www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Heboh Formulir C1 Beda dengan Data Situs Resmi, KPU Sebut Human Error
 
Tujuh Tahanan Kabur dari PN Pelalawan, Kajari dan Kasi Pidum Diperiksa
Selasa, 26/03/2019 - 11:46:48 WIB

PEKANBARU - Bagian Pengawasan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menindaklanjuti kasus kaburnya 7 tahanan dari Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan, Selasa (19/3/2019) sore lalu.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan, Nophy Tennophero Suoth, dan Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum), Agus Kurniawan diperiksa untuk mengetahui penyebab kaburnya tahanan hakim tersebut.

Asisten Pengawasan Kejati Riau, Heru Widarmoko, mengatakan, pemanggilan dua pejabat di Kejari Pelalawan itu untuk klarifikasi.
"Masih klarifikasi, jadi belum dapat kesimpulan, lagi pemeriksaan," ujar Heru, Senin (25/3/2019).

Heru mengatakan, proses klarifikasi ini sudah mulai dilakukan satu hari pasca kaburnya tahanan di PN Pelalawan. Sudah 4 saksi dimintai keterangan, termasuk pengawal tahanan dan pejabat struktural terkait pengawalan tahanan di Kejari Pelalawan.

Menurut Heru, klarifikasi ini untuk memastikan terkait proses pengawalan tahanan, apakah sudah sesuai prosedur atau tidak. "Dudah sesuai standar gak?. Sudah sesuai SOP gak dalam pengawalan tahanan?," ucap Heru.

Proses klarifikasi ditargetkan selesai pada pekan depan. Dari hasil pemeriksaan nanti, pihaknya akan melakukan penyimpulan, apakah ada human errorr atau sarana  prasarananya yang tidak memadai. "Apakah sudah menjalankan waskat (pengawasan melekat) ga? Kontrok gak," ucap Heru.

Diketahui, 7 tahanan kabur saat persidangan di PN Pelalawan dengan cara membobol jeruji besi di kamar mandi tahanan. Tiga orang berhasil ditangkap dan empat orang lainnya masih diburu.

Ketiga tahanan yang ditangkap adalah Rian Hidayat (28), tahanan kasus narkotika. Dia diciduk saat sembunyi di semak-semak tak dari belakang gedung PN Pelalawan, satu jam setelah kabur.

Lalu, Guntur Saputra (20), tahanan pencurian sepeda motor ditangkap di perumahan Telkom Pangkalan Kerinci. Pelaku diamankan pada  pukul 00.15 WIB. Setelah itu,  ditangkap Eko Siswanto ditangkap di rumahnya Desa Delik Kecamatan Pelalawan, dini hari pukul 00.45 WIB.

Sementara, 4 tahanan lain yang masih dilakukan pengejaran adalah tiga tahanan perkara kasus narkoba yakni, Septian Ade Fernandes (27), Praja Sutanan (33) dan Junaidi (22) serta  Arnius Hulu (22), perkara kasus pencurian motor.

Sementara Kepala Kejari Pelalawan, Nophy Tennophero Suoth, menyebutkan, ketiga pelaku ditangkap di tempat terpisah. Petugas kejaksaan bersama Polres berupaya maksimal menangkap para tahanan kabur lainnya.

Penulis: Linda Novia
Editor : Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Heboh Formulir C1 Beda dengan Data Situs Resmi, KPU Sebut Human Error
  • Bupati Wardan: RA Kartini Pioner Pejuang Kaum Perempuan
  • Trafik Data XL Axiata Naik 24% di Momen Pemilihan Presiden 2019
  • Bupati Inhil: Revolusi Mental Perlu Diikuti Seluruh Pihak
  • Pemilu Usai, Gubernur Syamsuar Ajak Warga Kembali Bersatu
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Ekspos Narkoba
     
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved