www.halloriau.com  
Hukrim
BREAKING NEWS :
Setoran Dana Sawit Hanya Rp 300 Miliar, DPRD Riau Sebut Tak Sebanding dengan Luas Lahan
 
Penuhi Panggilan Penyidik sebagai Tersangka, Kivlan Zen Siap Bila Ditahan
Rabu, 29/05/2019 - 12:27:11 WIB

JAKARTA - Tersangka kasus dugaan makar Mayjen (Purn) TNI Kivlan Zen memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri pada Rabu (29/5). Kivlan menyampaikan bahwa dirinya pasrah dan siap apabila ditahan.

Eks Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) itu hadir ke Bareskrim, pukul 10.31 WIB. Kivlan datang ditemani kuasa hukumnya, Djudju Purwantoro.

Kivlan mengatakan pemeriksaan ini merupakan kewenangan penuh penyidik.

"Kita serahkan sama penyidik, umpamanya dilanjutkan dengan cara pemeriksaan saya di luar atau saya di dalam, saya terima, enggak ada masalah," kata Kivlan dilansir dari Detik.

Kivlan menjalani pemeriksaan yang kedua sebagai tersangka. Perkara yang menjeratnya hari ini disebabkan oleh kejadian pada 9 Mei di Tebet. Saat itu Kivlan menyerukan kata-kata seperti "merdeka" dan "lawan".

"Kalau saya dinyatakan bersalah ya saya menerima," ucapnya.

Sementara Djuju merasa jerat makar yang ditimpakan kepada kliennya bersifat tendensius. Menurutnya unsur niat yang menjadi syarat perbuatan makar ia sebut tak terpenuhi dalam kasus ini.

"Terlalu mengada-ada, karena unsur-unsur yang dinamakan atau definisi makar itu sangat tidak relevan dan sangat tidak terpenuhi unsur-unsur itu," kata Djudju.

Ia juga menyinggung soal syarat yang perlu dipenuhi dalam pasal makar.

"Atau ada persiapan suatu persenjataan misalnya, atau upaya untuk menggulingkan pemerintah. Jadi sangat tendensius dan mengada-ada sangkaan pada pak Kivlan dalam perkara makar ini," katanya.

Kivlan seharusnya menjalani pemeriksaan ini pada 21 Mei lalu. Namun karena berhalangan, pihaknya meminta penundaan.

Berdasarkan surat panggilan, Kivlan akan diperiksa untuk digali keterangannya sebagai tersangka dalam perkara tindak pidana penyebaran berita bohong atau hoaks dan atau makar dan atau penghasutan.

Kivlan menjadi tersangka dugaan makar dari laporan polisi yang dilayangkan Jalaludin. Laporan itu terdaftar dengan nomor : LP/B/0442/V/2019/Bareskrim tertanggal 7 Mei 2019. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Setoran Dana Sawit Hanya Rp 300 Miliar, DPRD Riau Sebut Tak Sebanding dengan Luas Lahan
  • Kebagian 260 Formasi CPNS 2019, BKPP Kuansing: Pendaftaran dan Syarat Belum Dipastikan
  • Liga Champions Kembali Digelar, Berikut Jadwal Siaran Langsungnya
  • Jokowi Akan Hapus Eselon III dan IV, 440 Ribu PNS Bakal Kehilangan Jabatan
  • Pernah Mimpi Salat? Ini Maknanya yang Ternyata Luar Biasa
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Gagalkan Perdagangan Satwa Dilindungi
     
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved