Inhu
Pemkab Inhu | DPRD Inhu
 
+ INDEX BERITA

15:21 - Bupati Yopi Hadiri Pelanti...
14:49 - Bupati Yopi Buka Festival ...
14:35 - Kabupaten Inhu Jadi Percon...
19:11 - 109 Pasangan di Inhu Nikah...
11:12 - Sembilan Kecamatan di Inhu...
10:52 - Puskesmas Kulim Jaya Inhu ...
20:05 - Ribuan Rumah di Rengat Bar...
19:32 - Konflik Berlarut-larut, Wa...
10:09 - Hari Ini, Festival Batang ...
19:11 - Tiga SDN di Inhu Belum Mem...
16:24 - Sukses Laksanakan Pamsimas...
15:33 - Tapal Batas Inhu-Pelalawan...
08:39 - Horee..UMK 2015 Inhu Dipas...
11:22 - Lebihi Target, Realisasi P...
07:22 - Disperindagpas Inhu Curiga...
11:22 - Pilkada 2015, Dua Balon Bu...
10:32 - Bupati Inhu Terima PIN Keh...
08:46 - DPRD Inhu segera Sahkan Al...
11:00 - Bersumber dari APBD Riau d...
16:26 - Jaringan Seluler Mati Tota...
 
2013, 4 Desa di Sei Lala Jadi Penghasil Beras
Rabu, 21/11/2012 - 14:43:44 WIB

TERKAIT:
 
  • Bupati Yopi Hadiri Pelantikan Pimpinan DPRD Inhu
  • Bupati Yopi Buka Festival Batang Gansal
  • Kabupaten Inhu Jadi Percontohan Open Government Indonesia
  •  

    RENGAT- Tahun 2013 mendatang, 4 Desa di Kecamatan Sungai Lalak akan dijadikan sebagai daerah penghasil beras. Dimana 4 Desa tersebut berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) yang membutuhkan bantuan bidang pertanian.

    Camat Sungai Lala Drs M Solqan MSi di sela meninjau jalannya pelaksanaan MTQ ke 42 tingkat Kabupaten Inhu Rabu (21/11) mengatakan, kalau 4 desa di Kecamatan sungai lala yang berpotensi sebagai daerah penghasil padi (beras, red) adalah desa Pasir Bongkal dengan luas lahan sawah 25 Ha setiap kali panen menghasilkan beras 100 ton dan dilakukan dua kali panen setahun.

    Selanjutnya, di Desa Pasir Kelampaian luas lahan sawah 40 Ha, Pasir Selabau ada 25 Ha dan. Di desa Kuala lala ada 15 Ha. "4 Desa ini sebagai desa penghasil beras namun pengolahan lahan secara maksimal perlu dukungan pemerintah. Kita dari Kecamatan mengusulkan anggaran pengolahan lahan sawah di Kecamatan Sungai Lala tahun 2012 mendatang,"ujar Solqan.

    Dikatakannya, beras yang di hasilkan oleh sawah di wilayah Kecamatan Sungai Lala tergolong beras bagus dengan harga jual di pasaran Rp.8 ribu. "Padi yang di tanam adalah jenis Ier 64. Untuk mendapatkan hasil padi maksimal petani membutuhkan peralatan yang moderen," ujarnya.

    Setiap 1 Ha sawah, bisa menghasilkan 4 ton beras, dengan ratusan lahan sawah yang di kelola maksimal maka akan mengasilkan ribuan ton beras. "Mesin pengolahan padi untuk dijadikan beras juga sudah ada di pasir selabu. Beras asal Kecamatan sungai lala kita pamerkan di stand MTQ Kabupaten Inhu,"jelasnya. (Zup)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0813 6503 1931 atau
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
    bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Cegah Filarisasi, Diskes Bagikan Obat "Door to Door"
  • Pemprov Siapkan Rp800 Miliar untuk Runway Bandara SSK II
  • Sukarmis Pecat Pegawai Honor Bandel
  • Dilapori Ada yang Tewas Saat Demo BBM, Jokowi Sebut Itu Urusan Polisi
  • DPPKP Meranti Tampilkan Diversifikasi Sagu
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
    Other : Iklan Baris Flag Counter
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2014 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved