Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
 
+ PROFIL

Politisi Muda dengan Multi Talenta


Optimis Infrastruktur di Negeri Junjungan Terselesaikan


Komisi II DPRD Bengkalis

 
+ INDEX BERITA

15:19 - Dewan Minta Sekolah Optima...
15:08 - Dewan Digiring Bentuk Pans...
12:49 - Komisi IV Anggarkan Biaya ...
05:46 - Dewan Minta PU Tuntaskan P...
11:49 - Hardonny Archan Dilantik J...
16:15 - DPRD Bengkalis Optimis Tun...
10:18 - RAPBD 2014 Bengkalis Teran...
08:04 - Dewan: Bengkalis Butuh Dan...
16:54 - Jamal: Sudah Sesuai Prosed...
16:45 - PKS Tunjuk Mira Roza Ganti...
10:59 - Wako Minta Pelayanan Kelur...
16:00 - Sofyan: Kondisi RSUD Bengk...
21:38 - Masyarakat Nilai DPRD dan ...
13:45 - Komisi IV Temukan Banyak A...
15:12 - Caleg: Wasit Kok Tinggal d...
15:03 - Jamal Bantah Mundur karena...
19:07 - Pengunduran Ketua DPRD tak...
17:43 - Anom: Tanggung Jawab Konsu...
20:50 - Anom: Tak Sesuai Bestek Ha...
15:29 - Manajemen RSUD Bengkalis H...
 
Sofyan : Proses Lelang Jembatan Liong Asal-asalan
Jumat, 12/10/2012 - 16:47:53 WIB
Sofyan
TERKAIT:
 
  • Proyek Fisik PU Riau Mulai Dikerjakan
  • Ratusan Siswa Wahidin Mogok Belajar
  • Minta Kejelasan Gaji, Belasan Guru Bantu Datangi Wagubri
  •  

    BANTAN-Sorotan terhadap kelanjutan pembangunan jembatan Sungai Liong di kecamatan Bantan dilayangkan anggota DPRD Bengkalis asal Bantan yang menilai penetapan pemenang lelang PT Pesisir Junjungan Sejahtera asal-asalan. Pasalnya diduga kuat perusahaan tersebut tidak memiliki kemampuan dasar untuk pekerjaan konstruksi jembatan.

    ''Seluruh masyarakat di Bantan berharap pembangunan jembatan Sungai Liong dapat dituntaskan tahun 2012 ini. Akan tetapi setelah dilakukan pengumuman pemenang lelang oleh ULP bulan September lalu, malahan sampai sekarang belum kunjung dikerjakan, karena diduga terjadi kesalahan dalam proses lelang di ULP,'' jelas Sofyan, Jumat (12/10) saat dimintai tanggapannya soal kelanjutan pembangunan jembatan Liong.

    Disebutnya lagi, apabila memang tahun ini pembangunan jembatan Liong tidak tuntas dan ada masalah, maka ULP harus bertanggungjawab atas proses pelelangan yang mereka laksanakan. Diakui oleh Sofyan pekerjaan konstruksi jembatan Liong memang tidaik bisa dikerjakan oleh sembarang rekanan, harus yang memiliki pengalaman serta sudah teruji kemampuannya.

    Menurut politisi dari PPNUI ini, sangat disesalkan apabila memang nanti diakhir tahun anggaran pekerjaan tidak tuntas, maka semua pihak yang terlibat dalam hal teknis harus mempertanggungjawabkannya, bila perlu secara hukum.Untuk itu ia berharap Dinas Bina Marga dan pengairan (BMP) mengawasi secara ketat pekerjaan jembatan itu nantinya. (Alf)

     
    Berita Lainnya :
  • Atlet FPTI Meranti Tampil di Kejurnas Sakai Climbing 2014
  • Tahun Ini, 15 Perusahaan Terima Zero Accident
  • Lima Perampok Bersenpi Sikat Emas dan Uang Toko Mas Mulia
  • Pleno KPU Pekanbaru Diskors Hingga Pukul 20.00 Wib
  • Data PPK dan Saksi Berbeda, Pleno Dumai Ditunda
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
    Other : Iklan Baris Flag Counter
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2013 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved