Dumai
Pemkab Dumai | DPRD Dumai | MAKLUMAT
 
 
+ INDEX BERITA

18:52 - Waduh..Penderita HIV/AIDS ...
08:56 - Pelayanan Akta Kelahiran D...
17:45 - Dumai Raih Penghargaan Pen...
18:08 - Hari Ini 207 CJH Kota Duma...
11:19 - Walau Bebas Vaksin Palsu, ...
16:42 - Diselimuti Kabut Asap, Kua...
09:15 - Dukung Full Day School, Pe...
09:40 - Dua Napi Dumai Bebas Setel...
12:57 - Wako Imbau Jamaah Banyak M...
12:23 - Satu Titik Api Masih Terpa...
20:08 - Minggu, 214 CJH Dumai Bert...
19:48 - Dinkes Dumai Targetkan 10 ...
19:49 - Serapan APBD Dumai Baru 40...
09:44 - Dumai Cetak 30 Persen KIA ...
09:25 - DPRD Dumai Minta Warga Awa...
06:56 - Pelepasan 214 CJH Dumai Di...
09:59 - Dewan Minta Warga Dumai Aw...
09:57 - Wawako Dumai Minta SKPD Ev...
19:31 - Perusahaan Diminta Partisi...
17:56 - 3 Agustus, Kemenag Dumai S...
 
Dinkes: Waspada Penyakit Paska Banjir
Rabu, 12/12/2012 - 17:58:15 WIB

DUMAI-Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, H. Marjoko Santoso menghimbau seluruh warga agar selalu waspada terhadap penyakit yang disebabkan banjir. Air banjir yang kotor adalah sarang penyakit yang rentan menular kepada korban lainnya.
 
''Karena biasanya paska banjir banyak masyarakat yang terjangkit penyakit gatal-gatal dan penyakit kulit lainnya yang diakibatkan air kotor yang menggenangi rumah,'' kata Marjoko selaku kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai.
 
Menurut Marjoko, penyakit yang sering muncul paska terjadinya banjir adalah penyakit kulit seperti gatal-gatal, penyakit gatal muncul akibat air banjir bercampur dengan kotoran yang berasal dari berbagai sumber. ''Selain mengakibatkan penyakit gatal-gatal, air tersebut juga sangat berbahaya khususnya bagi anak-anak atau orang yang sensitif terhadap air kotor,'' jelasnya.
 
Untuk mengantisipasi terjadinya penyakit kulit, Marjoko menyarankan agar warga yang rumahnya kebanjiran agar tidak menggunakan air sumur untuk mandi, terlebih bila air didalam sumur berubah warna dan berbau. Cara lain adalah agar jangan terlalu sering kontak dengan air banjir yang jelas-jelas telah menjadi sumber kuman. ''Kepada orang tua diminta untuk terus mengawasi anak-anaknya dan melarang mandi air banjir, karena kami khawatir air banjir akan membawa dampak butruk bagi kesehatan anak,'' tegasnya.
 
Tidak sampai disitu, Marjoko juga mengaku telah mensiagakan petugas medis untuk menampung keluhan warga terkait penyakit kulit akibat banjir. ''Petugas medis siap melayani keluhan warga akibat efek banjir, seperti timbulnya penyakit gatal-gatal dan penyakit kulit lainnya dengan cara memberikan obat secara gratis,'' paparnya. (Bam)    

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0813 7866 4946 atau
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Wanita Ini Bayar Teman untuk Potong Tangan dan Kakinya, Tujuannya ...
  • Ratusan Hektar Lahan Terbakar di Rohul, Polda Selidiki Dua Perusahaan
  • Hindari Tragedi Mina Terulang, Jadwal Lontar Jumrah Diperketat
  • Gara-gara Pacu Jalur, Jam Belajar Siswa di Kuansing Dikurangi
  • Jelang Idul Adha, Harga Gula Turun, Petai Melambung
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved