BREAKING NEWS :
PKK Serang Maluku Belajar Olah Sagu di Kepulauan Meranti
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA +

20:34 - Ketua PKB Riau Tolak Wacan...
18:56 - Pilih Kadis, Syamsuar Diin...
15:52 - Ada Isu Eksodus Pejabat, L...
20:48 - Rentan Aksi Kriminalitas, ...
11:34 - 1,6 Juta Kendaraan di Riau...
08:31 - Tahun 2020, POKIR Dewan da...
17:38 - APBD Riau Disahkan Lusa, Z...
17:49 - Yan Prana Jadi Sekda, Dewa...
16:00 - Anggota Dewan Ini Ungkap P...
06:47 - Masa Tugas Nyaris Berakhir...
06:15 - Dewan Kritisi Pemprov Riau...
06:05 - Dewan Ingatkan Pendaftar C...
17:41 - Riau Peringkat 10 Pengangg...
07:09 - BPJS Kesehatan Nunggak Rp4...
14:35 - BRK Tak Capai Target, Husa...
07:56 - Pendapatan Daerah Turun di...
10:38 - Dewan Sorot Kinerja Disnak...
06:33 - Dewan Minta OPD Pemprov Ri...
11:17 - Sesuai Janji Presiden, Tol...
16:07 - Masih Ada Pungli, DPRD Ria...
15:59 - Tahun Depan, Penerima RLH ...
07:13 - Ketua DPRD Dukung Provinsi...
06:15 - Dewan Riau: Perbaiki Dulu ...
15:10 - Tiga Fraksi DPRD Riau PAN,...
12:02 - Tidak Hadir, Fraksi PKS, G...
16:02 - Ketua DPRD Riau Dilantik, ...
11:09 - Mencuat Isu Keterwakilan D...
09:47 - Besok, 4 Wakil Ketua DPRD ...
08:27 - Dewan Berharap Kapolda Ria...
13:44 - Rapat Paripurna Pengumuman...
18:24 - Ade Hartati Siap Backup Ma...
15:06 - Walau Telat, Warga Riau Be...
15:40 - Pembentukan Fraksi Anggota...
14:36 - Pasangan Suami Istri Ini D...
10:36 - 65 Anggota DPRD Riau Masa ...
08:21 - Dilantik Hari Ini, Berikut...
20:57 - Tingkatkan Pendapatan Paja...
07:05 - Setwan Siapkan Pelantikan ...
16:47 - Anggota DPRD Riau Minta Gu...
15:26 - DPRD Riau Dukung Sikap Teg...
12:37 - Rapat Penyampaian Nota Keu...
11:40 - Agar Optimal dan Tak Bikin...
11:11 - Dewan Soroti Anjloknya Har...
15:15 - Pangkas Dinas "Gemuk", DPR...
13:31 - Tangani Masalah Narkoba di...
16:54 - Sistem Zonasi Dikeluhkan, ...
16:17 - DPRD Riau Sarankan Pemisah...
11:51 - Legislator Tekankan Pejaba...
08:29 - Dewan Ingin Pengelolaan As...
18:53 - Dewan Usulkan Begini Cara ...
11:17 - Masih Kosong, DPRD Riau De...
08:52 - DPRD Riau Minta Gesa Pemba...
09:27 - Hibah Lahan Pasar Cik Puan...
09:03 - Sorot 100 Hari Kerja Syams...
17:30 - Gubri Belum Tertibkan Sist...
10:34 - DPRD Riau Nilai Aset Pempr...
08:39 - Lancarkan Mudik, Dewan Min...
14:54 - DPRD Riau Minta Masyarakat...
12:58 - Resmi Dilantik, Asri Auzar...
21:32 - Anggota Dewan Sayangkan Fa...
19:11 - Dewan Kritisi Kebiasaan Pe...
12:52 - Pemerintah Pusat Janji aka...
12:45 - Kunker Komisi V DPRD Riau ...
11:20 - Kunker ke Kantor Badan Pen...
15:44 - Dewan Ingatkan Sekolah Tid...
05:34 - Legislator Minta Lahan Tan...
05:20 - Dewan Minta Perpisahan Sek...
09:06 - Dewan di Riau Kritisi Lamb...
06:32 - Bangga Partisipasi Pemilih...
13:18 - Dewan Nilai Empat OPD di P...
20:16 - Komisi V akan Undang Inspe...
19:28 - 9 Truk CPO Hasil 'Razia' A...
17:56 - Sidang Paripurna Pergantia...
10:42 - Legislator Riau Dukung Lan...
10:30 - Hearing Komisi V DPRD Riau...
14:10 - Sidang Paripurna Pidato Sa...
21:45 - Percepatan Pembangunan, Pe...
17:24 - DPRD Riau Sebut Ada 34 Per...
20:54 - Soal Besaran Iuran Komite ...
14:17 - Jembatan Siak IV Diharap B...
14:47 - Tak Kuorum, Ilyas HU dan H...
11:05 - Peresmian Jembatan Siak IV...
08:16 - Banyak Rusak, Legislator M...
05:57 - Dewan Minta Pemerintah dan...
05:45 - Dewan Nilai Pemprov Riau T...
05:55 - Dewan Minta Kontraktor Man...
07:05 - Dewan Sebut Angka Kemiskin...
12:46 - Tindak Lanjut Temuan Eks P...
07:58 - Riau Harusnya Sasar Aset B...
08:16 - DPRD Riau Pasang Target Ra...
09:35 - Tak Rampung, Dewan Minta D...
06:02 - Dewan Minta Pemerintah Sia...
13:19 - Tiga Mega Proyek Tak Seles...
07:53 - Agar Tak Gagal Lagi, DPRD ...
16:57 - DPRD Riau Minta Tunggakan ...
14:41 - DPDR Riau akan Panggil PT ...
12:00 - Perlu Efek Jera, Dewan Min...
13:02 - Dua Kepala OPD Mengundurka...
13:00 - Nurzaman Resmi Dilantik Se...
13:02 - SK Gerindra untuk PAW Hard...
 
Masa Tugas Nyaris Berakhir, Dewan Pertanyakan Kinerja Tim Terpadu Penertiban Lahan Riau
Jumat, 15/11/2019 - 06:47:54 WIB

PEKANBARU -  Desember mendatang, usai sudah masa tugas Tim Terpadu Penertiban Lahan Ilegal Provinsi Riau. Setelah tutup tahun anggaran, tim ini pun sudah tidak bisa lagi bekerja.

Sebab anggaran yang digunakan untuk tim ini hanya sampai akhir tahun ini.

Untuk menunjang tugasnya, Tim Terpadu Penertiban Lahan Ilegal Pemprov Riau ini mendapatkan kucuran dana dari Pemprov Riau hingga mencapai Rp 6 miliar.

Namun anggaran tersebut dipastikan tidak terpakai seluruhnya. Mengingat tim ini baru dibentuk dan belum terlihat kinerjanya.

"Kalau sampai akhir Desember ini dananya tak habis, harus dikembalikan. Itu kan duit negara," kata anggota Komisi IV DPRD Riau, Husni Thamrin, Kamis (14/11/2019).

Ketua Fraksi Partai Gerindra ini menilai sejauh ini tim terpadu memang belum memperlihatkan hasil kerjanya.

Padahal jelang akhir tahun ini, tim seharusnya sudah mengekspos hasil kerja mereka kepada publik dalam penertiban lahan ilegal di Riau.

"Harusnya hari ini mereka sudah ekspos hasil kerja dari tim ini. Karena apa yang sudah mereka lakukan itu wajib diekspos, apalagi mereka menggunakan uang negara," ujarnya  di tribunnews.

Tim terpadu ini dibentuk Gubernur Riau Syamsuar.

Dalam Keputusan Gubernur Riau (Kepgubri), tim ini dibagi menjadi tiga, yang mana terdiri dari tim pengendali, kemudian tim operasi, dan tim yustisi.

Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan untuk sementara ini, fokus sasaran tim tersebut adalah sejumlah lahan-lahan perkebunan yang dianggap ilegal.

Seperti data yang sudah dikemukakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ada 1 juta hektar lahan ilegal di Riau.

Termasuk hasil temuan tim DPRD Provinsi Riau melalui Tim Pansus yang sebelumnya bekerja.

Dimana tim menemukan ada sekitar 1,2 juta hektar lahan perkebunan di Riau yang digarap secara ilegal.

"Setelah ini kan kami akan bentuk lagi tim kecil. Sehingga dengan tim kecil ini nanti lebih jelas lagi tahapan-tahapan yang akan dilakukan dalam rangka untuk memulai tim penertiban ini. Sasaran kita apa yang telah ditemukan oleh KPK dan DPRD Riau lalu," ujar Syamsuar.

Sejauh ini tim sudah mulai melakukan penertiban terhadap sejumlah perusahaan perkebunan di Riau yang tidak mengantongi izin.

Tim yang dikomandoi oleh Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution ini sudah mengantongi setidaknya ada lima perusahaan perkebunan yang tidak mengantongi izin.

Masing-masing berada di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dan Kampar.

Namun Edy belum bersedia membeberkan nama-nama perusahaan yang sudah menjadi target tersebut.

Saat ditanyai perusahaan mana saja, Edy Nasution masih merahasiakannya.

"Biar tim bekerja dulu, yang pasti ada lima perusahaan di Kampar dan lima perusahaan di Rohul," kata Wagubri beberapa waktu lalu.

"Kita sudah menurunkan tim sebagai mata dan telinga untuk mendapatkan data akurat di lapangan. Data awal 99,9 persen sudah benar," imbuhnya.

Penertiban perusahaan yang menggarap lahan secara ilegal ini merupakan tindaklanjut dari instruksi Presiden RI Joko Widodo dan KPK.

Sehingga, perusahaan di tingkat daerah dibentuk tim khusus yang memburu para perusahaan yang melakukan aktifitas perkebunan di kawasan lahan dan hutan secara ilegal.

"Perusahaan yang beroperasi tak memiliki izin alias bodong kita sikat habis, karena sudah merugikan negara," tegasnya.

Tim terpadu yang turun dengan kekuatan penuh yang melibatkan berbagai pihak.

Selain dari Pemprov Riau tim ini juga melibatkan berbagai unsur dan instansi terkait lainnya.

Tim yang dibentuk sesuai Keputusan Gubernur Riau Nomor: Kpts.1078/IX/2019 ini dibagi menjadi dua tim, masing-masing tim ada 40 orang. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • PKK Serang Maluku Belajar Olah Sagu di Kepulauan Meranti
  • All New Honda City Diperkenalkan, Fix Pakai 1.000 cc
  • Warga Kurang Mampu di Inhil Dapat Bantuan dari IDI Cabang Inhil
  • Resmi Dilantik, PK KNPI Rumbes Diharap Jalankan Program untuk Kemajuan Pekanbaru
  • Penjualan Honda Meroket, Model Ini Primadonanya
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved