www.halloriau.com
IMSYAKIYAH RAMADAN 1440 H/2019
KOTA PEKANBARU
IMSYAK SHUBU ZUHUR ASHAR MAGHR ISYA
HalloIndonesia
BREAKING NEWS :
Dikritik Tarif Data Mahal, Telkomsel Sebut Demi Kelangsungan Layanan
 
BIN Sebut 41 Masjid Terpapar Radikalisme, Wakil Ketua Dewan Masjid Jamin Tak Ada
Selasa, 20/11/2018 - 20:36:41 WIB
Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Syafruddin. Foto : Kompas
Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Syafruddin. Foto : Kompas
TERKAIT:

JAKARTA - Badan Intelijen Negara (BIN) menyebut ada 41 masjid di lingkungan pemerintah yang terpapar radikalisme.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Syafruddin menjamin tak ada unsur radikalisme di masjid-masjid di Indonesia.

Ia mengatakan, data BIN itu ditujukan bukan kepada masjid, melainkan pada individu atau kelompok.

"Saya rasa apa yang disampaikan oleh aparat, apapun yang disampaikan, bahwa ada unsur-unsur kegiatan kegiatan radikalisme, tidak ditujukan kepada masjid, bukan masjid, tapi orang-orang, individu-individu atau kelompok-kelompok. Kalau masjid clear, masjid itu saya yakin saya jaminlah clear," kata Syafrudin saat ditemui di halaman Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/11/2018), seperti dikutip dari kompas.com.

"Bukan itu yang dimaksud BIN, maksudnya itu orang-orangnya, itu bahasanya saja," sambungnya.

Menurut Syafrudin, masjid merupakan tempat suci dan rumah Allah. Oleh karenanya, masjid tak boleh diisi oleh orang-orang yang negatif.

Justru menjadi kewajiban seluruh umat Islam untuk menjaga kesucian masjid. Masjid, kata Syafrudin, merupakan pusat peradaban Islam, tempat umat Islam meningkatkan iman. Masjid juga menjadi tempat umat untuk berukhuwah Islamiyah dan berukhuwah watoniyah.

"Kalau masjidnya ya pasti itu rumah Allah, tempat suci, jadi kita harus jaga bersama," ujar Syafrudin.

Oleh karena itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Reformasi, dan Birokrasi (Menpan RB) itu justru mendorong masyarakat, khususnya remaja masjid, untuk membuat kegiatan-kegiatan positif demi kemaslahatan umat.

Dengan begitu, umat Islam bisa dijauhkan dari kegiatan-kegiatan radikalisme.

"Kalau semua, kita berbuat seperti ini itu ada pilihan-pilihan, jadi tidak fokus ke orang-orang yang radikal," kata Syafrudin. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Dikritik Tarif Data Mahal, Telkomsel Sebut Demi Kelangsungan Layanan
  • BPKAD Kuansing Jamin THR PNS Cair 24 Mei 2019
  • IDI Rohil Kembali Santuni Anak Yatim di Empat Lokasi
  • Pemkab Rohil Adakan Pasar Murah, IRT Langsung Serbu
  • Diskes Rohul Pastikan Belum Ada Temukan Penderita Cacar Monyet di Rohul
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    Potret Lensa
    Ngobrol Pintar Perdana PWI Riau dan KLHK
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved