Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

15:28 - Soal Paket Multiyears 2018...
19:17 - Sidang Paripurna, Abdul Ka...
17:56 - Firman Resmi Jadi Anggota ...
17:08 - Syahrial : Kabag Hukum Seb...
10:20 - Uang Muka Sudah Dicairkan,...
09:41 - Sore ini, Firman Dilantik ...
17:54 - Pernyataan Ketua Komisi IV...
15:57 - Pembangunan Jalan Poros Mu...
16:54 - Lantik Nanang Haryanto, In...
16:38 - Besok, PAW Anggota DPRD Be...
12:23 - Pengadaan Barang dan Jasa ...
17:14 - Reses di Resam Lapis, Zam...
20:35 - Reses di Kampung Halaman, ...
15:19 - Soal Rasionalisasi Anggara...
19:12 - Terkait Pimpinan Sementara...
12:17 - Penerimaan Tenaga Honorer,...
11:37 - Pemberhentian 36 SPD Dikri...
15:44 - Pengerukan Pelabuhan Baru ...
21:35 - DPRD Bengkalis Kecewa, Ka...
08:03 - Tidur saat Sidang Paripurn...
 
Hearing Soal Indomaret dan Alfamart, DPRD Bengkalis Rekomendasikan Tutup Sementara
Senin, 20/03/2017 - 21:26:53 WIB
Dwwan hearing dengan Indomaret dan alfamart
Dwwan hearing dengan Indomaret dan alfamart
TERKAIT:

BENGKALIS-Hearing (dengar pendapat, red) lintas komisi yang dilaksanakan DPRD Bengkalis, Senin (20/03/2017) siang hingga petang mengeluarkan rekomendasi berupa penutupan toko modern Indomaret dan Alfamart yang tersebar diseluruh kabupaten Bengkalis.

            Hearing itu sendiri dipimpin Wakil ketua PRD Bengkalis H.Indra Gunawan PHd dihadiri anggota DPRD Bengkalis Azmi R Fatwa SIP, Indrawan Sukmana ST, Zamzami SH, Hendri HS SAg, Daud Gultom, dr Moris B Sihite, Hj Aisyah dan H.Jasmi. Dari Pemkab Bengkalis hadir Sekretaris Disdagprin Raja Airlangga bersama Kabid Perdagangan Burhanudin. Kemudian Basuki Rahmat dari Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT), Sekretaris Dispenda Tarmizi Yahya lalu Plt Kepala Satpol PP Kusnen dengan Kabid Tibum dan PPD Hengki Irawan serta perwakilan Indomaret.

            Dihadapan wakil rakyat, Basuki Rahmat kepala bidang perizinan BMPPT memaprkan bahwa ada tiga jenis perizinan yang harus dilewati pihak pengelola toko modern sebelum buka usaha. Sejauh ini BPMPPT baru mengeluarkan izin gangguan, itupun baru untuk kecamatan Bukitbatu, Siak kecil dan Mandau.

            Sedangkan Kabid Perdagangan Disdagprin Burhanudin menyebutkan adanya Peraturan Menteri Perdagangan nomor 70 tahun 2013 tentang tidak adanya lagi izin untuk usaha waralaba atau toko modern. Namun ada lagi Surat Edaran Menteri Perdagangan yang mengatakan bahwa toko modern yang sudah terlanjur membvuka usaha, tidak ditutup tapi dilakukan pembinaan.

“Ada dua payung hukum yang menjadi landasan kita soal toko modern Indomaret dan Alfamart di kabupaten Bengkalis. Kemudian untuk payung hukum di Kabupaten Bengkalis sendiri saat ini tengah digodok Peraturan Bupati yang mengatur regulasi toko modern, mulai dari keberpihakan pada produk lokal, tenaga kerja lokal dan soal zonasi”terang Burhanudin.

Anggota DPRD Bengkalis dari Fraksi PKS Azmi R Fatwa SIP menyorot soal perbuatan nekat Indomaret dan Alfamart membuka usaha, meskipun belum ada izin sama sekali. Ia menyebut, soal perizinan adalah mutlak, karena berdampak pada pengaturan tata niaga beserta zonasi maupun kontribusi kepada pendapatan asli daerah (PAD).

“Untuk itu saya menyarankan supaya Indomaret dan Alfamart harus menghentikan dahulu invasi bisnis mereka, sampai ada kejelasan perizinan. Apabila ada masalah pihak Indomaret dan Alfamart tidak bisa berbuat apa-apa karena usaha mereka tidak punya izin,”ujar Azmi.

Sedangkan anggota DPRD Bengkalis dari Fraksi Gerindra Indrawan Sukmana juga mempertanyakan soal izin dan regulasi soal toko modern. Daud Gultom dari Fraksi PDI.Perjuangan malah mencurigai ada pihak bermain dengan Indomaret dan Alfamart, karena terjadi pembiaran dan tidak ada tindakan.

Wakil Ketua DPRD Bengkalis Indra Gunawan PHd dipenghujung rapat menyarankan kepada anggota DPRD Bengkalis untuk menerbitkan rekomendasi supaya seluruh toko Indomaret dan Alfamart ditutup sementara sampai mereka memiliki izin terlebih dahulu.

“Sampai manajemen Indomaret dan Alfamart memiliki itikat baik untuk mengurus perizinan, kita merekomendasikan supaya usaha mereka ditutup terlebih dahulu. Maksudnya supaya perbuatan membuka usaha secara semena-mena tidak terus berlangsung, dan jangan sampai ada lagi Indomaret dan Alfamart membuka toko sebelum izin terbit,’pungkas Indra Gunawan yang disetujui seluruh anggota dewan yang hadir.

Penulis : Zulkarnaen
Editor : alfisnardo


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Bupati Optimis PWI Makin “HEBAT” di Bawah Kepemimpinan Zulmansyah
  • Kelanjutan Pembangunan Pelabuhan Dorak Terganjal Pembebasan Lahan
  • Kasihan...Dizan Penderita Jantung Bocor di Pekanbaru Butuh Donasi
  • Buruan Beli Perdana Smartfren dan Dapatkan Kuota hingga 13 GB, Harganya Murah Lho
  • Tampilan Lebih Sporty, New Honda Jazz Dibanderol Mulai Rp258 Jutaan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved