Inhu
Pemkab Inhu | DPRD Inhu
 
+ INDEX BERITA

13:39 - Wujudkan Transparansi, Bup...
08:07 - Ciptakan Situasi Aman, Kap...
15:25 - 7 Personel Polres Inhu Rai...
11:45 - Kapolres Inhu Apresiasi Te...
12:01 - Antisipasi Penyalahgunaan ...
10:17 - Tim Gabungan Berjibaku Pad...
10:39 - PMD Inhu Sosialisasi Pent...
10:02 - Wabup Inhu Saksikan Sertij...
14:02 - Polres Inhu Gelar FGD Suks...
13:12 - Mulai Besok, Bandara Japur...
12:13 - PMD Inhu Taja Pelatihan Si...
11:11 - Penerima Rastra Inhu Tahun...
13:42 - Boby Rachmat Lepas 373 Mah...
13:50 - Bupati Yopi Touring Bersam...
15:11 - Polres Inhu Gelar Apel Sar...
12:38 - Petani Binaan UD Rahmad Ta...
10:22 - Bupati Yopi Lantik Mantan ...
10:36 - Bupati Yopi Arianto Pimpin...
09:36 - Kebakaran Hebat di Belilas...
09:28 - 14 Ruko di Belilas Dilalap...
 
32 Desa di Tujuh Kecamatan di Inhu Terendam Banjir
Kamis, 09/03/2017 - 06:58:54 WIB

RENGAT - Banjir yang terjadi akibat meluapnya sungai Indragiri sedikitnya telah merendam sebanyak 32 desa yang berada pada tujuh Kecamatan di Inhu. Diperkirakan dalam beberapa hari kedepan jumlah desa yang terendam akan meningkat seiring dengan masih turunnya hujan di hulu sungai Indragiri. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Inhu Paino SP saat menerima 600 paket bantuan sembako bagi korban banjir dari Bank Riau Kepri dihalaman kantor Bupati Inhu, Rabu (8/3/2017). Ditambahkannya Permukaan air Sungai Indragiri kembali naik ke angka 6,53 cm. 

Status Sungai Indragiri saat ini sudah siaga satu karena tinginya permukaan air sungai Indragiri. Akibat banjir yang terjadi sementara ini dua kecamatan terparah, yakni Kecamatan Peranap dan Kecamatan Batang Peranap.

Oleh sebab itu menurutnya pemberian bantuan sembako sangat besar artinya untuk meringankan sedikit beban masyarakat korban banjir. Selain itu juga hal ini merupakan wujud sinergitas antara masyarakat, dunia usaha dan pemerintah, hal ini sesuai dengan logo dari KPBD Inhu yaitu segitiga biru.

"Berbagai bantuan telah kita salurkan ke para korban, dan hal yang paling utama dibutuhkan masyarakat adalah bahan pokok untuk jatah hidup sekian hari kedepan, karena pada umumnya akibat banjir menjadikan aktivitas ekonomi masyarakat terganggu," pungkasnya. 

Penulis : Dasmun
Editor : Unik Susanti

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Peduli Sesama, 260 Orang Ikut Donor Darah Eka Hospital Pekanbaru
  • Rudianto: Saya Bangga Seribu Peserta Hadiri Kemah Prestasi Terpadu Kwarcab 04.02 Inhil
  • Sepanjang 2018 Kebakaran Lahan di Meranti Paling Luas, Belum Ada Tersangka
  • RSUD dr RM Pratomo Bangun Sistem IPAL Baru
  • Pembangunan Rumah Singgah di Pekanbaru Belum Jelas
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved