Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
 
+ PROFIL

Politisi Muda dengan Multi Talenta


Optimis Infrastruktur di Negeri Junjungan Terselesaikan


Komisi II DPRD Bengkalis

 
+ INDEX BERITA

16:44 - Progres Proyek MY Rupat Ma...
17:45 - Dewan Desak Disdik Tunjuk ...
10:12 - Bikin Kecewa, 7 SKPD Mangk...
18:33 - Ketua Komisi I DPRD Bengka...
16:15 - Guru Madrasah Tak Gajian 6...
19:18 - Memprihatinkan, Listrik di...
16:26 - Dewan Kesal Proyek MY Pula...
16:47 - Tak Quorum, Paripurna Pemb...
16:02 - Ketua DPRD Bengkalis Diber...
16:50 - Dewan Sorot Realisasi Kegi...
14:45 - Dewan Pesimis Pekerjaan Fi...
15:17 - Dewan Minta BKN Prioritask...
15:19 - Dewan Minta Sekolah Optima...
15:08 - Dewan Digiring Bentuk Pans...
12:49 - Komisi IV Anggarkan Biaya ...
05:46 - Dewan Minta PU Tuntaskan P...
11:49 - Hardonny Archan Dilantik J...
16:15 - DPRD Bengkalis Optimis Tun...
10:18 - RAPBD 2014 Bengkalis Teran...
08:04 - Dewan: Bengkalis Butuh Dan...
 
Sofyan : Proses Lelang Jembatan Liong Asal-asalan
Jumat, 12/10/2012 - 16:47:53 WIB
Sofyan
TERKAIT:
 
  • Sebelum Dilanjutkan, Proyek MY Diaudit Dulu
  • Peraih Nilai Tertinggi SBMPTN Lolos di FK Undip
  • Lihat Hasil Pengumuman SBMPTN 2014 Di Sini
  •  

    BANTAN-Sorotan terhadap kelanjutan pembangunan jembatan Sungai Liong di kecamatan Bantan dilayangkan anggota DPRD Bengkalis asal Bantan yang menilai penetapan pemenang lelang PT Pesisir Junjungan Sejahtera asal-asalan. Pasalnya diduga kuat perusahaan tersebut tidak memiliki kemampuan dasar untuk pekerjaan konstruksi jembatan.

    ''Seluruh masyarakat di Bantan berharap pembangunan jembatan Sungai Liong dapat dituntaskan tahun 2012 ini. Akan tetapi setelah dilakukan pengumuman pemenang lelang oleh ULP bulan September lalu, malahan sampai sekarang belum kunjung dikerjakan, karena diduga terjadi kesalahan dalam proses lelang di ULP,'' jelas Sofyan, Jumat (12/10) saat dimintai tanggapannya soal kelanjutan pembangunan jembatan Liong.

    Disebutnya lagi, apabila memang tahun ini pembangunan jembatan Liong tidak tuntas dan ada masalah, maka ULP harus bertanggungjawab atas proses pelelangan yang mereka laksanakan. Diakui oleh Sofyan pekerjaan konstruksi jembatan Liong memang tidaik bisa dikerjakan oleh sembarang rekanan, harus yang memiliki pengalaman serta sudah teruji kemampuannya.

    Menurut politisi dari PPNUI ini, sangat disesalkan apabila memang nanti diakhir tahun anggaran pekerjaan tidak tuntas, maka semua pihak yang terlibat dalam hal teknis harus mempertanggungjawabkannya, bila perlu secara hukum.Untuk itu ia berharap Dinas Bina Marga dan pengairan (BMP) mengawasi secara ketat pekerjaan jembatan itu nantinya. (Alf)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0813 6503 1931 atau
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
    bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Bus Ekonomi Tak Laku Buat Mudik
  • Puncak Arus Balik Diprediksi Terjadi Hari Minggu
  • 100-an Petugas Kebersihan Bersiap Tangani Sampah Lebaran
  • Tahun Ini, Kasus Lakalantas Mudik Meningkat
  • Harga Minyak Dunia Turun saat Krisis di Timur Tengah
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
    Other : Iklan Baris Flag Counter
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2014 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved