www.halloriau.com  
Hukrim
BREAKING NEWS :
Polri Tetapkan 5 Tersangka Korporasi Kasus Karhutla, Ini Nama Perusahaannya
 
Remaja Pria Tewas Tergantung, Anehnya Kaki Sentuh Tanah dan Celananya Ada Bercak Darah
Selasa, 10/09/2019 - 11:25:37 WIB
Remaja pria ditemukan tewas tergantung di kebun karet milik warga.
Remaja pria ditemukan tewas tergantung di kebun karet milik warga.
TERKAIT:

SELATPANJANG - Seorang pemuda ditemukan tewas tergantung di bawah pohon karet dengan seutas tali di kebun milik warga, tepatnya di Kecamatan Rangsang Pesisir, Selasa (10/9/2019).

Korban tewas tergantung dengan tali tambang menggunakan baju sweater dengan tutup kepala dan mengenakan celana jeans dan di sampingnya terdapat sebuah tas berwarna hitam.

Belum diketahui pasti kronologis kejadiannya. Pihak Kepolisian sampai saat ini belum memberikan keterangan resmi. Namun Kejadian tersebut dibenarkan langsung oleh Kapolres Meranti AKBP La Ode Proyek SH MH melalui Kapolsek Rangsang Iptu Djoni Rekmamora.

"Iya betul, untuk laporannya nanti dulu, anggota masih di lapangan," kata Djoni.

Sementara itu Sekretaris Camat Rangsang Pesisir, Masnawi yang berada di lapangan ketika dikonfirmasi juga membenarkan kejadian tersebut.

"Pada pukul 06.00 WIB tadi pagi saya dihubungi oleh warga yang sekaligus Kasi Pelayanan Pak Ahmadi, dia mengabarkan ada warga yang meninggal tergantung di pohon karet. Saya dan Pak Camat yang kebetulan tidur di kantor langsung bergegas menuju lokasi. Sampainya di sana masyarakat sudah ramai. Langsung saya perintahkan Kasi Pelayanan untuk menghubungi pihak kepolisian dan Babinsa," ujar Masnawi.

Dikatakan Masnawi, pria tewas tersebut akrab disapa dengan panggilan Jn berumur 17 tahun. Untuk penyebabnya pun belum diketahui secara pasti. Namun banyak kejanggalan yang ditemukan dari kematian pemuda tersebut. Keanehan yang ditemukan dimana tewasnya pemuda itu dengan kondisi kaki yang menyentuh tanah, selain itu juga ditemukan bercak darah di bagian belakang celana korban.

"Pemuda tersebut panggilan sehari- harinya diketahui bernama Jn. Penyebabnya belum tahu, faktanya memang tergantung, tapi kalau ditengok-tengok seolah-olah tidak wajar, tapi biarlah polisi yang menentukan. Keluarganya belum bisa dihubungi, tadi ibunya berteriak histeris," kata Masnawi.

Penulis : Ali Imron
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Polri Tetapkan 5 Tersangka Korporasi Kasus Karhutla, Ini Nama Perusahaannya
  • Lebih Kurang 60 Hektar Lahan di Desa Setiang Pucuk Rantau Kuansing Terbakar
  • Dukung Pengamanan Daerah Perbatasan, XL Axiata - Bakamla Bangun “Desa Maritim” di Asahan
  • PMD Bengkalis Sosialisasikan Pilkades Serentak di Wonosari
  • PT Alfa Scorpii Bagikan Masker untuk Pengguna Jalan di Depan Kantor
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Gagalkan Perdagangan Satwa Dilindungi
     
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved