • Pawai Budaya Menarik Perhatian Pengunjung Pekan Seni Budaya Riau Kompleks 2019
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    PWI Riau Kunjungi Chenzhen Daily Newspaper di Cina
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved