Dumai
Pemkab Dumai | DPRD Dumai | MAKLUMAT
 
 
+ INDEX BERITA

13:02 - Satpol PP Beri Tempo Dua M...
11:45 - Mantab!! Dumai Dapat Bantu...
12:11 - Satpol PP Tutup Alfamart B...
13:40 - Realisasi Pajak Hotel dan ...
16:06 - Pimpin Apel Gelar Pasukan,...
11:45 - PT Nagamas Belum Serahkan ...
17:14 - Satgas Karlahut Pantau Keb...
10:55 - Hingga Juni, Disdukcapil D...
14:13 - Stok Darah Menipis, PMI Du...
11:55 - Tak Masuk Kerja 45 Hari, O...
10:47 - Lanal Dumai Panen Raya Ika...
04:52 - Telkomsel Berbagi dalam Ke...
14:37 - Verifikasi Belum Tuntas, P...
10:53 - Jelang Lebaran, BPJS Keseh...
16:32 - Pemko Dumai Serahkan 45 Se...
14:13 - BAZ Kota Dumai Salurkan Za...
14:20 - Ratusan Pedagang Pasar BSM...
13:38 - Tanpa Papan Proyek, Pemban...
06:30 - Tinjau WTP PDAM Tirta Duma...
07:19 - Walikota Dumai: Pemerinta...
 
Dinkes: Waspada Penyakit Paska Banjir
Rabu, 12/12/2012 - 17:58:15 WIB

DUMAI-Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, H. Marjoko Santoso menghimbau seluruh warga agar selalu waspada terhadap penyakit yang disebabkan banjir. Air banjir yang kotor adalah sarang penyakit yang rentan menular kepada korban lainnya.
 
''Karena biasanya paska banjir banyak masyarakat yang terjangkit penyakit gatal-gatal dan penyakit kulit lainnya yang diakibatkan air kotor yang menggenangi rumah,'' kata Marjoko selaku kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai.
 
Menurut Marjoko, penyakit yang sering muncul paska terjadinya banjir adalah penyakit kulit seperti gatal-gatal, penyakit gatal muncul akibat air banjir bercampur dengan kotoran yang berasal dari berbagai sumber. ''Selain mengakibatkan penyakit gatal-gatal, air tersebut juga sangat berbahaya khususnya bagi anak-anak atau orang yang sensitif terhadap air kotor,'' jelasnya.
 
Untuk mengantisipasi terjadinya penyakit kulit, Marjoko menyarankan agar warga yang rumahnya kebanjiran agar tidak menggunakan air sumur untuk mandi, terlebih bila air didalam sumur berubah warna dan berbau. Cara lain adalah agar jangan terlalu sering kontak dengan air banjir yang jelas-jelas telah menjadi sumber kuman. ''Kepada orang tua diminta untuk terus mengawasi anak-anaknya dan melarang mandi air banjir, karena kami khawatir air banjir akan membawa dampak butruk bagi kesehatan anak,'' tegasnya.
 
Tidak sampai disitu, Marjoko juga mengaku telah mensiagakan petugas medis untuk menampung keluhan warga terkait penyakit kulit akibat banjir. ''Petugas medis siap melayani keluhan warga akibat efek banjir, seperti timbulnya penyakit gatal-gatal dan penyakit kulit lainnya dengan cara memberikan obat secara gratis,'' paparnya. (Bam)    


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Diduga Palsukan Dokumen, Kades Pangkalan Jambi Akan Dilaporkan ke Polres
  • RAPP Dapat Penghargaan Sebagai Perusahaan Peduli Kemanusian dan Donor Darah Terbanyak
  • Disdukcapil Pelalawan Ajukan 15 Ribu Blanko e-KTP ke Pusat
  • Peringati Tahun Baru Islam, PKMJ Sukamaju Gelar Grebeg Suro
  • Pekanbaru Cassata, Pusat Oleh-oleh dengan Sensasi Citarasa Berbeda
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved