Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

20:35 - Reses di Kampung Halaman, ...
15:19 - Soal Rasionalisasi Anggara...
19:12 - Terkait Pimpinan Sementara...
12:17 - Penerimaan Tenaga Honorer,...
11:37 - Pemberhentian 36 SPD Dikri...
15:44 - Pengerukan Pelabuhan Baru ...
21:35 - DPRD Bengkalis Kecewa, Ka...
08:03 - Tidur saat Sidang Paripurn...
15:00 - Tidur saat Sidang, BK DPRD...
20:28 - Sarana UNBK SMK Masih Kura...
15:58 - SK PD Tak Kunjung Ada, UED...
10:58 - Pelantikan PAW Anggota DPR...
16:58 - Buka Sampai Larut Malam, S...
16:53 - Perda CSR Harus Digesa, Ma...
21:37 - Soal Izin Indomaret dan Al...
21:26 - Hearing Soal Indomaret dan...
20:55 - Usai Hearing Dengan DPRD B...
15:22 - DPRD Tegaskan Pembenahan S...
19:02 - Abdul Kadir Akhirnya Resmi...
07:23 - Abdul Kadir Siap Pimpin DP...
 
Bantan Layak Jadi Pusat Agrobisnis
Selasa, 02/04/2013 - 14:39:57 WIB

BENGKALIS-Kecamatan Bantan dinilai sebagai daerah yang sangat potensial untuk pengembangan kawasan agrobisnis. Untuk itu perlu dibuat konsep secara terpadu, dengan melibatkan masyarakat serta peran Pemkab Bengkalis sebagai fasilitator.

''Harus dibuat konsep secara terpadu dan kontiniu guna meningkatkan taraf hidup masyarakat yang selama ini bekerja di sektor pertanian/perkebunan dan perikanan. Kecamatan Bantan harus didorong menjadi sentra agrobisnis terpadu dengan konsep menjadikan petani disana sebagai petani modern dan mandiri,'' ungkap Jamal Abdillah, ketua DPRD Bengkalis, Selasa (2/4/13).

Disampaikannya, di kecamatan Bantan layak dikembangkan agro culture diberbagai sektor serta peternakan terpadu dengan orientasi pasar kabupaten Bengkalis serta ekspor. Seperti perkebunan kelapa, pertanian palawija sangat memungkinkan dikembangkan di beberapa desa di kecamatan Bantan khususnya desa Jangkang dan Pambang.

Lantas sebut Jamal, untuk sektor peternakan bisa mengambil lokasi di desa Bantan Tengah. Untuk peternakan, masyarakat dilibatkan dalam budidaya penggemukan sapi serta kambing, dengan jumlah yang memadai. Tujuannya, kebutuhan daging sapi dan kambing di pulau atau seluruh kabupaten Bengkalis dapat terpenuhi.

''Selama ini sektor ini seperti mulai terabaikan. Kalaupun ada program dari SKPD terkait belum menyentuh kepada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kedepan kita mendesak ada pola terpadu pengembangan sektor agrobisnis di Negeri Junjungan ini,'' saran ketua DPRD termuda di Indonesia ini.

Lebih lanjut, Jamal juga menekankan ada master plan khusus tentang pengembangan kawasan agrobisnis yang tidak hanya tertumpu pada satu titik atau lokasi saja. Harus dilakukan penyebaran daerah, seperti untuk perkebunan, pertanian palawija, peternakan dan perikanan.

''Kemampuan APBD kita cukup memadai untuk mengalokasikan anggaran bagi pengembangan agrobisnis. Saya melihat kecamatan Bantan memiliki potensi kearah tersebut, karena masyarakatnya mayoritas adalah petani, nelayan dan peternak,'' ulas Jamal, politisi PKS itu mengakhiri. (Alf)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Transmisi AGS Suzuki Ignis Terasa Bedanya
  • Dewan Bengkalis Prihatin, Kondisi Bangunan Sekolah Ini Memiriskan Hati
  • 5.599 Siswa SMP di Pelalawan Siap Ikuti Ujian Nasional
  • Terbangkan Personel Brimob ke Papua, Ini Pesan Kapolda Riau yang Menyayat Hati
  • SX4 S-Cross dan Ciaz Sukses Curi Perhatian dalam Otomotif Award
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved