Inhu
Pemkab Inhu | DPRD Inhu
 
+ INDEX BERITA

11:37 - Tiga Kios di Pasar Kuala K...
17:50 - Untuk Kampanye, Desain Spa...
14:31 - Panen Raya di Desa Redang,...
14:21 - Kodim 0302/Inhu Gelar Dzik...
12:18 - Diskominfo Inhu Sosialisas...
18:29 - KPU, Bawaslu, Tim Kampanye...
12:38 - Wah! Ada 39 Inovasi dari B...
11:31 - LMP Inhu Galang Dana untuk...
09:32 - PT BRS Belum Kembalikan Ke...
15:50 - Ketua PKK Inhu Hadiri Punc...
08:54 - Kades Kerubung Jaya Tepis ...
12:30 - Untuk Kedua Kalinya, Pemka...
11:49 - Hati-hati! Pemukiman Bekas...
14:49 - Ziarah ke Taman Makam Pahl...
11:43 - Asyik Mencari Ikan, Warga ...
17:16 - Buntut Penolakan RAPBD-P, ...
12:59 - Peduli Palu dan Danggola, ...
11:15 - Peringati Hari Kesaktian P...
09:19 - Ciptakan Keakraban, PT IP ...
09:02 - Terlihat Retak-retak, Pemb...
 
32 Desa di Tujuh Kecamatan di Inhu Terendam Banjir
Kamis, 09/03/2017 - 06:58:54 WIB

RENGAT - Banjir yang terjadi akibat meluapnya sungai Indragiri sedikitnya telah merendam sebanyak 32 desa yang berada pada tujuh Kecamatan di Inhu. Diperkirakan dalam beberapa hari kedepan jumlah desa yang terendam akan meningkat seiring dengan masih turunnya hujan di hulu sungai Indragiri. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Inhu Paino SP saat menerima 600 paket bantuan sembako bagi korban banjir dari Bank Riau Kepri dihalaman kantor Bupati Inhu, Rabu (8/3/2017). Ditambahkannya Permukaan air Sungai Indragiri kembali naik ke angka 6,53 cm. 

Status Sungai Indragiri saat ini sudah siaga satu karena tinginya permukaan air sungai Indragiri. Akibat banjir yang terjadi sementara ini dua kecamatan terparah, yakni Kecamatan Peranap dan Kecamatan Batang Peranap.

Oleh sebab itu menurutnya pemberian bantuan sembako sangat besar artinya untuk meringankan sedikit beban masyarakat korban banjir. Selain itu juga hal ini merupakan wujud sinergitas antara masyarakat, dunia usaha dan pemerintah, hal ini sesuai dengan logo dari KPBD Inhu yaitu segitiga biru.

"Berbagai bantuan telah kita salurkan ke para korban, dan hal yang paling utama dibutuhkan masyarakat adalah bahan pokok untuk jatah hidup sekian hari kedepan, karena pada umumnya akibat banjir menjadikan aktivitas ekonomi masyarakat terganggu," pungkasnya. 

Penulis : Dasmun
Editor : Unik Susanti

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • 2020, PUPR Kuansing Targetkan Ruas Jalan Sangau - Banjar Guntung - Seberang Sungai Tuntas Diaspal
  • Mendengar Lebih Dekat Masukan Pelanggan, Garuda Indonesia Layani Langsung Penumpang di Pesawat
  • Sudah P21, Tersangka Dugaan Korupsi RTH Diminta segera Diadili
  • Pasutri Tewas Setelah Makan Ayam, Ternyata Gara-gara Cara Chefnya Memasak!
  • Diduga Cabuli Anak Tiri,‎ Petani di Desa Suka Maju Dilaporkan Istri ke Polsek Tambusai
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved