www.halloriau.com
Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
 
+ INDEX BERITA

13:23 - JCH Kloter II Ziarahi Temp...
16:39 - Riak-riak Mutasi Makin Ken...
16:12 - Akibat Arus Globalisasi, N...
14:14 - Bengkalis Raih 3 Pengharga...
11:16 - "Siaran Tunda" Jalan Santa...
21:10 - Pj Bupati Undang Mantan da...
15:55 - Jelang Pilkada Bengkalis, ...
15:28 - Bengkalis Perkenalkan Minu...
10:33 - Badan Publik Berhak Menola...
07:18 - Penandatanganan Pakta Inte...
16:39 - Belum Dapat Visa, Pasutri ...
11:24 - Wakili Plt Gubri, Ahmad Sy...
15:33 - Kloter II Menuju Batam, Be...
14:46 - Pj Bupati Panggil SKPD Mil...
13:01 - 216 JCH Bengkalis Bertolak...
11:52 - Tiga Bulan Nunggak, PLN Se...
11:04 - Bantan Juara Festival Zapi...
17:02 - IPHI Kecamatan Bukit Batu ...
13:53 - Dewan Minta Jangan Saling ...
13:03 - SOP Aspek Penting Wujudkan...
 
6 Proyek Multi Years di Bengkalis Terkendala Izin Menhut
Minggu, 30/06/2013 - 21:25:21 WIB

TERKAIT:
 
  • JCH Kloter II Ziarahi Tempat Bersejarah
  • Riak-riak Mutasi Makin Kencang di Bengkalis
  • Akibat Arus Globalisasi, Nilai Wawasan Kebangsaan Rapuh
  •  

    BENGKALIS - Pengerjaan 6 paket proyek pembangunan jalan di 4 Kecamatan, dengan sistem anggaran tahun jamak atau multi years (MY) yang berada dikawasan hutan di Bengkalis, masih belum bisa dilaksanakan, karena masih menunggu izin pinjam pakai dari Menteri Kehutanan.

    Informasi terbaru dari Dinas Perkebunan dan kehutanan (Disbunhut) Bengkalis menyebutkan bahwa proses perizinan sudah hampir memasuki tahap akhir, tinggal menunggu persetujuan Menhut RI.

    Kepala Disbunhut Bengkalis Herman Mahmud saat dihubungi Minggu (30/6/2013) menyebutkan, bahwa ada empat kegiatan proyek MY yang harus mendapatkan izin dari pemerintah pusat.

    Ia juga meluruskan, bahwa izin yang harus diperoleh itu bukan izin pelepasan kawasan, melainkan izin pinjam pakai kawasan untuk pembangunan jalan strategis di Empat kecamatan di Kabupaten Bengkalis.

    "Sampai saat ini izin pinjam pakai kawasan kehutanan untuk empat paket kegiatan tahun jamak, sudah mendapat persetujuan dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Bina Usaha Kehutanan. Sekarang ini tinggal menunggu persetujuan atau tanda tangan dari Menhut RI Zulkifli Hasan untuk izin pinjam pakai kawasan tersebut,"terang Herman Mahmud, via seluler.

    Dikatakan, ditargetkan dalam seminggu kedepan izin pinjam pakai kawasan tersebut sudah tuntas 100 persen yang dibuktikan dengan adanya persetujuan dari Menhut RI. Pihaknya optimis pengurusan izin pinjam pakai kawasan tersebut sejauh ini sudah tidak ada masalah yang berarti lagi, hanya menunggu tanda tangan dari Menhut RI, sehingga begitu izin diperoleh kegiatan proyek MY dapat berjalan sesuai rencana.

    Keenam paket proyek tahun jamak yang menelan total anggaran Rp 2,4 triliun itu adalah jalan poros Rupat-Rupat Utara, jalan poros Bengkalis-Bantan, jalan poros Siak kecil-Bukitbatu, jalan poros Bukitbatru-Duri (Mandau) serta dua jalan lingkar yaitu Duri Barat dan Duri Timur.

    "Hanya proyek peningkatan jalan poros Bengkalis-Bantan dan Rupat-Rupat Utara yang tidak memerlukan izin pinjam pakai kawasan,"tukasnya (zulkarnaen/MRnetwork)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0813 6503 1931 atau
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
    bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Nabung 8 Tahun, Buruh Tunarungu Naik Haji
  • Main Gelap-gelapan, 10 Pasang Muda-mudi Digelandang Satpol PP
  • Dewan Minta PNS Netral
  • JCH Kloter II Ziarahi Tempat Bersejarah
  • Pasca Pacu Jalur, Teluk Kuantan Bersih dari Sampah
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
    Other : Iklan Baris
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2015 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved