www.halloriau.com  
Hukrim
BREAKING NEWS :
Dompet Dhuafa Riau dan Komunitas Tangan di Atas Beri Layanan Kesehatan Gratis
 
Sempat Ricuh, Saling Dorong FPI dan Banser Terjadi saat Sidang Gus Nur di PN Surabaya
Kamis, 13/06/2019 - 14:54:53 WIB
Sidang lanjutan kasus pencemaran lewat vlog berjudul
Sidang lanjutan kasus pencemaran lewat vlog berjudul 'Generasi Muda NU Penjilat', dengan terdakwa Sugi Nur Raharja alias Gus Nur, sempat diwarnai kericuhan.
TERKAIT:
 
  • Sempat Ricuh, Saling Dorong FPI dan Banser Terjadi saat Sidang Gus Nur di PN Surabaya
  •  

    JAKARTA - Sidang lanjutan kasus pencemaran lewat vlog berjudul 'Generasi Muda NU Penjilat', dengan terdakwa Sugi Nur Raharja alias Gus Nur, di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya sempat diwarnai kericuhan.

    Dilansir dari CNNIndonesia di lokasi, kericuhan yang terjadi di luar ruang sidang PN Surabaya itu melibatkan massa ormas Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dan Front Pembela Islam (FPI). Mereka diketahui memantau jalannya persidangan di ruang tunggu PN Surabaya.

    Mulanya situasi itu terjadi bersamaan ketika kuasa hukum terdakwa, Ahmad Khozinudin, mencecar salah satu saksi, Ma'ruf Syah, dengan pertanyaan terkait kapasitas akun Generasi Muda NU di dalam ruang sidang. Merasa tak terima, massa di luar ruang pun mulai meracau teriakan. 

    Salah satu massa Banser, kemudian berteriak meminta terdakwa Sugi untuk keluar dari area persidangan. Teriakan tersebut berulang beberapa kali, bahkan hingga terdengar ke dalam ruang sidang. 

    "Sugi, keluar saja, tidak usah sidang!," teriak salah satu Banser menantang.

    Di lain pihak, kelompok massa FPI pun menjadi 'panas' sehingga terjadi adu mulut dengan massa Banser. Dua pihak kemudian saling berteriak, lalu aksi dorong-dorongan pun tak terelakkan. 

    Tak lama, petugas kepolisian yang berjaga langsung melakukan pengamanan dan memisahkan kedua massa yang terlibat adu mulut dan saling dorong.

    "Sudah jangan berteriak, ayo kamu (Banser) mundur. Kamu (FPI) juga sama mundur," kata salah satu petugas melerai. 

    Namun situasi tak jua dingin, massa yang terbilang banyak malah makin berteriak kalimat selawat dan takbir bersahutan. Aksi saling dorong pun terulang.

    Beruntung, salah satu anggota Banser kemudian menenangkan massa agar tak terprovokasi. Ia meminta kelompoknya untuk diam dan saling menjaga kondusivitas jalannya sidang. Ia juga meminta para massa untuk mundur. 

    "Satu komando, Anak Muda NU dengarkan. Kita hormati pengadilan, hormati aparat hukum. Mulutnya ditutup selawatan di dalam hati," ucap salah satu anggota Banser tersebut mencoba mendinginkan suasana.

    Untuk mencegah terjadinya kericuhan susulan, sejumlah aparat kepolisian pun berjaga di antara massa Banser dan FPI. Sementara itu, sidang Gus Nur dengan agenda pemeriksaan saksi masih terus berlangsung. (*)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Dompet Dhuafa Riau dan Komunitas Tangan di Atas Beri Layanan Kesehatan Gratis
  • Asap Makin Tebal, Kualitas Udara Berbahaya untuk Kesehatan, Warga Pekanbaru Pilih ke Sumbar
  • Menang Mudah, Marquez Dominasi Balapan MotoGP Aragon
  • Tiga Kali Penjajakan, Status Lahan Pasar Modern Belum Ada Kata Sepakat
  • Api Makin Besar, Kebakaran Hutan Lindung Bukit Betabuh Kuansing Sulit Dipadamkan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Gagalkan Perdagangan Satwa Dilindungi
     
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved