Inhu
Pemkab Inhu | DPRD Inhu
 
+ INDEX BERITA

19:58 - Inhu Terima Piagam Sistem ...
19:15 - Capai 2,14 Persen, Pertumb...
12:08 - LAPOR! Diharap Bisa Jadi A...
06:18 - Horee... Orang Miskin Pun ...
06:58 - 32 Desa di Tujuh Kecamatan...
20:26 - Banjir Rendam Ratusan Ruma...
08:44 - Tahun Ini, Dana Rp16 Milia...
05:44 - Melalui Muswillub, Penguru...
07:21 - Pemuda Pancasila Seberida ...
18:36 - Jalintim KM 223 Terancam P...
08:02 - JCH Inhu Mulai Ikuti Pelat...
05:42 - PWI Inhu Tandatangani MOU ...
10:06 - Waduh!! Meski jadi Ibukota...
08:58 - Inhu Raih Piala WTN Laluli...
06:33 - Baru Menjabat Tiga Bulan, ...
19:13 - Pertengahan Februari, E-Ti...
09:53 - Warga Inhu yang Temukan Pu...
05:56 - BPJS Ungkap Program dalam ...
18:32 - 2.428 Tenaga Pendidik Agam...
07:19 - Inhu Serius Sikapi Masalah...
 
Komisi C DPRD Inhu Kumpulkan Data Proyek Jalintim
Kamis, 29/11/2012 - 21:17:22 WIB

RENGAT Komisi C DPRD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) berencana mendatangi Kantor Balai Besar Jalan Nasional Wilayah (BBJNW) II di Kota Padang Sumatera Barat untuk mengambil data tentang proyek Jalan Lintas Timur (Jalintim), Senin (3/12) mendatang.

"Insya Allah Senin depan kita berangkat ke Padang. Sekarang Sekretariat sedang menyusun surat pemberitahuan pada kantor bersangkutan tentang kunjungan kita ini,"kata Ketua Komisi C DPRD Inhu, Doni Rinaldi didampingi sejumlah anggota Komisi C lain, Raja Irwantoni dan Agus Suryono diruang kerjanya, Kamis (29/11).

Dikatakan, kedatangan Komisi C DPRD Inhu ke Kantor Balai Besar Jalan Nasional Wilayah II merupakan tindak lanjut dari informasi dan peninjauan lapangan terkait sejumlah dugaan penyimpangan serta masalah proyek peningkatan Jalintim wilayah Inhu, paket simpang empat Japura sampai batas Riau-Jambi.

Diungkapkan, ada beberapa dugaan penyimpangan serta masalah dalam realisasi proyek peningkatan Jalintim, pertama masalah pembangunan Jembatan Japura Kecamatan Lirik atau paket pembangunan Jembatan Pasir Ringgit yang berada diruas Jalintim.

Pembangunan jembatan Japura tersebut diduga menyalahi spesifikasi dan tidak sesuai bestek, yakni komposisi beton tapak penyangga dan tiang jembatan yang tidak sesuai kualitas standar baku dalam kontrak kerja, dimana kualitas beton untuk tapak penyangga dan tiang jembatan adalah K-350 sampai K-400.(zup)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Inhu Terima Piagam Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Terbaik 2016
  • Selama 7 Bulan, Sindikat Internasional Selundupkan 2.381 Imigran Gelap ke Malaysia Lewat Dumai
  • Bahas Isu Pajak, Redaksi Metro Riau Silaturahmi dengan Kanwil DJP Riau-Kepri
  • Sudah Tiga Minggu, Pemkab Kuansing Belum Serahkan Revisi KUA PPAS ke DPRD
  • Pemkab Meranti dan Ahli Waris Saling Klaim Lahan Bumi Perkemahan 'Rumbia Berduri'
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved