www.halloriau.com
Dumai
Pemkab Dumai | DPRD Dumai | MAKLUMAT
 
 
+ INDEX BERITA

19:06 - Kurang Diperhatikan, Banya...
09:51 - Pj Walikota Dumai Lepas CJ...
18:09 - Cegah ISPA, Diskes Bagikan...
17:38 - Status Udara Dumai "Berbah...
09:32 - Sekdako Dumai Lepas JCH Ko...
18:00 - Dumai Kembali Diselimuti K...
19:04 - Rabu, 280 CJH Dumai Bertol...
16:19 - Panwaslu Dumai Tertibkan A...
16:02 - Badan Remuk Tertimpa Mesin...
06:27 - Pemko Dumai Sudah Tender 2...
17:56 - Pj Walikota Lepas 280 CJH ...
17:33 - Kelola Terminal Barang, Pe...
17:44 - Sehari, Pemohon eKTP Capai...
09:07 - Alumni dan Mahasiswa Dumai...
22:29 - Pramuka Masuk Ekstrakuriku...
18:05 - Pilkada 2015, PNS Diimbau ...
20:40 - Angka Kemiskinan Dumai Tur...
18:34 - Dapat Remisi HUT RI, Enam ...
14:04 - Dumai Terancam Kehilangan ...
13:36 - 2 September, 280 CJH Beran...
 
Dinkes: Waspada Penyakit Paska Banjir
Rabu, 12/12/2012 - 17:58:15 WIB

TERKAIT:

DUMAI-Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, H. Marjoko Santoso menghimbau seluruh warga agar selalu waspada terhadap penyakit yang disebabkan banjir. Air banjir yang kotor adalah sarang penyakit yang rentan menular kepada korban lainnya.
 
''Karena biasanya paska banjir banyak masyarakat yang terjangkit penyakit gatal-gatal dan penyakit kulit lainnya yang diakibatkan air kotor yang menggenangi rumah,'' kata Marjoko selaku kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai.
 
Menurut Marjoko, penyakit yang sering muncul paska terjadinya banjir adalah penyakit kulit seperti gatal-gatal, penyakit gatal muncul akibat air banjir bercampur dengan kotoran yang berasal dari berbagai sumber. ''Selain mengakibatkan penyakit gatal-gatal, air tersebut juga sangat berbahaya khususnya bagi anak-anak atau orang yang sensitif terhadap air kotor,'' jelasnya.
 
Untuk mengantisipasi terjadinya penyakit kulit, Marjoko menyarankan agar warga yang rumahnya kebanjiran agar tidak menggunakan air sumur untuk mandi, terlebih bila air didalam sumur berubah warna dan berbau. Cara lain adalah agar jangan terlalu sering kontak dengan air banjir yang jelas-jelas telah menjadi sumber kuman. ''Kepada orang tua diminta untuk terus mengawasi anak-anaknya dan melarang mandi air banjir, karena kami khawatir air banjir akan membawa dampak butruk bagi kesehatan anak,'' tegasnya.
 
Tidak sampai disitu, Marjoko juga mengaku telah mensiagakan petugas medis untuk menampung keluhan warga terkait penyakit kulit akibat banjir. ''Petugas medis siap melayani keluhan warga akibat efek banjir, seperti timbulnya penyakit gatal-gatal dan penyakit kulit lainnya dengan cara memberikan obat secara gratis,'' paparnya. (Bam)    

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0813 6503 1931 atau
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • MAN 1 Wakili Riau ke Tingkat Nasional
  • Pemkab Dapat Bantuan Pusat Rp70 Miliar
  • Manjakan Pengunjung, CS Mal Taja September Parade
  • Dewan Tolak Rencana Penghapusan Cagar Budaya Masjid Raya Pekanbaru
  • Kurang Diperhatikan, Banyak Atlet Berprestasi Eksodus
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
    Other : Iklan Baris
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2015 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved