www.halloriau.com  
Internasional
BREAKING NEWS :
Pimpin Apel, Kapten Arm Alza Septandi Semangati Satgas TMMD ke-105 Kodim 0313/KPR
 
Menlu AS Bertemu Raja Salman Bahas Krisis Iran
Senin, 24/06/2019 - 20:52:07 WIB
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo saat bertemu Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman di Riyadh, pada 14 Januari 2019.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo saat bertemu Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman di Riyadh, pada 14 Januari 2019.
TERKAIT:
 
  • Menlu AS Bertemu Raja Salman Bahas Krisis Iran
  •  

    JEDDAH - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat ( AS) Mike Pompeo dilaporkan bertandang ke Arab Saudi untuk bertemu Raja Salman guna membahas krisis Iran.

    Baik AS dan Iran sama-sama menyatakan mereka tidak ingin memulai perang. Namun tensi keduanya memanas setelah Teheran mengumumkan menembak jatuh drone pengintai AS.

    Saudi dan Uni Emirat Arab mendesak AS supaya bersikap keras kepada Iran di mana Washington mengumumkan bakal menjatuhkan sanksi pada Senin ini (24/6/2019).

    Dilansir Kompas, Pompeo bertemu dengan Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) di Jeddah setelah Presiden Donald Trump membatalkan serangan sebagai balasan drone ditembak jatuh.

    Menurut keterangan pejabat AS, setelah bertemu Raja Salman Pompeo akan berdiskusi dengan UEA. Menlu 55 tahun itu menyebut Saudi dan UEA adalah "dua sekutu hebat di tengah tantangan Iran".

    "Kami akan berdiskusi dengan mereka untuk memastikan bahwa kami terhubung secara strategis dan bagaimana cara membangun sebuah koalisi global," terangnya.

    Pompeo menerangkan Washington ingin supaya koalisi ini tidak hanya di negara Teluk. Namun juga di Asia dan Eropa untuk menghadapi "negara pendukung teror terbesar dunia".

    Namun kebijakan AS yang dianggap agresif kurang memperoleh dukungan dari sekutu Eropa yang masih mempertahankan perjanjian nuklir di era Presiden Barack Obama.

    Trump memutuskan menarik AS dari perjanjian nuklir yang dibuat pada 2015 itu Mei tahun lalu, dan menjatuhkan sanksi yang membuat tensi dengan Iran memanas.

    Iran telah mengatakan mereka menjatuhkan drone pengintai itu karena melanggar wilayah udara mereka dan menuduh AS sengaja menghancurkan ekonomi mereka lewat sanksi.

    Selain itu, Iran merespon kabar dari media AS bahwa Trump memerintahkan serangan siber yang menyasar sistem pengontrol rudal dan jaringan mata-mata.

    Menteri Telekomunikasi Mohammad Javad Azari Jahromi mengklaim tidak ada serangan siber terhadap Iran yang membuahkan kesuksesan. "Meski mereka berusaha keras," ujarnya di Twitter.

    Pakar Iran di Institut Internasional dan Hubungan Strategis Perancis (IRIS) Thierry Coville mempertanyakan sanksi apa yang bakal diumumkan Gedung Putih.

    "AS sudah menghantam ekonomi Iran dalam rangka memaksa mereka berunding. Jadi, apa lagi yang akan mereka lakukan? Kemungkinan semakin memperketat sanksi," jelasnya. (*)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Pimpin Apel, Kapten Arm Alza Septandi Semangati Satgas TMMD ke-105 Kodim 0313/KPR
  • Pagi Ini Riau Terpantau 8 Hotspot, Pekanbaru Berpotensi Hujan Malam Nanti
  • Buruan Dapatkan Special Trade In Nissan di Mal Ska
  • Dua Pasangan Tak Resmi Terciduk Tanpa Busana saat Ngamar, Polda Riau Pertanyakan Izin SCH
  • 2.311 Guru MDTA di Kuansing Minta Bupati Kembalikan Honor Seperti Semula
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    PWI Riau Kunjungi Chenzhen Daily Newspaper di Cina
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved