Masyarakat Desa Kerubung Jaya, Kecamatan Batang Cinaku, Kabupaten Indragiri Hulu, merasa kecewa terhada" /> Masyarakat Desa Kerubung Jaya, Kecamatan Batang Cinaku, Kabupaten Indragiri Hulu, merasa kecewa terhada" />
Inhu
Pemkab Inhu | DPRD Inhu
 
+ INDEX BERITA

12:13 - PBD Inhu Salurkan Bantuan ...
15:54 - Sambil Bersepeda, Kapolres...
06:42 - RAPBD Inhu Tahun 2019 Rp1,...
17:44 - Peduli Korban Banjir, FPI ...
09:24 - Tiga Pesilat Asal Inhu Rai...
13:20 - Wabup Inhu Sampaikan Pesan...
12:31 - Tengah Asik Main, Bocah 7 ...
15:32 - Kapolres Inhu Ajak Masyara...
11:50 - Terendam Banjir, Bhabinkam...
11:58 - Intensitas Hujan Tinggi, K...
15:48 - PN Rengat Kelas II Ambil S...
11:22 - Diduga Tilap Uang untuk Ke...
14:06 - Hindari Penyimpangan Dana ...
17:04 - Kwaran Rengat Barat Sukses...
14:30 - Kapolres Pimpin Apel Gelar...
14:11 - Perbaiki Kabel Putus akiba...
12:12 - Pesawat Latih Bandara Japu...
13:45 - Pemkab Inhu Gelar Rakor un...
11:50 - Pemkab Inhu Peringati Sump...
15:53 - Resmikan Masjid Al-Mukmini...
 
Terlihat Retak-retak, Pembangunan Semenisasi Jalan di Desa Kerubung Jaya Dinilai Asal-asalan
Senin, 01/10/2018 - 09:02:21 WIB
Tampak terlihat semenisasi yang retak ditambal.
Tampak terlihat semenisasi yang retak ditambal.
TERKAIT:

RENGAT - Masyarakat Desa Kerubung Jaya, Kecamatan Batang Cinaku, Kabupaten Indragiri Hulu, merasa kecewa terhadap pembangunan semenisasi jalan di Dusun II, desa tersebut.

Pasalnya baru sekitar 1 bulan semenisasi itu selesai, sudah banyak mengalami retak-retak. Masyarakat menilai pengerjaan semenisasi tersebut dikerjakan asal-asalan.

Tokoh masyarakat setempat Muk Ali kepada awak media, Ahad (30/9/2018) mengatakan, sangat menyesalkan hal tersebut, karena ini menyangkut penggunaan dana desa.

Dijelaskan Muk Ali, proyek semenisasi tersebut menelan dana sebesar Rp 327.668.500 yang bersumber dari APBN.

"Seminisasi tersebut berlokasi di Dusun ll dengan panjang 629 m, lebar 3 m, dan tebal 0,15 m," terangnya.

Selain itu, Muk Ali juga mengatakan bahwa pengerjaan proyek jalan tersebut dilakukan pada saat tanah di lokasi pekerjaan sedang becek, sehingga dikhawatirkan tidak akan bertahan lama.

"Sekarang saja sudah terlihat mutunya, baru 1 bulan dikerjakan sudah terjadi kerusakan di sana-sini, bahkan di beberapa titik sudah putus dan dilakukan penempelan," ujarnya.

Sementara itu TPK (Tim Pengelola Kegiatan) proyek semenisasi tersebut Agus Piyoto belum berhasil dihubungi untuk dimintai keterangan terkait hal ini.

Penulis : Andri Subakti
Editor   : Fauzia

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Harga TBS Sawit di Riau Turun Terus, Ternyata Ini Sebabnya...
  • Prostitusi Online 'Sukabumi Asyik' Ternyata Dijalankan di Gang Sempit Ini
  • BIN Sebut 41 Masjid Terpapar Radikalisme, Wakil Ketua Dewan Masjid Jamin Tak Ada
  • Rancangan Belanja APBD Meranti 2019 Lebih Besar dari Pendapatan
  • Passing Grade Tes CPNS Tak Diturunkan, Ini Alasan Pemerintah
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved