www.halloriau.com
IMSYAKIYAH RAMADAN 1440 H/2019
KOTA PEKANBARU
18 Ramadhan
23 Mai
IMSYAK SHUBU ZUHUR ASHAR MAGHR ISYA
04:37
04:47
12:14
15:38
18:18
19:31
Internasional
BREAKING NEWS :
ASN Mudik Pakai Mobil Dinas Bakal Berurusan dengan KPK
 
Trump Minta Hentikan Semua Penerbangan Boeing 737 MAX di AS
Kamis, 14/03/2019 - 07:43:20 WIB

WASHINGTON DC - Larangan terbang bagi Boeing 737 MAX kini berlaku di seluruh dunia.

Presiden AS Donald Trump pada Rabu (13/3/2019) akhirnya bergabung dengan Kanada dan negara lain untuk menghentikan penerbangan pesawat tipe itu.

Diwartakan CNBC, Trump mengaku keputusan tersebut dia ambil setelah berbicara dengan CEO Boeing Dennis Mueilenberg, FAA dan Kementerian Transportasi.

"Kami akan mengeluarkan perintah darurat untuk menghentikan semua penerbangan 737 MAX 8 dan 737 MAX 9, katanya kepada wartawan di Gedung Putih, seperti dikutip dari Kompas.

"Semua pesawat yang mengudara akan mencapai tujuannya dan setelah itu dikandangkan sampai pemberitahuan lebih lanjut," ujarnya.

Pria berusia 72 tahun itu juga menilai keputusannya sebagai tindakan demi keselamatan rakyat AS dan semua orang.

"Ini hal yang sangat mengerikan," ucapnya terkait dengan kecelakaan pesawat milik maskapai Ethiopian Airlines.

"Boeing adalah perusahaan yang luar biasa mereka bekerja sangat keras sekarang, dan mudah-mudahan mereka akan segera memberikan jawabannya," tutur Trump.

Sementara itu, Kepala Administrator FAA Daniel Elwell mengatakan, keputusan untuk menghentikan penerbangan dengan pesawat Boeing 737 MAX bukanlah karena adanya tekanan.

Dia mengatakan, data baru hasil penyelidikan jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines di Etiopia yang menewaskan 157 orang menjadi pertimbangan FAA.

"Kami tidak merasakan tekanan global," katanya.

Informasi baru itu berkaitan dengan lintasan pesawat yang cukup dekat dengan yang terjadi terhadap Lion Air," ucapnya.

"Kami bisa mendapattkan informasi lebih banyak dari kotak hitam dan menentukan apakah ada hubunga antara keduanya. Jika ada, kami mencari perbaikan untuk hubungan itu," imbuhnya.

CEO Boeing Dennis Muilenberg mendukung keputusan pemerintah AS, namun tetap memiliki kepercayaan penuh pada keselamatan pesawat produksi perusahaannya.

"Perusahaan berupaya untuk memahami penyebab kecelakaan dalam kemitraan dengan para penyelidik, meningkatkan keselamatan, dan membantu memastikan ini tidak terjadi lagi," katanya. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • ASN Mudik Pakai Mobil Dinas Bakal Berurusan dengan KPK
  • Dampak Aksi 22 Mei di Jakarta, Sekda Akui Tidak Pengaruhi Kondusifitas di Rohul
  • Stabilkan Harga Daging Selama Ramadan, Bulog Datangkan 27 Ton Daging Kerbau India
  • Polres Pelalawan Ringkus Napi Rutan Siak Pemilik 6 Kg Sabu
  • Kejati Riau Hentikan Penyelidikan Pembangunan Embung di Tenayan Raya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    PWI Riau Kunjungi Chenzhen Daily Newspaper di Cina
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved