Dumai
Pemkab Dumai | DPRD Dumai | MAKLUMAT
 
 
+ INDEX BERITA

10:21 - Angkutan Lebaran Wajib Mas...
06:57 - ASN Dumai Libur Lebaran 9 ...
07:13 - SPAM Regional Durolis Duma...
17:42 - Dishub Dumai Siagakan 297 ...
10:07 - Antisipasi Lonjakan Pemudi...
12:00 - Walikota Ajak Masyarakat D...
11:18 - Mengandung Boraks, Diskes ...
10:12 - 12 Unit Fery Siap Layani A...
10:37 - 187 CJH Dumai Sudah Lunasi...
09:21 - Disperindag Dumai Jamin St...
10:04 - Walikota Dumai Minta Satpo...
15:59 - Masyarakat Diimbau Selekti...
11:37 - Diskes Dumai Awasi Penjual...
11:13 - Badan KB Kota Dumai Target...
11:39 - Disperindag Dumai Kesulita...
10:31 - Walikota Dumai Minta Harga...
15:42 - 9.423 RTS di Dumai Terima ...
12:20 - 9.423 RTS di Dumai sudah T...
10:10 - Tahun Ini Disnaker Dumai T...
21:51 - Selama Ramadan, Rumah Maka...
 
Dinkes: Waspada Penyakit Paska Banjir
Rabu, 12/12/2012 - 17:58:15 WIB
TERKAIT:
 
  • Angkutan Lebaran Wajib Masuk Terminal
  • ASN Dumai Libur Lebaran 9 Hari
  • SPAM Regional Durolis Dumai Dibangun 2017 Mendatang
  •  

    DUMAI-Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, H. Marjoko Santoso menghimbau seluruh warga agar selalu waspada terhadap penyakit yang disebabkan banjir. Air banjir yang kotor adalah sarang penyakit yang rentan menular kepada korban lainnya.
     
    ''Karena biasanya paska banjir banyak masyarakat yang terjangkit penyakit gatal-gatal dan penyakit kulit lainnya yang diakibatkan air kotor yang menggenangi rumah,'' kata Marjoko selaku kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai.
     
    Menurut Marjoko, penyakit yang sering muncul paska terjadinya banjir adalah penyakit kulit seperti gatal-gatal, penyakit gatal muncul akibat air banjir bercampur dengan kotoran yang berasal dari berbagai sumber. ''Selain mengakibatkan penyakit gatal-gatal, air tersebut juga sangat berbahaya khususnya bagi anak-anak atau orang yang sensitif terhadap air kotor,'' jelasnya.
     
    Untuk mengantisipasi terjadinya penyakit kulit, Marjoko menyarankan agar warga yang rumahnya kebanjiran agar tidak menggunakan air sumur untuk mandi, terlebih bila air didalam sumur berubah warna dan berbau. Cara lain adalah agar jangan terlalu sering kontak dengan air banjir yang jelas-jelas telah menjadi sumber kuman. ''Kepada orang tua diminta untuk terus mengawasi anak-anaknya dan melarang mandi air banjir, karena kami khawatir air banjir akan membawa dampak butruk bagi kesehatan anak,'' tegasnya.
     
    Tidak sampai disitu, Marjoko juga mengaku telah mensiagakan petugas medis untuk menampung keluhan warga terkait penyakit kulit akibat banjir. ''Petugas medis siap melayani keluhan warga akibat efek banjir, seperti timbulnya penyakit gatal-gatal dan penyakit kulit lainnya dengan cara memberikan obat secara gratis,'' paparnya. (Bam)    

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0813 7866 4946 atau
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
    bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Stok Daging Masih Terpenuhi, Pemerintah Minta Peternak Tak Potong Sapi Betina Produktif
  • Ada Vaksin Palsu Beredar di Pekanbaru, Sekda: Diskes Segera Bergerak!
  • Polres Bengkalis Musnahkan 650 Karung Bawang Merah Ilegal
  • Hadapi Lebaran, Kuota BBM 6 Kecamatan di Bengkalis Ditambah 20 Persen
  • BBPOM Pekanbaru Temukan Dua Jenis Vaksin Diduga Palsu
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved