Inhu
Pemkab Inhu | DPRD Inhu
 
+ INDEX BERITA

19:58 - Inhu Terima Piagam Sistem ...
19:15 - Capai 2,14 Persen, Pertumb...
12:08 - LAPOR! Diharap Bisa Jadi A...
06:18 - Horee... Orang Miskin Pun ...
06:58 - 32 Desa di Tujuh Kecamatan...
20:26 - Banjir Rendam Ratusan Ruma...
08:44 - Tahun Ini, Dana Rp16 Milia...
05:44 - Melalui Muswillub, Penguru...
07:21 - Pemuda Pancasila Seberida ...
18:36 - Jalintim KM 223 Terancam P...
08:02 - JCH Inhu Mulai Ikuti Pelat...
05:42 - PWI Inhu Tandatangani MOU ...
10:06 - Waduh!! Meski jadi Ibukota...
08:58 - Inhu Raih Piala WTN Laluli...
06:33 - Baru Menjabat Tiga Bulan, ...
19:13 - Pertengahan Februari, E-Ti...
09:53 - Warga Inhu yang Temukan Pu...
05:56 - BPJS Ungkap Program dalam ...
18:32 - 2.428 Tenaga Pendidik Agam...
07:19 - Inhu Serius Sikapi Masalah...
 
32 Desa di Tujuh Kecamatan di Inhu Terendam Banjir
Kamis, 09/03/2017 - 06:58:54 WIB

RENGAT - Banjir yang terjadi akibat meluapnya sungai Indragiri sedikitnya telah merendam sebanyak 32 desa yang berada pada tujuh Kecamatan di Inhu. Diperkirakan dalam beberapa hari kedepan jumlah desa yang terendam akan meningkat seiring dengan masih turunnya hujan di hulu sungai Indragiri. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Inhu Paino SP saat menerima 600 paket bantuan sembako bagi korban banjir dari Bank Riau Kepri dihalaman kantor Bupati Inhu, Rabu (8/3/2017). Ditambahkannya Permukaan air Sungai Indragiri kembali naik ke angka 6,53 cm. 

Status Sungai Indragiri saat ini sudah siaga satu karena tinginya permukaan air sungai Indragiri. Akibat banjir yang terjadi sementara ini dua kecamatan terparah, yakni Kecamatan Peranap dan Kecamatan Batang Peranap.

Oleh sebab itu menurutnya pemberian bantuan sembako sangat besar artinya untuk meringankan sedikit beban masyarakat korban banjir. Selain itu juga hal ini merupakan wujud sinergitas antara masyarakat, dunia usaha dan pemerintah, hal ini sesuai dengan logo dari KPBD Inhu yaitu segitiga biru.

"Berbagai bantuan telah kita salurkan ke para korban, dan hal yang paling utama dibutuhkan masyarakat adalah bahan pokok untuk jatah hidup sekian hari kedepan, karena pada umumnya akibat banjir menjadikan aktivitas ekonomi masyarakat terganggu," pungkasnya. 

Penulis : Dasmun
Editor : Unik Susanti


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Saat Murnikan Emas, Polisi Tangkap Pelaku PETI di Sungai Indragiri
  • Pol Air Polres Dumai Tangkap Kawanan Perompak Kapal Tanker, 1 Belum Ditemukan
  • Pukau Ribuan Warga, JAT TNI AU Bertaraf Internasional Kembali Unjuk Kebolehan di Pekanbaru
  • Minyak Sawit Mentah PT Nagamas Tumpah Cemari Laut Dumai
  • Jalanan Semrawut, Kadishub Bengkalis: Parkir Diserahkan ke Pihak Ketiga
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved