Inhu
Pemkab Inhu | DPRD Inhu
 
+ INDEX BERITA

21:24 - Elpiji 12 Kg Mahal, Warga ...
00:04 - Asap Tebal, Inhu Liburkan ...
18:06 - Belum Pasti Pemilukada Inh...
21:03 - Persiapan Pelantikan DPRD ...
18:29 - Pasir Penyu Tuan Rumah MTQ...
19:31 - Tujuh JCH Inhu Gagal Beran...
18:44 - PDAM Indragiri Pasang 2.00...
17:00 - Pelayanan Buruk, PLN Selal...
06:37 - Antisipasi Lakalantas, Pet...
20:51 - Wabup Inhu Tinjau Usaha Ja...
19:46 - Dewan Nilai PLN Rengat Lam...
14:11 - Warga Keluhkan Lambannya P...
15:31 - Inhu Berhasil Tekan Angka ...
16:04 - Disperindagpas Terus Monit...
20:29 - Disperindagpas Inhu Jamin ...
10:01 - Paling Lama Juli, KUA-PPAS...
16:26 - Pemkab Inhu Evaluasi Proye...
16:09 - Satu Malam Dua Kebakaran M...
09:17 - Dua Bulan Mewabah, Dua War...
08:55 - Mantap, PLN Pastikan Tak A...
 
BP4KP Tak Dilibatkan
Proyek 2.147 Sapi di Inhu Batal Akibat Poktan Dadakan
Kamis, 25/07/2013 - 11:53:26 WIB

TERKAIT:
 
  • Elpiji 12 Kg Mahal, Warga Inhu Migrasi ke Elpiji 3 Kg
  • Asap Tebal, Inhu Liburkan Sekolah
  • Belum Pasti Pemilukada Inhu Serentak dengan Daerah Lain
  •  

    RENGAT - Dinas peternakan (Disnak) membatalkan pengadaan 2.147 ekor Sapi Bali di Inhu. Selain Calon Penerima dan Calon Lokasi (CPCL) bersifat dadakan,  Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam proyek tersebut juga tidak melibatkan Badan Pelaksana Penyuluah Pertanian, Perikanan, Perternakan dan Ketahanan Pangan (BP4KP) Kabupaten Inhu, sehingga proyek Sapi tersebut layak dibatalkan.
     
    Demikian disampaikan kepala BP4KP Inhu H Azwardi Kamis (25/7/2013) di Pematangreba. ''Penerima Sapi juga diketahui tidak memiliki kandang, jika ini dilanjutkan Sapi-Sapi tersebut akan diletakan dimana saat malam hari. Pemeliharaan Sapi harus fokus bukan asal-asalan. Jika tenaga penyuluh dilibatkan maka akan bias mendampingi petani,'' ujar Azwardi.
     
    Dijelaskannya, kelompok tani (Poktan) penerima Sapi bersifat dadakan pembetukannya. Berdasarkan data sampai saat ini ada sekitar 600 Poktan. Setelah dilakukan penyesuaian banyak Poktan baru dibentuk (dadakan,red) artinya Poktan yang lama terabaikan. ''Kita memiliki dana pendamping, ini bisa kita gunakan jika kita dampingi para petani atau peternak tesebut,'' jelasnya.
     
    Sementara itu, sebelumnya Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Inhu, HM Sadar mengungkapkan pembatalan program pengadaan Sapi untuk budidaya sebanyak 2.147 ekor yang sudah dianggarkan melalui APBD Inhu tahun anggaran 2013 senilai Rp 16 miliar tersebut dilakukan karena pihaknya menemukan sejumlah permasalahan yang dapat menimbulkan persoalan hukum. (Zulpen)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0813 6503 1931 atau
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
    bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • APBD-P Riau 2014 Tuntas Diverifikasi
  • Toyota Hadirkan Varian Vios TRD di IIMS 2014
  • DPRD Bengkalis Bentuk 7 Fraksi dan Pansus
  • Batik di Stand RAPP Jadi Perhatian Pengunjung
  • SKK Migas-CPI Terima Penghargaan dari Pemerintah Kota Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
    Other : Iklan Baris Flag Counter
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2014 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved