www.halloriau.com  
Hukrim
BREAKING NEWS :
Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Naik Rp 24,07 Perkilogram
 
Tipu Masyarakat Ratusan Juta, Saruman Divonis 22 Bulan Penjara
Kamis, 31/01/2019 - 18:07:13 WIB

PEKANBARU - Pengadilan Negeri Bangkinang memvonis terdakwa kasus penipuan dan penggelapan, Saruman, dengan hukuman penjara selama 22 bulan. Saruman terbukti menipu masyarakat dengan modus pembelian lahan sawit dengan Kredit Kepada Koperasi Primer untuk Anggotanya (KKPA) sebesar Rp350 juta lebih.

Vonis terhadap Saruman dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bangkinang yang tertuang dalam putusan Nomor 485/Pid.B/2019/PN BKN, 3 Januari 2019.

Hakim menyatakan Saruman bersalah melanggar Pasal 378 KUHPidana. "Hakim PN Bangkinang telah memvonis terdakwa (Saruman) dengan pidana penjara 1 tahun 10 bulan," ujar Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kampar Heriyanto Manurung, Kamis (31/1/2019).

Hukuman itu, lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Kampar. Sebelumnya, JPU menuntut Saruman dengan penjara selama 2 tahun 6 bulan.

Saruman menipu masyarakat dengan diiming-imingi bisa melakukan pengurusan lahan PT Ciliandra Perkasa di Desa Siabu, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar. Nantinya, masyarakat dijanjikan akan mendapat lahan masing-masing seluas 2 hektare dengan program KKPA.

Agar masyarakat bisa mendapatkan lahan, Saruman meminta uang sebesar Rp10 juta hingga Rp25 juta pada tahun 2010. Penerimaan uang itu dituangkan dalam kwitansi berbeda-beda dengan stempel KUD Halilintar dan LSM Halilintar yang notabene-nya diketuai sendiri oleh Saruman.

Saruman menjanjikan lahan KKPA dalam tempo 3 bulan sudah bisa kembali ke masyarakat dan program ini rekomendasi dari Gubernur Riau.

Namun setelah dua tahun, janji Saruman tak kunjung ditepati padahal masyarakat sudah menyerahkan uang ratusan juta. Masyarakat tak sepetak pun dapat lahan dan melaporkan kasus ini ke pihak berwajib.

"Di persidangan saksi Ponirin menunjukkan bukti kwitansi penerimaan uang kepada Saruman dari Ponirin sebanyak Rp350 jutaan. Itu yang jadi barang bukti kita di persidangan. Kalau menurut penjelasan masyarakat yang jadi saksi di persidangan, uang yang sudah diberikan kepada Saruman lebih dari Rp3 miliar,” jelas Heriyanto.

Berdasarkan fakta persidangan, terdakwa mengajak saksi Ponirin untuk melihat lahan yang dijanjikan untuk masyarakat dan asal menunjuk lahan milik salah satu perusahaan. "Setelah tak kunjung terealisasi, saksi pun mencoba mendatangi pihak perusahaan untuk konfirmasi masalah lahan tersebut," kata Heriyanto.

Namun, pihak perusahaan membantah bahwa tidak pernah melakukan dan mengadakan program penjualan lahan KKPA kepada masyarakat, seperti yang telah dijanjikan oleh Saruman.

Sementara itu, perwakilan PT Ciliandra Perkasa (CLP), Suhartono, meminta masyarakat untuk berhati-hati bila ada pihak atau oknum yang menawarkan lahan dengan imbalan sejumlah uang. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada janji-janji oknum tak bertanggung jawab.

“Sepertinya modus penipuan ini sering terjadi ya. Belajar dari kasus ini, sebaiknya masyarakat melakukan cek dan ricek, apakah benar informasi yang disampaikan tersebut sehingga tidak mudah tertipu dengan modus seperti yang dilakukan terdakwa," kata Suhartono.

Dia berharap kejadian serupa tidak lagi dialami masyarakat agar tidak dirugikan. "Semoga kasus ini tidak terjadi lagi di kemudian hari, dan bagi masyarakat supaya lebih berhati-hati dan jangan takut melapor bila mengalami modus penipuan seperti ini,” harap Suhartono.

Penulis : Linda
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Naik Rp 24,07 Perkilogram
  • Kapolsek Bangko: Wartawan Mitra Polisi
  • Sekda Ajak DWP Rohul Dukung Kinerja Suami‎ Demi Pembangunan Daerah
  • Oknum Gunakan Nama KDDI sebagai Ladang Pencarian akan Dilaporkan
  • Dalam Satu Tahun, Polsek Bangko Ungkap 17 Kasus Narkoba
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Pemusnahan Barang Sitaan Miras dan Narkoba
     
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved