www.halloriau.com
IMSYAKIYAH RAMADAN 1440 H/2019
KOTA PEKANBARU
22 Ramadhan
27 Mai
IMSYAK SHUBU ZUHUR ASHAR MAGHR ISYA
04:37
04:47
12:15
15:39
18:19
19:32
HalloIndonesia
BREAKING NEWS :
Bupati Sukiman dan Sekda Safari Ramadan ke SKPA Rambah Samo
 
Pemkab Solok Selatan Tanggap Darurat Gempa Selama 14 Hari
Jumat, 01/03/2019 - 12:21:42 WIB
 Warga menunjukan rumahnya yang rusak akibat gempa bumi di Nagari Talunan Maju, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Kamis (28/2/2019). FOTO: ANTARA
Warga menunjukan rumahnya yang rusak akibat gempa bumi di Nagari Talunan Maju, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Kamis (28/2/2019). FOTO: ANTARA
TERKAIT:

SOLOK - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan Sumatera Barat menetapkan masa tanggap darurat gempa selama dua pekan. Musibah itu menyebabkan 55 orang terluka dan merusak lebih dari 500 unit rumah.

"Sudah kita tetapkan. Masa tanggap darurat selama 14 hari," kata Wakil Bupati Solok Selatan, Abdul Rahman kepada detikcom di lokasi bencana, Jumat (1/3/2019).

Ia menambahkan, masa tanggap darurat diberlakukan sampai 13 Maret mendatang. Di samping pendataan lanjutan, fokus selama masa tanggap darurat juga diarahkan untuk menjamin dukungan dan bantuan kepada warga korban gempa tersalurkan dengan baik.

"Petugas juga diminta proaktif mendatangi warga untuk memberikan layanan ke pusat-pusat kosentrasi warga. Banyak masyarakat yang tidak bisa mendapatkan akses keluar, karena lokasi gempa ini yang luas," jelas dia.

Menurut Wabup, pemerintah daerah Kabupaten Solok Selatan terus melakukan pendataan akibat yang ditimbulkan gempa. Hingga Jumat (1/3/2019) dinihari, tercatat lebih dari 500 unit rumah rusak. Gempa juga menyebabkan 55 orang mengalami luka serius. Jumlah itu diperkirakan terus bertambah, karena proses pendataan masih berlangsung dan luasnya areal terdampak.

"Warga tak berani berada di dalam rumah, karena gempa susulan masih terus terjadi," kata Abdul Rahman.

"Lokasinya luas. Datanya perlu di update terus. Kalau di awal kejadian hanya 40 rumah, sampai malam tadi kita keliling kita menemukan banyak yang rusak. sekarang yang sudah terdata diatas 500 rumah," jelas dia.

Kepala Badan Pelaksana BPBD Kabupaten Solok Selatan, Joni Hasan Basri mengakui, hingga kini warganya masih dihantui ketakutan. Sebagian besar korban terdampak memilih tidur di luar rumah.

"Masih trauma," katanya.

Ia menyatakan BPBD sudah menyalurkan bantuan-bantuan tanggap darurat ke lokasi.(*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Bupati Sukiman dan Sekda Safari Ramadan ke SKPA Rambah Samo
  • Trik agar Parfum Anda Wangi Sepanjang Hari di Idul Fitri
  • Dinas PUPR Rohul Ajukan Jalan Kabun-Tambusai Barat Jadi Jalan Nasional
  • Promo Berlebihan Ojol Berbahaya, Pelanggar harus Disanksi Tegas
  • Libur Lebaran 2019, BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta JKN-KIS Tetap Prima
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    Potret Lensa
    Ngobrol Pintar Perdana PWI Riau dan KLHK
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved