Inhu
Pemkab Inhu | DPRD Inhu
 
+ INDEX BERITA

09:46 - Forkopimda Inhu Halalbihal...
06:37 - Empat Gajah Liar Serang Pe...
14:31 - Arus Mudik dan Balik Lebar...
17:58 - Polres Inhu Siapkan Pos Pe...
03:31 - Pusdatin Puanri Inhu Bagik...
13:13 - Siaga Idul Fitri, PLN UP3 ...
11:05 - PT Mega Nusa Inti Sawit Ge...
06:02 - Jaksa Periksa Sekwan Terka...
14:10 - Polres Inhu Musnahkan Ribu...
13:45 - Amankan Idul Fitri, Polres...
10:44 - Tokoh Masyarakat Inhu Ajak...
11:57 - AKBP Dasmin Ginting SIK: J...
11:45 - Kapolres Inhu Sertijab Tig...
13:40 - BPOM Temukan Kerupuk Menga...
16:48 - Tokoh Masyarakat Sebut 22 ...
07:04 - BPOM Temukan Kerupuk Menga...
12:50 - Polres Inhu Gandeng Baznas...
14:16 - Safari Ramadan Gubri, Bupa...
13:29 - Terkait People Power 22 Me...
12:40 - Rayakan Kelulusan hingga L...
 
Empat Gajah Liar Serang Permukiman di Inhu, Warga sempat Mengungsi
Rabu, 12/06/2019 - 06:37:18 WIB

INHU – Empat ekor gajah liar masuk ke perkebunan warga hingga wilayah permukiman penduduk. Akibatnya warga memilih meninggalkan rumah dan mengungsi ke lokasi yang aman dari serangan gajah.

Wilayah tersebut berada di Kecamatan Peranap Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Diperkirakan rombongan gajah itu sudah masuk ke pemukiman warga semenjak pekan lalu. 

Diberitakan Indonesiainside.id, upaya masyarakat untuk menghalau hewan itu sebelum ada pertolongan dari pihak BKSDA adalah dengan membunyikan mercon.

Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) sudah menurunkan tim ke lokasi tersebut dengan membawa misi penggiringan gajah liar bisa keluar dari pemukiman masyarakat.

Humas BKSDA Rengat, Permohonan Lubis menyampaikan tim BKSDA dari Pekanbaru akan melakukan penggiringan dengan menggunakan dua ekor gajah jinak yang didatangkan dari Pusat Pelatihan Gajah di Minas. 

“Tim BKSDA dari Pekanbaru sudah tiba di Peranap tadi, sementara dua ekor gajah jinak sedang dalam perjalanan,” kata Permohonan Lubis, Selasa (11/6/2019).

Kemungkinan dua ekor gajah beserta mahotnya itu akan tiba di Kecamatan Peranap paling lambat Rabu (12/6/2019) hari ini. 

Sebelum dilakukan penggiringan, Lubis mengatakan Tim BKSDA terlebih dahulu melaksanakan rapat di Kantor Camat Peranap guna membahas rencana penggiringan untuk empat gajah liar. 

Hal ini agar menjelang penggiringan, tidak ada kendala yang bakal dihadapi oleh tim. Permohonan menyampaikan gajah-gajah tersebut akan digiring ke habitat aslinya di Taman Nasional Teso Nilo (TNTN).

Berdasarkan informasi, tanaman warga dilaporkan rusak karena diserang gajah. Hingga kini belum ada laporan korban manusia akibat penyerangan hewan liar tersebut. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • ASN Dishub Dumai Gelar Mosi Tak Percaya, Meja Bendahara Dikeluarkan
  • Figur Bakal Calon Bupati Meranti Mulai Diperbincangkan, Ini Kata Bupati Irwan
  • Transaksi di CFC Dumai, Dua Orang Pengedar Sabu Diciduk Polisi
  • IKALUNI SMAGAMA Disahkan, Organisasi Makin Jelas dan Terarah Sesuai AD/ART
  • UIR Siapkan 18 Program Studi di Akreditasi International
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved