BREAKING NEWS :
Polda Riau Patroli Udara Gabungan BPBD dan BMKG, Temukan Titik Api Terbanyak di Pelalawan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA +

12:37 - Rapat Penyampaian Nota Keu...
11:40 - Agar Optimal dan Tak Bikin...
11:11 - Dewan Soroti Anjloknya Har...
15:15 - Pangkas Dinas "Gemuk", DPR...
13:31 - Tangani Masalah Narkoba di...
16:54 - Sistem Zonasi Dikeluhkan, ...
16:17 - DPRD Riau Sarankan Pemisah...
11:51 - Legislator Tekankan Pejaba...
08:29 - Dewan Ingin Pengelolaan As...
18:53 - Dewan Usulkan Begini Cara ...
11:17 - Masih Kosong, DPRD Riau De...
08:52 - DPRD Riau Minta Gesa Pemba...
09:27 - Hibah Lahan Pasar Cik Puan...
09:03 - Sorot 100 Hari Kerja Syams...
17:30 - Gubri Belum Tertibkan Sist...
10:34 - DPRD Riau Nilai Aset Pempr...
08:39 - Lancarkan Mudik, Dewan Min...
14:54 - DPRD Riau Minta Masyarakat...
12:58 - Resmi Dilantik, Asri Auzar...
21:32 - Anggota Dewan Sayangkan Fa...
19:11 - Dewan Kritisi Kebiasaan Pe...
12:52 - Pemerintah Pusat Janji aka...
12:45 - Kunker Komisi V DPRD Riau ...
11:20 - Kunker ke Kantor Badan Pen...
15:44 - Dewan Ingatkan Sekolah Tid...
05:34 - Legislator Minta Lahan Tan...
05:20 - Dewan Minta Perpisahan Sek...
09:06 - Dewan di Riau Kritisi Lamb...
06:32 - Bangga Partisipasi Pemilih...
13:18 - Dewan Nilai Empat OPD di P...
20:16 - Komisi V akan Undang Inspe...
19:28 - 9 Truk CPO Hasil 'Razia' A...
17:56 - Sidang Paripurna Pergantia...
10:42 - Legislator Riau Dukung Lan...
10:30 - Hearing Komisi V DPRD Riau...
14:10 - Sidang Paripurna Pidato Sa...
21:45 - Percepatan Pembangunan, Pe...
17:24 - DPRD Riau Sebut Ada 34 Per...
20:54 - Soal Besaran Iuran Komite ...
14:17 - Jembatan Siak IV Diharap B...
14:47 - Tak Kuorum, Ilyas HU dan H...
11:05 - Peresmian Jembatan Siak IV...
08:16 - Banyak Rusak, Legislator M...
05:57 - Dewan Minta Pemerintah dan...
05:45 - Dewan Nilai Pemprov Riau T...
05:55 - Dewan Minta Kontraktor Man...
07:05 - Dewan Sebut Angka Kemiskin...
12:46 - Tindak Lanjut Temuan Eks P...
07:58 - Riau Harusnya Sasar Aset B...
08:16 - DPRD Riau Pasang Target Ra...
09:35 - Tak Rampung, Dewan Minta D...
06:02 - Dewan Minta Pemerintah Sia...
13:19 - Tiga Mega Proyek Tak Seles...
07:53 - Agar Tak Gagal Lagi, DPRD ...
16:57 - DPRD Riau Minta Tunggakan ...
14:41 - DPDR Riau akan Panggil PT ...
12:00 - Perlu Efek Jera, Dewan Min...
13:02 - Dua Kepala OPD Mengundurka...
13:00 - Nurzaman Resmi Dilantik Se...
13:02 - SK Gerindra untuk PAW Hard...
17:26 - DPRD Riau Tunda Proses Pem...
15:10 - Kurangi Angka Pengangguran...
19:26 - Illegal Fishing Masih Mara...
21:19 - DPRD Riau Tepati Janji Ant...
14:02 - Andi Rachman Mundur Jadi G...
13:07 - Ringankan Beban Masyarakat...
12:58 - DPRD Riau Terima Laporan H...
12:19 - DPRD Riau Terima Laporan H...
18:00 - DPRD Riau Sahkan Revisi Pe...
08:38 - Dewan Minta OPD Terkait Pe...
16:13 - Kerja di Riau Diduga Jadi ...
17:22 - DPRD DKI Pelajari Perda Ke...
16:11 - DPRD Riau Janji Teruskan A...
15:33 - DPRD Riau Sepakat Turunkan...
18:25 - Pansus DPRD Riau Sepakati ...
13:50 - Ketua Komisi III DPRD Prov...
09:41 - Sudah Kembalikan Mobdin, A...
14:15 - Harga Pertalite Super Maha...
17:00 - Datangi DPRD, Mahasiswa UR...
16:36 - Dampingi LE di Pilgub 2018...
16:26 - Sanksi Menunggu, Dewan Ing...
13:11 - Harga Beras Meroket, Pemro...
13:26 - Anggota DPRD Riau Pertanya...
16:53 - RTRW Provinsi Riau Resmi M...
16:00 - DPRD Riau Gelar Paripurna ...
12:10 - Kabar Duka: Anggota DPRD R...
17:06 - DPRD Riau Bakal Kaji Ulang...
15:44 - Wakili Ketua DPRD Riau, Il...
14:49 - DPRD Riau Prihatin Marakny...
16:32 - DPRD Riau Imbau Masyarakat...
14:01 - Delapan Jembatan Gantung B...
15:45 - Aherson Nilai Pemkab Kuans...
12:29 - Perjanjian Baru Aryaduta d...
11:32 - Dewan Sebut Wagubri Tak Di...
10:12 - Beberapa Koridor TMP Tak B...
16:57 - Tak Kourom, Paripurna 2 R...
15:53 - DPRD Desak Pemprov Riau Ge...
14:45 - Batal Hari Ini, Jadwal Bar...
14:36 - Ini Tanggapan Legislator R...
13:38 - Pimpinan DPRD Riau Bakal R...
 
Tindak Lanjut Temuan Eks Pansus Monitoring Lahan, DPRD Riau akan Panggil 721 Perusahaan
Jumat, 28/12/2018 - 12:46:54 WIB
Anggota DPRD Riau Suhardiman Amby Foto : Antara Riau
Anggota DPRD Riau Suhardiman Amby Foto : Antara Riau
TERKAIT:

PEKANBARU - Berdasarkan hasil temuan eks panitia khusus monitoring dan evaluasi perizinan lahan, pihak DPRD Riau menindaklanjuti dengan memanggil kembali perusahaan-perusahaan yang disinyalir melakukan pelanggaran beberapa tahun lalu.

Mantan Ketua Pansus Monitoring dan Evaluasi Perizinan Lahan DPRD Riau Suhardiman Amby di Pekanbaru, Jumat (28/12/2018) mengatakan pihaknya melakukan peninjauan dan evaluasi terhadap komitmen perusahaan-perusahaan yang masuk dalam temuan  pansus.

"Setelah tiga tahun, sekarang kita lakukan evaluasi berkaitan dengan perizinan, lahan dan pajak. Dengan memanggil perusahaan-perusahaan rekomendasi pansus. Semua akan kita panggil sebanyak 721 dari total perusahaan yang kita monitoring dulu," sebutnya.

Dilansir dari antarariau.com, Politisi Hanura Riau itu menambahkan perusahaan yang dipanggil tidak perlu khawatir jika telah melakukan evaluasi dan berkomitmen untuk mematuhi segala aturan yang berlaku.

Sementara itu, lanjutnya, bagi perusahaan yang tetap melanggar aturan dan tidak melakukan perbaikan, sesuai dengan temuan pansus maka pihaknya akan menyerahkan kepada aparat hukum untuk ditindaklanjuti.

"Sesuai rekomendasi setelah tiga tahun kita beri masa perbaikan. Jika mereka tidak juga bisa mengindahkan temuan pansus, maka kami akan menyerahkan ke aparat penegak hukum," ujar pria yang bergelar datuk itu.

Dia mengatakan, Pihaknya telah melakukan rapat dengar pendapat pertama kali dengan PT Sinar Mas Group mewadahi 17 anak perusahaan yang masuk dalam rekomendasi pansus berkaitan dengan potensi pajak.  Dari evaluasi yang dilakukan, perusahaan tersebut sudah cukup baik merespon hasil rekomendasi pansus.

"Potensi pajak di 2012 seharusnya Rp20 triliun, untuk PPN, PPB, PPH. Waktu itu hanya tertagih Rp9 triliun oleh Kanwil Direktorat Jenderal Pajak," ujarnya.

"Sementara setelah dilakukan evaluasi, yang tertagih sekarang sudah Rp17 triliun. Ini kan sudah cukup baik karena pihak perusahaan telah mematuhi rekomendasi pansus," sambungnya.

Sementara, dari sisi Lingkungan rekomendasi pansus untuk aliran DAS, danau, sungai dilakukan reboisasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

"Ini belum bisa kita evaluasi karena tim ahli kita belum datang. Tapi dari rekomdasi ada yang belum dilaksanakan diantaranya 20 persen dari areal lahan untuk tanaman kehidupan, diharapkan hasil evaluasi hari ini menjadi perbaikan bagi perusahaan-perusahaan," sebutnya. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Polda Riau Patroli Udara Gabungan BPBD dan BMKG, Temukan Titik Api Terbanyak di Pelalawan
  • Hadapi Krisis Literasi, DD Pendidikan Kumpulkan Pegiat TBM
  • Sampaikan Aspirasi, Mahasiswa Sebut Tak Ada Kebebasan Pers di Papua
  • Outing Class Smp Juara Pekanbaru, Belajar Manfaat Buah dan Sayur bersama GreenSmoothie Factory
  • BRSDM Gelar Raker Penyusunan Rencana Kebutuhan Barang Milik Negara
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved