Inhu
Pemkab Inhu | DPRD Inhu
 
+ INDEX BERITA

17:47 - 950 Lansia di Inhu Kembali...
17:58 - Seleksi Adm Rekrutman PPK ...
16:52 - Bupati Inhu Terima Penghar...
19:00 - Pengrajin Batu Akik Menjam...
15:34 - Bupati Inhu Buka MTQ Kuala...
17:06 - Pemkab Inhu Siapkan Bonus ...
19:29 - Bujang Dara Diminta Promos...
18:48 - Jemput Aspirasi, Bupati To...
18:58 - Bupati Berharap Siswa Dapa...
13:43 - Bupati Yopi Tinjau UN dan ...
17:23 - UN Hari Pertama Inhu Berja...
11:23 - Tak Dianggarkan, 285 CPNS ...
22:52 - Bupati Yopi Resmikan Gedun...
19:45 - Pemkab Inhu Anggarkan Rp40...
20:09 - Ratusan Koperasi di Inhu T...
21:33 - Pemkab Inhu Serahkan LKPj ...
18:22 - Rawan Kecelakaan, Masyarak...
18:25 - Paket Soal UN 2015 Tiba di...
16:34 - Masyarakat 2 Kecamatan di ...
09:12 - 45 Persen Warga Inhu Hidup...
 
BP4KP Tak Dilibatkan
Proyek 2.147 Sapi di Inhu Batal Akibat Poktan Dadakan
Kamis, 25/07/2013 - 11:53:26 WIB

TERKAIT:
 
  • 950 Lansia di Inhu Kembali Dapatkan Sembako
  • Seleksi Adm Rekrutman PPK Inhu Diumumkan; 34 Tidak Lolos
  • Bupati Inhu Terima Penghargaan PWI Riau Award
  •  

    RENGAT - Dinas peternakan (Disnak) membatalkan pengadaan 2.147 ekor Sapi Bali di Inhu. Selain Calon Penerima dan Calon Lokasi (CPCL) bersifat dadakan,  Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam proyek tersebut juga tidak melibatkan Badan Pelaksana Penyuluah Pertanian, Perikanan, Perternakan dan Ketahanan Pangan (BP4KP) Kabupaten Inhu, sehingga proyek Sapi tersebut layak dibatalkan.
     
    Demikian disampaikan kepala BP4KP Inhu H Azwardi Kamis (25/7/2013) di Pematangreba. ''Penerima Sapi juga diketahui tidak memiliki kandang, jika ini dilanjutkan Sapi-Sapi tersebut akan diletakan dimana saat malam hari. Pemeliharaan Sapi harus fokus bukan asal-asalan. Jika tenaga penyuluh dilibatkan maka akan bias mendampingi petani,'' ujar Azwardi.
     
    Dijelaskannya, kelompok tani (Poktan) penerima Sapi bersifat dadakan pembetukannya. Berdasarkan data sampai saat ini ada sekitar 600 Poktan. Setelah dilakukan penyesuaian banyak Poktan baru dibentuk (dadakan,red) artinya Poktan yang lama terabaikan. ''Kita memiliki dana pendamping, ini bisa kita gunakan jika kita dampingi para petani atau peternak tesebut,'' jelasnya.
     
    Sementara itu, sebelumnya Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Inhu, HM Sadar mengungkapkan pembatalan program pengadaan Sapi untuk budidaya sebanyak 2.147 ekor yang sudah dianggarkan melalui APBD Inhu tahun anggaran 2013 senilai Rp 16 miliar tersebut dilakukan karena pihaknya menemukan sejumlah permasalahan yang dapat menimbulkan persoalan hukum. (Zulpen)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0813 6503 1931 atau
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
    bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Ketua Komisi II DPRD Bengkalis Kritik Sekda Soal SK Bupati
  • Ratusan Pengobatan Alternatif di Kuansing Tak Berizin
  • Seleksi PPK Rohul Diduga Ada Kecurangan
  • Jika Ada Oknum Manfaatkan Pansus Lahan, Libas Saja !
  • Telkomsel Siapkan Ratusan Hadiah untuk Pelanggan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
    Other : Iklan Baris
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2015 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved