Dumai
Pemkab Dumai | DPRD Dumai | MAKLUMAT
 
 
+ INDEX BERITA

14:45 - Zul As: Jangan Percaya Okn...
16:18 - 4.743 Rumah Tangga di Duma...
17:08 - Buntut Unjuk Rasa Buruh, P...
18:32 - Ratusan Buruh Demo Tuntut ...
17:45 - Pemko Lelang Jabatan Kepal...
17:15 - Rapat Persiapan, 2020 RoRo...
18:13 - Perjuangkan Hak-hak Penyan...
18:11 - Pemko Dumai Resmi Umumkan ...
19:23 - Studi Banding ke Dumai, Di...
19:31 - Wawako Bersama Danlanal Du...
18:07 - Danlanal Dumai Berharap Ti...
16:39 - Siap-siap, Pendaftaran CPN...
17:43 - Tim Yustisi Dumai Jaring 2...
17:41 - 22 Orang Terjaring Razia Y...
21:46 - Pelanggaran Turun 24,61 Pe...
19:11 - Cegah Terorisme, Pekan Dep...
21:58 - Hampir 10 Bulan Kosong, He...
10:43 - Walikota Dumai Lantik Herd...
17:51 - Buka Sosialisasi P4GN, Wal...
19:02 - Peringati Hari Sumpah Pemu...
 
Pelajar di Dumai Dirumahkan Karena Kabut Asap
Senin, 09/09/2019 - 17:41:34 WIB
 Pihak sekolah di SDN 022 Dumai memasang pengumuman merumahkan pelajar akibat kabut asap. FOTO: Bambang
Pihak sekolah di SDN 022 Dumai memasang pengumuman merumahkan pelajar akibat kabut asap. FOTO: Bambang
TERKAIT:

DUMAI - Semakin tebalnya kabut asap yang menyelimuti Kota Dumai membuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Dumai mengeluarkan himbauan agar 'merumahkan' siswa SD untuk sementara waktu.

Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) menunjukkan kualitas udara di Kota Dumai berada di level 192, konsentrasi 333, indikator warna berada di level kuning, status udara tidak sehat.

“Kami sudah sampaikan kepada seluruh Kepala sekolah dasar se Kota Dumai agar pelajar dirumahkan sementara waktu, mengingat kabut asap karhutla semakin tebal," kata Dedy Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD) Disdikbud Kota Dumai, Senin (9/9/2019)

Jika kondisi sudah membaik kegiatan belajar dan mengajar kembali normal.

"Himbauan ini sifatnya situasional, masing-masing kepala sekolah agar mengambil kebijakan sesuai kondisi terkini. Jika kabut asap tebal, pelajar agar dirumahkan, namun jika kondisi sudah membaik kegiatan belajar kembali normal," terangnya.

Pihaknya mengimbau kepada orang tua agar mengawasi anak-anaknya, karena ini bukan libur sekolah, melainkan dirumahkan yang artinya belajar di rumah.

"Jadi selama tidak menjalani kegiatan belajar di sekolah, orang tua harus mengawasi anak-anak agar belajar di rumah," pesan Dedy lahi.

Terakhir, Dedy mengatakan bahwa kebijakan merumahkan ini diambil agar pelajar, khususnya pelajar SD tidak terkena ISPA akibat kualitas udara yang buruk.

Pantauan di lapangan, SDN 022 Jaya Mukti merumahkan seluruh pelajarnya, di dinding sekolah tertempel pengumuman yang berbunyi 'Mengingat kabut asap semakin tebal untuk itu anak dirumahkan'.

Sebelumnya kepala BPBD Dumai Afrilagan membenarkan kualitas udara di Dumai tidak sehat.

"ISPU berada di level 192, nilai konsentrasi 333, indikator warna kuning kualitas udara tidak sehat," kata Afrilagan.

Dijelaskannya, angka tersebut diperoleh dari data ISPU Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Riau, Senin 9 September 2019 Pukul 07.00 WIB.

Penulis: Bambang
Editor : Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Kwaran Kateman Inhil Gelar Perkemahan Terpadu Diikuti 1.200 Peserta
  • Riau Raih Emas Pertama di Popnas XV Jakarta
  • Sebelum Lebih Jauh, Waspadai Tanda-tanda Si Dia sedang Terlilit Hutang
  • Ini Dia Kisi-kisi Soal CPNS 2019, Ayo Pelajari !
  • Teka-teki Sekdaprov Riau Terjawab, Said Syarifuddin: Segala Sesuatu Pasti Ada Hikmahnya
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved