Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
 
+ INDEX BERITA

16:13 - Pimpinan Definitif DPRD Be...
16:48 - Progres MY Tak Memuaskan, ...
19:32 - Sejumlah Agenda Menanti An...
15:52 - Dewan Desak ULP Bengkalis ...
16:07 - Pengesahan Tatib DPRD Beng...
17:27 - Dewan Minta Proyek MY Buki...
16:04 - Ini Daftar Nama Mantan DPR...
15:29 - Baru 7 di Setwan, 20 Mobdi...
15:20 - Pilkada Bengkalis, PDIP Ba...
20:53 - DPRD Bengkalis Bentuk 7 Fr...
17:48 - 25 Mantan Anggota DPRD Ben...
16:03 - Pasca Pelantikan, DPRD Ges...
16:01 - Herliyan : Dukungan dari L...
16:07 - 1000 Undangan Disebar untu...
16:37 - Kurikulum 2013 Perlu Sosia...
17:48 - 15 September, 45 Anggota D...
16:00 - Dewan Minta RSUD Dibangun ...
17:48 - Jamal : Momentum Memperbah...
16:44 - Progres Proyek MY Rupat Ma...
17:45 - Dewan Desak Disdik Tunjuk ...
 
Bantan Layak Jadi Pusat Agrobisnis
Selasa, 02/04/2013 - 14:39:57 WIB

TERKAIT:
 
  • Pimpinan Definitif DPRD Bengkalis Resmi Dilantik
  • Progres MY Tak Memuaskan, Dewan Segera Bentuk Pansus
  • Sejumlah Agenda Menanti Anggota Dewan Bengkalis
  •  

    BENGKALIS-Kecamatan Bantan dinilai sebagai daerah yang sangat potensial untuk pengembangan kawasan agrobisnis. Untuk itu perlu dibuat konsep secara terpadu, dengan melibatkan masyarakat serta peran Pemkab Bengkalis sebagai fasilitator.

    ''Harus dibuat konsep secara terpadu dan kontiniu guna meningkatkan taraf hidup masyarakat yang selama ini bekerja di sektor pertanian/perkebunan dan perikanan. Kecamatan Bantan harus didorong menjadi sentra agrobisnis terpadu dengan konsep menjadikan petani disana sebagai petani modern dan mandiri,'' ungkap Jamal Abdillah, ketua DPRD Bengkalis, Selasa (2/4/13).

    Disampaikannya, di kecamatan Bantan layak dikembangkan agro culture diberbagai sektor serta peternakan terpadu dengan orientasi pasar kabupaten Bengkalis serta ekspor. Seperti perkebunan kelapa, pertanian palawija sangat memungkinkan dikembangkan di beberapa desa di kecamatan Bantan khususnya desa Jangkang dan Pambang.

    Lantas sebut Jamal, untuk sektor peternakan bisa mengambil lokasi di desa Bantan Tengah. Untuk peternakan, masyarakat dilibatkan dalam budidaya penggemukan sapi serta kambing, dengan jumlah yang memadai. Tujuannya, kebutuhan daging sapi dan kambing di pulau atau seluruh kabupaten Bengkalis dapat terpenuhi.

    ''Selama ini sektor ini seperti mulai terabaikan. Kalaupun ada program dari SKPD terkait belum menyentuh kepada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kedepan kita mendesak ada pola terpadu pengembangan sektor agrobisnis di Negeri Junjungan ini,'' saran ketua DPRD termuda di Indonesia ini.

    Lebih lanjut, Jamal juga menekankan ada master plan khusus tentang pengembangan kawasan agrobisnis yang tidak hanya tertumpu pada satu titik atau lokasi saja. Harus dilakukan penyebaran daerah, seperti untuk perkebunan, pertanian palawija, peternakan dan perikanan.

    ''Kemampuan APBD kita cukup memadai untuk mengalokasikan anggaran bagi pengembangan agrobisnis. Saya melihat kecamatan Bantan memiliki potensi kearah tersebut, karena masyarakatnya mayoritas adalah petani, nelayan dan peternak,'' ulas Jamal, politisi PKS itu mengakhiri. (Alf)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0813 6503 1931 atau
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
    bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • BNN Akui Pengawasan Narkoba di Riau Masih Lemah
  • Tolak Oral Seks, Kakek di Karawaci Dibunuh Kekasih Sesama Jenis
  • Penampilan Artis Malaysia Pukau Mahasiswa UIR
  • Irwan : Pembangunan JSR Disepakati Semua Pihak
  • Ternyata Komet Itu Berbau Seperti Telur Busuk
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
    Other : Iklan Baris Flag Counter
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2014 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved