Inhu
Pemkab Inhu | DPRD Inhu
 
+ INDEX BERITA

12:17 - Pemkab Inhu Bersama Forkop...
10:44 - Pimpin Apel Harkitnas, Kap...
17:05 - Bulan Suci Ramadan, Wabup ...
10:26 - Antisipasi Serangan Terori...
19:33 - PT Tasma Puja Bantah Rampa...
13:14 - Insiden Mako Brimob, ‎Po...
09:29 - Bupati Yopi Letakkan Batu ...
10:49 - Polres Inhu Gelar Shubuh B...
12:15 - Polres Inhu Goro Bersihkan...
11:08 - Upacara Peringatan Hardikn...
09:28 - May Day di Inhu, Kapolres ...
07:40 - Wabup Inhu: Ada Pertemuan,...
12:14 - AKBP Arif Bastari Minta Ka...
10:47 - Polres Inhu Sambut Kedatan...
11:41 - Ustad Yuli Ajak Ummat Jaga...
16:25 - Protes Kerusakan Jalan dan...
14:42 - Wabup Inhu Hadiri Paripurn...
14:31 - Badan Kesbangpol Inhu Gela...
10:50 - Jelang Ramadan, Polres Inh...
13:41 - Pemkab Inhu Gelar PMTB Kab...
 
Komisi C DPRD Inhu Kumpulkan Data Proyek Jalintim
Kamis, 29/11/2012 - 21:17:22 WIB

RENGAT Komisi C DPRD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) berencana mendatangi Kantor Balai Besar Jalan Nasional Wilayah (BBJNW) II di Kota Padang Sumatera Barat untuk mengambil data tentang proyek Jalan Lintas Timur (Jalintim), Senin (3/12) mendatang.

"Insya Allah Senin depan kita berangkat ke Padang. Sekarang Sekretariat sedang menyusun surat pemberitahuan pada kantor bersangkutan tentang kunjungan kita ini,"kata Ketua Komisi C DPRD Inhu, Doni Rinaldi didampingi sejumlah anggota Komisi C lain, Raja Irwantoni dan Agus Suryono diruang kerjanya, Kamis (29/11).

Dikatakan, kedatangan Komisi C DPRD Inhu ke Kantor Balai Besar Jalan Nasional Wilayah II merupakan tindak lanjut dari informasi dan peninjauan lapangan terkait sejumlah dugaan penyimpangan serta masalah proyek peningkatan Jalintim wilayah Inhu, paket simpang empat Japura sampai batas Riau-Jambi.

Diungkapkan, ada beberapa dugaan penyimpangan serta masalah dalam realisasi proyek peningkatan Jalintim, pertama masalah pembangunan Jembatan Japura Kecamatan Lirik atau paket pembangunan Jembatan Pasir Ringgit yang berada diruas Jalintim.

Pembangunan jembatan Japura tersebut diduga menyalahi spesifikasi dan tidak sesuai bestek, yakni komposisi beton tapak penyangga dan tiang jembatan yang tidak sesuai kualitas standar baku dalam kontrak kerja, dimana kualitas beton untuk tapak penyangga dan tiang jembatan adalah K-350 sampai K-400.(zup)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Miliki Motivasi Kuat Bantu Keluarga, Warga Pelalawan ini Ikuti Program Pelatihan Mekanik
  • Walikota Dumai Serahkan Bantuan Rp 20 Juta untuk Masjid Al Hidayah Kelurahan Ratu Sima
  • Abdul Kadir Bagi Sembako Gratis ke Masyarakat
  • Terkesan Program Rumah Layak Huni, Warga Kuala Cenaku Siap Coblos Nomor 4
  • TFWoF Edukasi Kehutanan kepada Generasi Muda
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved