www.halloriau.com
Dumai
Pemkab Dumai | DPRD Dumai | MAKLUMAT
 
 
+ INDEX BERITA

17:56 - Pj Walikota Lepas 280 CJH ...
17:33 - Kelola Terminal Barang, Pe...
17:44 - Sehari, Pemohon eKTP Capai...
09:07 - Alumni dan Mahasiswa Dumai...
22:29 - Pramuka Masuk Ekstrakuriku...
18:05 - Pilkada 2015, PNS Diimbau ...
20:40 - Angka Kemiskinan Dumai Tur...
18:34 - Dapat Remisi HUT RI, Enam ...
14:04 - Dumai Terancam Kehilangan ...
13:36 - 2 September, 280 CJH Beran...
12:47 - Masyarakat Diimbau Pasang ...
17:50 - Pemko Dumai Kucurkan Rp655...
11:13 - Sudah Jadi Identitas Melay...
10:42 - KONI: Porkot Dumai Digelar...
17:39 - Dishub Dumai Gelar Seleksi...
19:53 - Cegah DBD, Diskes Bagikan ...
16:48 - Rp600 Juta untuk Biaya Dom...
17:39 - Lima Pasang Balon Walikota...
16:58 - Harga Elpiji 3 Kg di Dumai...
12:21 - Walikota Minta Perusahaan ...
 
Pendaftaran Peserta BPJS Kesehatan di Dumai Minim
Rabu, 08/01/2014 - 17:22:18 WIB

TERKAIT:
 
  • Pj Walikota Lepas 280 CJH Kota Dumai
  • Kelola Terminal Barang, Pemko Dumai Lobi Kemenhub
  • Sehari, Pemohon eKTP Capai 150
  •  

    DUMAI-Selama sepekan sejak 1-8 Januari 2014 jumlah peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di bawah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan PT Askes (Persero) Cabang kota Dumai masih sepi peminat.
     
    Dari sekian banyak warga yang mendatangi loket pendaftaran BPJS PT Askes Cabang Dumai hanya 13 orang yang mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Kesehatan. Demikian disampaikan Rizal bagian Kepesertaan PT Askes Cabang Dumai, Rabu (8/1/2014).
     
    Rizal menyebutkan, sepinya peminat akibat Pemerintah Kota Dumai memiliki program Jaminan Kesehatan Kota (Jamkesko). ''Berbeda dengan beberapa daerah lain yang menyerahkan program kesehatan masyarakatnya ke BPJS Kesehatan. Di Dumai Pemerintah Daerah mengelola sendiri program Jamkesko,'' kata Rizal.
     
    Lebih lanjut Rizal menyebutkan bahwa Masyarakat lebih memilih program Jamkesko karena presmi asuransinya ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Daerah. Sementara untuk program BPJS Kesehatan khususnya bagi peserta mandiri preminya dibebankan kepada peserta.    
     
    ''Premi jaminan kesehatan bagi peserta mandiri Rp 25.500 per orang per bulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas III. Untuk kelas II peserta akan dikenakan biaya Rp 42.500 per orang per bulan dan Rp 59.500 per orang per bulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas I,'' sebut Rizal.
       
    Hal senada disampaikan Eva Kurnia Sari kepala Pemasaran BPJS kesehatan PT Askes Cabang Dumai di ruang kerjanya. Eva pun mengakui peserta BPJS Kesehatan masih sepi. Menurutnya sepinya peminat BPJS Kesehatan lantaran Pemerintah Daerah mengelola sendiri program Jamkesko.
     
    ''Memang benar, program BPJS kesehatan di Dumai masih sepi peminat. Karena masih sepi peminat, saat ini kami fokus mengurus pelimpahan data BPJS Kesehatan dari PT Jamsostek Cabang Dumai, terutama melakukan resgistrasi ulang peserta BPJS Kesehatan Perusahaan yang sebelumnya dikelola oleh PT Askes atau BPJS Ketenaga Kerjaan,'' terangnya.
     
    Meski demikian, diakui Eva pihaknya terus melaksanakan kegiatan sosialisasi ke masyarakat agar masyarakat mau menjadi peserta BPJS Kesehatan untuk mensukseskan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang digagas oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan RI.
     
    Sementara, salah satu calon peserta BPJS Kesehatan saat ditemui dikantor BPJS Kesehatan jalan Jendral Sudirman Dumai mengatakan kehadirannya ke kantor BPJS Kesehatan hanya untuk bertanya-tanya dulu. ''Saya datang untuk tanya-tanya syarat menjadi peserta,'' kata Sularno (41) warga Kelakap Tujuh Dumai.
     
    Menurut Sularno, ia baru memperoleh informasi program tersebut dari televisi. Namun untuk tata cara pendaftaran maupun syarat-syarat yang harus dipenuhi, bapak empat anak ini belum mengetahuinya.
     
    Terlebih ketika ia mengetahui bahwa untuk menjadi peserta BPJS kesehatan Madiri, ia harus membayar iuran bulanan, Sularno langsung mengurungkan niat untuk mendaftarkan diri.
     
    ''Kirain saya gratis, ternyata bayar. Daripada seperti ini mendingkan saya ikut program Jamkesko. Semuanya gratis karena iuran/presmi asuransi ditanggung Pemerintah Kota Dumai,'' pungkasnya. (Bambang P./MRNetwork)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0813 6503 1931 atau
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
    bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Alamak! Maling Ini Gasak Seluruh Isi Rumah, Termasuk Piring dan Toples
  • Maju di Pilwako, ZK Ingin Rumbai Jadi Kota Madya
  • Saat Operasi Cipkon, Polsek Rumbai Temukan Sabu
  • Dewan Minta Pemprov segera Ajukan Nama untuk Posisi Sekwan
  • Pemprov Riau Butuh 42.700 Tenaga K3
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
    Other : Iklan Baris
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2015 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved