Inhu
Pemkab Inhu | DPRD Inhu
 
+ INDEX BERITA

16:22 - Miris, Batang Gansal Kekur...
20:31 - Hanya 111 Desa Kirim Data ...
17:16 - Dana Bos Meningkat, Guru I...
18:55 - Bupati Yopi Kunjungi Warga...
16:23 - Walau Harga Naik, Kebutuha...
18:04 - Bupati Harapkan Musrenbang...
17:40 - 76 Mahasiswi Akbid Indragi...
19:24 - Hari Ini, Pasir Penyu dan ...
15:34 - Dewan Minta Kegiatan di AP...
21:13 - Agus : RAPI Mencoba Eksis ...
19:41 - Bupati Yopi Resmikan Pasar...
18:23 - Lusa, Desa Kepayang Sari P...
14:56 - Miliki Gaya Sendiri, Yopi ...
20:22 - Agus : Seluruh Aspirasi Ma...
17:58 - Dinkes Anggarkan Rp2,5 M u...
21:14 - Jelang Musrenbang Kabupate...
20:24 - Bupati Minta Pelajar Inhu ...
11:22 - Bupati Kenalkan "Laksamana...
05:25 - Apel Granny Smith Masih Di...
20:21 - Mudahkan Perizinan, Agus M...
 
2013, 4 Desa di Sei Lala Jadi Penghasil Beras
Rabu, 21/11/2012 - 14:43:44 WIB

TERKAIT:
 
  • Miris, Batang Gansal Kekurangan Ratusan Guru
  • Hanya 111 Desa Kirim Data Profile Secara Online
  • Dana Bos Meningkat, Guru Inhu Dilarang Pungut Uang Buku
  •  

    RENGAT- Tahun 2013 mendatang, 4 Desa di Kecamatan Sungai Lalak akan dijadikan sebagai daerah penghasil beras. Dimana 4 Desa tersebut berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) yang membutuhkan bantuan bidang pertanian.

    Camat Sungai Lala Drs M Solqan MSi di sela meninjau jalannya pelaksanaan MTQ ke 42 tingkat Kabupaten Inhu Rabu (21/11) mengatakan, kalau 4 desa di Kecamatan sungai lala yang berpotensi sebagai daerah penghasil padi (beras, red) adalah desa Pasir Bongkal dengan luas lahan sawah 25 Ha setiap kali panen menghasilkan beras 100 ton dan dilakukan dua kali panen setahun.

    Selanjutnya, di Desa Pasir Kelampaian luas lahan sawah 40 Ha, Pasir Selabau ada 25 Ha dan. Di desa Kuala lala ada 15 Ha. "4 Desa ini sebagai desa penghasil beras namun pengolahan lahan secara maksimal perlu dukungan pemerintah. Kita dari Kecamatan mengusulkan anggaran pengolahan lahan sawah di Kecamatan Sungai Lala tahun 2012 mendatang,"ujar Solqan.

    Dikatakannya, beras yang di hasilkan oleh sawah di wilayah Kecamatan Sungai Lala tergolong beras bagus dengan harga jual di pasaran Rp.8 ribu. "Padi yang di tanam adalah jenis Ier 64. Untuk mendapatkan hasil padi maksimal petani membutuhkan peralatan yang moderen," ujarnya.

    Setiap 1 Ha sawah, bisa menghasilkan 4 ton beras, dengan ratusan lahan sawah yang di kelola maksimal maka akan mengasilkan ribuan ton beras. "Mesin pengolahan padi untuk dijadikan beras juga sudah ada di pasir selabu. Beras asal Kecamatan sungai lala kita pamerkan di stand MTQ Kabupaten Inhu,"jelasnya. (Zup)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0813 6503 1931 atau
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
    bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Mensos : Raskin di Riau Tak Layak Konsumsi
  • Mantap! Zakat Siak Tembus Rp20 Miliar
  • Sudah Tak Utuh, Jasad Umar Mengapung di Sungai Siak
  • Sarana Masjid Paripurna Masih Banyak yang Kurang
  • Wow Keren! Karimun Wagon R, LCGC Paling Membahagiakan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
    Other : Iklan Baris
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2014 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved