www.halloriau.com
IMSYAKIYAH RAMADAN 1440 H/2019
KOTA PEKANBARU
19 Ramadhan
24 Mai
IMSYAK SHUBU ZUHUR ASHAR MAGHR ISYA
04:37
04:47
12:14
15:38
18:19
19:32
Internasional
BREAKING NEWS :
Audiensi dengan Polri, Dompet Dhuafa Anggap Kasus Penganiayaan 22 Mei Selesai
 
Remaja Malaysia Bunuh Diri Setelah Bikin Polling 'Hidup atau Mati' di Instagram
Rabu, 15/05/2019 - 17:48:03 WIB

KUALA LUMPUR - Remaja 16 tahun di Malaysia dilaporkan bunuh diri setelah bertanya kepada para follower-nya di akun Instagram, apakah dia harus mati atau tidak.

Hasilnya, 69 persen dari total follower yang merespons pertanyaan itu menilai dia harus mati. Tak ada keterangan mengenai komentar para warganet soal pertanyaan polling, namun kuat dugaan mereka menilai pertanyaan itu hanya candaan yang dijawab juga dengan guyonan.

Menurut keterangan kepolisian Negara Bagian Sarawak, remaja yang identitasnya disembunyikan itu mem-posting foto disertai pesan, "Really Important, Help Me Choose D/Lā€.

Kasus ini menjadi perhatian seorang anggota parlemen Penang yang juga pengacara, Ramkarpal Singh, untuk memerkarakan para follower remaja tersebut yang memberi saran untuk mati.

"Apakah gadis itu masih hidup hari ini jika mayoritas pengguna internet di akun Instagram-nya mencegahnya merenggut nyawanya sendiri? Apakah dia akan mengindahkan saran dari warganet untuk mencari bantuan profesional seandainya mereka melakukannya?"

"Apakah dorongan warganet itu benar-benar memengaruhi keputusannya untuk mengakhiri hidup? Karena percobaan bunuh diri merupakan pelanggaran di negara ini, maka orang yang mungkin bersekongkol untuk mencoba bunuh diri juga (melanggar).ā€

Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Syed Saddiq Syed Abdul Rahman pun ikut berkomentar. Tragedi ini menyoroti perlunya diskusi di level nasional tentang kesehatan mental.

"Saya benar-benar khawatir tentang keadaan kesehatan mental pemuda kita. Ini masalah nasional yang harus ditanggapi dengan serius," ujarnya, dikutip iNews.

Pada Februari 2019, Instagram mengumumkan rencana peluncuran "layar sensitivitas" untuk memblokir gambar yang merugikan diri sendiri.

Langkah ini diambil atas kematian remaja 14 tahun asal Inggris, Molly Russell. Orangtua Russell melihat gambar bunuh diri dan orang melukai diri sendiri di akun Instagram anaknya sebelum kejadian. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Audiensi dengan Polri, Dompet Dhuafa Anggap Kasus Penganiayaan 22 Mei Selesai
  • Perdana Menteri Inggris Theresa May Umumkan Pengunduran Diri
  • PLN Targetkan Tak Ada Pemadaman saat Lebaran di Riau
  • Sidak BBPOM di Meranti, Cuka Asli Selatpanjang Dimusnahkan
  • Kabid Humas Polda Banten Edy Sumardi Diwisuda Bersama Ribuan Mahasiswa UIR
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    PWI Riau Kunjungi Chenzhen Daily Newspaper di Cina
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved