Dumai
Pemkab Dumai | DPRD Dumai | MAKLUMAT
 
 
+ INDEX BERITA

14:45 - Zul As: Jangan Percaya Okn...
16:18 - 4.743 Rumah Tangga di Duma...
17:08 - Buntut Unjuk Rasa Buruh, P...
18:32 - Ratusan Buruh Demo Tuntut ...
17:45 - Pemko Lelang Jabatan Kepal...
17:15 - Rapat Persiapan, 2020 RoRo...
18:13 - Perjuangkan Hak-hak Penyan...
18:11 - Pemko Dumai Resmi Umumkan ...
19:23 - Studi Banding ke Dumai, Di...
19:31 - Wawako Bersama Danlanal Du...
18:07 - Danlanal Dumai Berharap Ti...
16:39 - Siap-siap, Pendaftaran CPN...
17:43 - Tim Yustisi Dumai Jaring 2...
17:41 - 22 Orang Terjaring Razia Y...
21:46 - Pelanggaran Turun 24,61 Pe...
19:11 - Cegah Terorisme, Pekan Dep...
21:58 - Hampir 10 Bulan Kosong, He...
10:43 - Walikota Dumai Lantik Herd...
17:51 - Buka Sosialisasi P4GN, Wal...
19:02 - Peringati Hari Sumpah Pemu...
 
PT Ivo Mas Tunggal Investigasi Penyebab Terjadinya Tumpahan CPO di Dumai
Selasa, 15/10/2019 - 14:36:40 WIB
 Tumpahan minyak milik PT Ivo Mas Tunggal di area parit PT Pelindo, Kota Dumai, dibersihkan petugas. FOTO: Dok.
Tumpahan minyak milik PT Ivo Mas Tunggal di area parit PT Pelindo, Kota Dumai, dibersihkan petugas. FOTO: Dok.
TERKAIT:

PEKANBARU-PT Ivo Mas Tunggal, anak usaha dari Sinar Mas Agribusiness and Food mengkonfirmasi adanya kebocoran pada steam coil yang menyebakan Crude Palm Oil (CPO) perusahaan mengalir ke area parit PT Pelindo I, Dumai, Riau pada Minggu (13/10/2019) lalu di kawasan PT Pelindo I Cabang Dumai, Riau.

"Sampai dengan pernyataan ini dikeluarkan, tim tanggap darurat perusahaan telah berhasil menangani dan membersihkan luapan CPO," ungkap Corporate Communications Officer Sinarmas Agribusiness and Food, Beni Wijaya dalam pernyataan perusahaan, terkait tumpahan minyak tersebut.

Lanjutnya lagi, tim tanggap darurat perusahaan kemarin telah melakukan upaya pencegahan dengan cepat untuk mencegah meluasnya tumpahan CPO.

"Kemudian pada hari ini, luapan CPO telah berhasil dibersihkan secara manual maupun dengan disedot," jelasnya.

Perusahaan juga telah melaporkan serta berkoordinasi dengan pihak PT Pelindo I, pemerintah setempat, serta Dinas Lingkungan Hidup terkait hal itu.

"Saat ini perusahaan sedang melakukan investigasi penyebab kebocoran yang terjadi, agar dapat mencegah hal serupa terjadi kembali," tambahnya.

Dia juga mengungkapkan bahwa pihaknya mengapresiasi PT Pelindo I yang yang telah membantu dalam proses penanganan luapan CPO itu.

"Perusahaan memberikan apresiasi kepada PT Pelindo I yang yang telah membantu dalam proses penanganan luapan CPO ini," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, minyak sawit atau CPO milik PT Ivo Mas Tunggal Kota Dumai tumpah di kawasan PT Pelindo I Cabang Dumai, Minggu (13/10/2019).

Minyak CPO tumpah sekitar pukul 08.00 WIB mengakibatkan parit di kawasan PT Pelindo I Cabang Dumai menguning terkena tumpahan CPO.

Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan di DLH Kota Dumai Afdal Syamsir membenarkan terjadi tumpahan CPO milik PT Ivo Mas Tunggal.

"Benar, yang tumpah CPO milik PT Ivo Mas Tunggal. Pihak perusahaan tadi pagi sudah melapor ke DLH," kata Afdal. (rilis)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Riau Baru Kumpulkan 3 Perak dan 3 Perunggu di Ajang Popnas 2019
  • 8 Tips Bagi Pemilik Mobil Hadapi Musim Hujan
  • Korban DBD Makin Banyak, Dewan Nilai Diskes Kuansing Lamban
  • Pameran Indonesia Properti Expo Sukses Dipadati Pengunjung
  • Anggota Dewan Ini Ungkap Penyebab Langkanya Elpiji 3 Kg di Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved