Inhu
Pemkab Inhu | DPRD Inhu
 
+ INDEX BERITA

10:48 - Jelang Ramadan, Disperinda...
19:34 - Masyarakat Galau, Elpiji 3...
12:53 - Listrik Sering Mati, Masya...
19:55 - Di Inhu Belum Ditemukan Be...
17:20 - Wakapolres Inhu Diganti...
18:53 - Bupati Inhu Sampaikan LKPJ...
20:05 - LPTQ Latih 100 Dewan Hakim...
11:21 - Sudah Lama Disampaikan, De...
10:35 - Diskes Inhu Tangani 4 Kasu...
08:44 - Mulai Hari Ini, 64 Kades T...
19:24 - Satpol PP Amankan Belasan ...
15:39 - Warga Batang Cenaku Minta ...
14:46 - Lurah Airmolek I Bantah Te...
11:31 - 14 Kecamatan se-Inhu Ikuti...
17:22 - Disdukcapil Inhu Data dan ...
17:47 - 950 Lansia di Inhu Kembali...
17:58 - Seleksi Adm Rekrutman PPK ...
16:52 - Bupati Inhu Terima Penghar...
19:00 - Pengrajin Batu Akik Menjam...
15:34 - Bupati Inhu Buka MTQ Kuala...
 
2013, 4 Desa di Sei Lala Jadi Penghasil Beras
Rabu, 21/11/2012 - 14:43:44 WIB

TERKAIT:
 
  • Jelang Ramadan, Disperindagpas Sidak Harga Sembako
  • Masyarakat Galau, Elpiji 3 Kg Mahal dan Langka
  • Listrik Sering Mati, Masyarakat Rusak Fasilitas PLN
  •  

    RENGAT- Tahun 2013 mendatang, 4 Desa di Kecamatan Sungai Lalak akan dijadikan sebagai daerah penghasil beras. Dimana 4 Desa tersebut berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) yang membutuhkan bantuan bidang pertanian.

    Camat Sungai Lala Drs M Solqan MSi di sela meninjau jalannya pelaksanaan MTQ ke 42 tingkat Kabupaten Inhu Rabu (21/11) mengatakan, kalau 4 desa di Kecamatan sungai lala yang berpotensi sebagai daerah penghasil padi (beras, red) adalah desa Pasir Bongkal dengan luas lahan sawah 25 Ha setiap kali panen menghasilkan beras 100 ton dan dilakukan dua kali panen setahun.

    Selanjutnya, di Desa Pasir Kelampaian luas lahan sawah 40 Ha, Pasir Selabau ada 25 Ha dan. Di desa Kuala lala ada 15 Ha. "4 Desa ini sebagai desa penghasil beras namun pengolahan lahan secara maksimal perlu dukungan pemerintah. Kita dari Kecamatan mengusulkan anggaran pengolahan lahan sawah di Kecamatan Sungai Lala tahun 2012 mendatang,"ujar Solqan.

    Dikatakannya, beras yang di hasilkan oleh sawah di wilayah Kecamatan Sungai Lala tergolong beras bagus dengan harga jual di pasaran Rp.8 ribu. "Padi yang di tanam adalah jenis Ier 64. Untuk mendapatkan hasil padi maksimal petani membutuhkan peralatan yang moderen," ujarnya.

    Setiap 1 Ha sawah, bisa menghasilkan 4 ton beras, dengan ratusan lahan sawah yang di kelola maksimal maka akan mengasilkan ribuan ton beras. "Mesin pengolahan padi untuk dijadikan beras juga sudah ada di pasir selabu. Beras asal Kecamatan sungai lala kita pamerkan di stand MTQ Kabupaten Inhu,"jelasnya. (Zup)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0813 6503 1931 atau
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
    bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Manjakan Konsumen, Highland Perawang Hotel Promo Kamar
  • Staf Ahli Gubernur Riau Jadi Tersangka Pengadaan Lahan Asrama Haji
  • Hadiri Pisah Sambut Kapolres, Bupati Harap Kemitraan Meningkat
  • Warga Nilai Program Jamkesda Lebih Baik dari BPJS
  • Oknum DKP Terancam Dipecat
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
    Other : Iklan Baris
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2015 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved