Dumai
Pemkab Dumai | DPRD Dumai | MAKLUMAT
 
 
+ INDEX BERITA

17:33 - Pemko Dumai Tetapkan Statu...
18:12 - Kabut Asap Akibat Karlahut...
17:28 - Pemko Dumai Fasilitasi Keb...
17:09 - Pemko Dumai Dapat Bantuan ...
20:19 - Walikota Dumai Resmikan Pa...
17:15 - Buka Peringatan HANI 2018,...
17:02 - Polres Dumai Bentuk Satgas...
08:26 - Inilah Pesan Wakil Walikot...
20:00 - Banyak Program Unggulan Be...
20:53 - Wakil Walikota Dumai Buka ...
19:00 - Ribuan Warga Dumai Hadiri ...
18:27 - 6.132 Siswa SD/MI di Dumai...
13:14 - Posyandu Kenanga Dumai Jua...
10:20 - LPTQ Diharap Lahirkan Qari...
17:31 - Ribuan Personel Gabungan S...
15:50 - Ustad Abdul Somad Jadi Kha...
19:11 - Walikota Buka Festival Lam...
15:28 - Kapolres Dumai Pimpin Apel...
10:04 - Selama Mudik, Kartu BPJS K...
10:56 - Dishub Dumai Periksa Kelai...
 
Jual Elpiji 3 Kg di Atas HET, 2 Pangkalan di Dumai Dinonaktifkan
Minggu, 05/11/2017 - 18:38:20 WIB
Pangkalan elpiji 3 kg
Pangkalan elpiji 3 kg
TERKAIT:
 
  • Jual Elpiji 3 Kg di Atas HET, 2 Pangkalan di Dumai Dinonaktifkan
  • Disperindag Dumai Jamin Stok LPG 3 Kg Aman selama Ramadan
  • Dumai Langka Elpiji 3 Kg
  •  

    DUMAI - Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Perdagangan bersama instansi terkait belum lama ini melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah pangkalan elpiji yang menjual elpiji 3 Kg. Dari hasil sidak ditemukan banyaknya pelanggaran yang masih dilakukan pangkalan, dua agen terpaksa dinonaktifkan untuk sementara.

    Kepala Dinas Perdagangan Kota Dumai H. Zulkarnaen mengatakan kedua pangkalan tersebut adalah pangkal SPBU Nomor 14.288638 di Jalan Kelakap Tujuh dan Pangkalan Parlindungan Nainggolan di Jalan Jeruk. Kedua pangkalan terpaksa dinonaktifkan untuk sementara karena kedapatan melanggar peraturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

    "Atas pelanggaran itu, Pertamina tidak lagi mensuplay elpiji bersubsidi itu kepada dua agen tersebut. Sanksi ini diharapkan menjadi efek jera dan pelajaran bagi agen dan pangkalan lain yang ada di Dumai agar tidak melanggar aturan pemerintah dalam mendistribusikan elpiji 3 kg," kata Zulkarnaen, akhir pekan kemarin.

    Ditegaskan Zulkarnaen, pemerintah telah menetapkan HET Rp 18 ribu/tabung. jika ada agen atau pangkalan yang menjual di atas harga itu masyarakat diharapkan membuat laporan agar segera kami tindak tegas. "Jika ada pangkalan yang menjual elpiji 3 kg diatas HET segera laporkan kepada kami untuk ditindak lanjuti," kata Zulkarnaen.
     
    Terakhir Zulkarnaen mengatakan bahwa pihaknya akan terus memantau proses pendistribusian elpiji 3 Kg. "Kami bersama instansi terkait akan terus memantau pendistribusian elpiji 3 Kg guna menindaklanjuti intruksi walikota agar elpiji 3 Kg dijual sesuai HET dan pendistribusiannya tepat sasaran,"pungkasnya.

    Sebelumnya, Walikota Dumai, H Zulkifli AS MSi menegaskan agar agen dan pangkalan nakal ditutup dan dicabut izinnya, karena dapat meresahkan masyarakat. Selain menjual sesuai HET, pangkalan wajib menyalurkan elpiji 3 Kg sesuai ketentuan yaitu disalurkan kepada warga kurang mampu.

    Penulis: Bambang
    Editor: Budy

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Masyarakat Diimbau Lebih Waspada Pinjam Uang Online
  • Maksimalkan Peran BUMDes, Pemkab Meranti Gelar Rakor Bersama Kades
  • Bantuan Heli Ditambah Lagi hingga 7 Unit, Karhutla Riau Akhirnya Padam
  • Bersama Suzuki Nex II, Rika Rasakan Kepuasan dan Kenyamanan
  • Fiesta Green Tea Hadir di Kinanti Building
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved