www.halloriau.com  
HalloIndonesia
BREAKING NEWS :
PWI Riau Terima Anggota Baru, 10 Peserta Terbaik Gratis UKW
 
PA 212 Minta Polri Gerak Cepat Usai Dubes Saudi Bicara soal Pemeriksaan Habib Rizieq
Rabu, 14/11/2018 - 06:01:56 WIB
 Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab. Foto: Detik
Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab. Foto: Detik
TERKAIT:

JAKARTA - Dubes Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi bicara soal pemeriksaan Habib Rizieq karena terpasangnya bendera berkalimat tauhid di kediamannya. Terkait pernyataan Osama, Persaudaraan Alumni (PA) 212 meminta Polri bekerja sama dengan kepolisian Saudi untuk mengusut dalang pemasang bendera.

"Maka saya selaku Kepala Divisi Hukum PA 212, saya usulkan agar Kepolisian RI (Interpol) baiknya berkerja sama dengan aparat Kepolisian KSA untuk mengungkap siapa dalang pemasangan bendera tauhid di dinding rumah milik IB HRS (Imam Besar Habib Rizieq Syihab, red). Karena ancaman hukumannya menurut Zuhairi Misrawi--tokoh intelektual muda NU--bisa 23 tahun. Itu cukup serius," ujar Ketua Divisi Hukum PA 212 Damai Hari Lubis kepada detik.com, Selasa (13/11/2018) malam.

Menurut Damai, Habib Rizieq terkena fitnah karena insiden tersebut. Damai juga mendesak Polri meminta bantuan BIN karena dikhawatirkan menimbulkan konflik politik.

"Maka mohon minta aparat penegak hukum kedua negara kooperatif dalam melakukan investigasi. Mengingat korban fitnah adalah WNI dan punya jati diri sebagai tokoh ulama dan tokoh nasional. Mungkin menurut saya bisa dilakukan bantuan Polri, bisa minta bantuan BIN Karena fitnah ini bisa menimbulkan konflik politik," tutur Damai yang juga anggota GNPF-Ulama ini.

Sebelumnya, Osama mengatakan tak semua orang yang memasang bendera berkalimat tauhid bisa dianggap begitu saja melakukan tindak kejahatan. Menurutnya, diperlukan proses klarifikasi.

"Berkaitan dengan bendera tauhid, tentu kalimat di situ memiliki arti penting bagi umat Islam. Kemudian kalau bendera itu diletakkan di dinding seseorang sebagai gambar atau apa pun bentuknya, maka perlu kita mencari tahu siapa yang berbuat itu. Kedua, apakah jika ada seorang atau di rumah Anda menaruh bendera dan itu orang langsung dianggap kriminal? Kan tidak," ujar Osama melalui penerjemah resmi dalam konferensi pers di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakpus, Selasa (13/11).

Habib Rizieq sempat diperiksa aparat Saudi pada awal pekan lalu karena terpasangnya bendera hitam berkalimat tauhid di depan kediamannya. Imam besar FPI itu menganggap pemasangan bendera tersebut sebagai fitnah terhadapnnya. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • PWI Riau Terima Anggota Baru, 10 Peserta Terbaik Gratis UKW
  • Bank Mandiri: Kami Pastikan Rekening Nasabah Aman
  • Puluhan Truk Material Datang untuk Pembangunan Jalan Desa Balung
  • Bank Mendiri Sebut Perubahan Saldo Nasabah Bukan Disebabkan Penipuan
  • Respon Wiranto, FPI Sebut Habib Rizieq Tak Ada Masalah Hukum di Saudi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    Potret Lensa
    Ngobrol Pintar Perdana PWI Riau dan KLHK
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved